MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 12 Januari 2018 17:09
Ckckck,Pedagang Buah Kucing-Kucingan dengan Satpol PP
PEMBINAAN: Anggota Satpol PP Kobar saat melakukan sosialisasi larangan berdagang di tempat tertentu, kepada pedagang buah musiman.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kotawaringin Barat (Kobar) terus melaksanakan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL), yang berjualan di bahu jalan dan trotoar dalam Kota Pangkalan Bun. Namun, penertiban tidak selalu berhasil, karena para PKL terutama pedagang buah kerap melakukan aksi kucing-kucingan dengan petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) tersebut.

Seperti diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman, Dinas Satpol PP dan Damkar Kobar, Supiansyah,  bahwa sudah dua hari ini pihaknya kucing-kucingan dengan pedagang buah musiman, seperti durian dan cempedak.

Para pedagang ini lanjutnya, rata-rata berjualan dengan mobil bak terbuka terutama di jalan Pangeran Antasari, Pakunegara, Iskandar dan H M Rafi’i.

”Sudah kita lakukan upaya sosialisasi hingga penertiban karena melanggar perda ketertiban umum,”tegasnya, Kamis (11/1) kepada Radar Pangkalan Bun.

Supiansyah meneruskan, usaha sosialisasi tersebut sering tidak diindahkan para pedagang, pasalnya setelah pihaknya mendatangi lapak pedagang dan memberikan sosialisasi,  mereka sudah berpindah ke tempat yang tidak melanggar Perda. Namun setelah petugas pergi dari lokasi, pedagang justru kembali berjualan ke tempat semula.

”Yang pasti kami sudah berulang kali mensosialisasikan kepada mereka, namun tetap kucing-kucingan. Setelah kami pergi, mereka jualan lagi di trotoar atau bahu jalan,” ungkapnya.

Supiansyah menegaskan lagi, pihaknya akan melakukan penertiban kepada para pedagang yang bandel sebagai efek jera. Pasalnya lapak pedagang yang berjualan di trotoar akan mengganggu pejalan kaki, dan termasuk yang berjualan di bahu jalan, karena mengganggu  arus lalu lintas.

”Boleh berjualan, asalkan tidak mengganggu lalu lintas dan pejalan kaki. Apabila masih tidak mengindahkan, maka akan dikenakan Perda Nomor 16 Tahun 2014 tentang ketertiban umum,” pungkasnya. (jok/gus)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 17:05

Kurir Sabu 7 Kg Divonis 16 Tahun

NANGA BULIK – Sidang terdakwa kasus sabu seberat 7 kilogram…

Kamis, 21 Maret 2019 15:25

Perusuh Pemilu Akan Ditindak

PANGKALAN BUN – Tim gabungan TNI, Polri dan Satpol PP…

Kamis, 21 Maret 2019 15:03

Dugaan Politik Uang Makin Banyak, Sttttt... Sudah Ada Pengumpulan KTP

PANGKALAN BUN - Aroma politik uang tampaknya semakin menyengat dan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:30

Komputer di Sekolah Terus Ditambah

PANGKALAN BUN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 21 Maret 2019 10:28

Ratusan Peserta Ikuti Festival Pelajar 2019

PANGKALAN BUN - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah membuka Festival…

Rabu, 20 Maret 2019 21:07

Mantab....53 SMP dan MTs di Kobar Siap Geber UNBK

PANGKALAN BUN – Puluhan Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah…

Rabu, 20 Maret 2019 14:31

Pemkab Kobar Efektifkan Pengadaan Barang dan Jasa

PANGKALAN BUN - Pemeritah Kabupaten Kotawaringin Barat gelar Bimbingan Teknis…

Rabu, 20 Maret 2019 14:20

Harga Sawit di Kobar Kian Stabil

PANGKALAN BUN - Petani kelapa sawit di Kabupaten Kobar mulai…

Rabu, 20 Maret 2019 14:13

SDS Nirmala Cendekia Menuju Adiwiyata Nasional

NANGA BULIK- Menjadi sekolah dengan predikat sekolah adiwiyata bukan hal…

Selasa, 19 Maret 2019 15:24

Pemprov Siap Bangun Pelabuhan Ekspor

PANGKALAN BUN - Potensi sumber daya alam di Provinsi Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*