MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Rabu, 17 Januari 2018 19:43
NAH KAM AE!!!! PDAM Butuh Lima Tahun

Untuk Menyelesaikan Daftar Tunggu Calon Pelanggan

OPTIMIS : Direktur PDAM Sampit, Firdaus Herman Ranggan, saat mengecek daftar tunggu di ruangannya, Selasa (16/1) siang kemarin. Ia optimis untuk menyelesaikan seluruh daftar tunggu dalam jangka 5 tahun ke depan.(TAMAMU RONY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sampit Firdaus Herman Ranggan menargetkan daftar tunggu calon pelanggan bisa selesai dalam waktu lima tahun. Saat ini, terdapat 11.000 daftar tunggu calon pelanggan yang menumpuk sejak tahun 2014.

Dengan daftar tunggu sebanyak itu, pihaknya menargetkan sepanjang 2018 ini dapat menuntaskan sebanyak 3.000 daftar tunggu. Namun, Firdaus tak menampik bahwa SDM yang ada di tubuh PDAM masih kurang.

”Dengan daftar tunggu sebanyak itu, saya optimis dalam jangka lima tahun ke depan bisa terkaver semua. Saat ini, kami memang terkendala pekerja lapangan yang sedikit. Tapi itu tak menyurutkan niat kami (PDAM) untuk menuntaskan seluruh permintaan pemasangan pipa yang masih belum dilaksanakan,” ujarnya di kantor PDAM Jalan Christopel Mihing, Sampit, Selasa (16/1) pagi,.

Firdaus menambahkan, ada dua bagian di Kotim yang sudah terpasang pipa PDAM dan menikmati air bersih,  yaitu bagian kota dan bagian wilayah. Sampai saat ini, PDAM berhasil menyelesaikan sekitar 70 persen dari total lebih dari 22.000 permintaan pemasangan di seluruh kota, sedangkan untuk seluruh wilayah Kotim (daerah), baru terkaver sebanyak 30 hingga 35 persen dari total sebanyak 13.000 permintaan.

Selain itu, ada beberapa kendala yang menyebabkan pendistribusian air bersih tersendat. Salah satu penyebab utamanya adalah pipa. Pipa yang dimiliki PDAM Sampit saat ini kurang memenuhi standar dan sudah terlalu usang (lama). Pasalnya, pipa-pipa tersebut dibuat sejak tahun 1982. Selain mudah keropos, juga lapisannya kurang tebal dan tidak terlalu awet ketika dipasang.

”Seluruh pipa yang kita miliki sekarang ini sudah lama, sejak 1982. Jadi, para pekerja lapangan harus berusaha keras untuk melakukan pemantauan apakah ada pipa yang bocor atau tidak. Makanya saya sampai menyebut mereka (pekerja) sebagai pasukan ’Taliban’, maksudnya pasukan tali dan ban. Mereka bertugas mati-matian untuk mencari kebocoran dan menambalnya dengan mengikatnya dengan ban yang dipakai sebagai tali. Hal itu sebagai bentuk pelayanan untuk mencegah terjadinya keluhan,” pungkasnya. (ron/yit)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 09:18

Dewan Juri OSN Harus Objektif

SAMPIT – Sebanyak 23 sekolah dasar negeri dan swasta di Kecamatan Baamang mengutus perwakilan…

Sabtu, 17 Februari 2018 16:12

Atraksi Barongsai untuk Mengusir Roh Jahat

SAMPIT – Pada perayaan tahun baru Imlek 2569 atau 2018 di Kota Sampit kemarin (16/2), antraksi…

Sabtu, 17 Februari 2018 16:06

Bupati Jalin Silaturahmi di Hari Perayaan Imlek

SAMPIT— Komposisi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bisa dikatakan sangat majemuk,…

Jumat, 16 Februari 2018 15:10

SIAGA!!! Kerahkan Personel Jaga Kedamaian Imlek

SAMPIT – Aparat Polres Kotim berupaya mencegah munculnya gangguan saat perayaan Imlek 2018 di…

Jumat, 16 Februari 2018 11:29

Kepala UPT Disdik Bisa Jabat Sekcam

SAMPIT – Keputusan penghapusan unit pelaksana teknis (UPT) dinas pendidikan (disdik) kecamatan…

Kamis, 15 Februari 2018 13:37

Dusun Rongkang Cikal Bakal Desa Baru

SAMPIT – Masyarakat Dusun Rongkang, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) menginginkan…

Kamis, 15 Februari 2018 12:08

Tahun Baru Imlek, Umat Khonghucu Kotim Berdoa untuk Kedamaian Bangsa

SAMPIT–Tahun baru Imlek yang jatuh pada Jumat (16/2) besok bakal diperingati dengan doa untuk…

Kamis, 15 Februari 2018 11:37

Menjanjikan, Kotim Maksimalkan Penagihan Pajak Parkir

SAMPIT – Pemkab Kotim berupaya maksimalkan penagihan pajak daerah, di antaranya pajak parkir kendaraan…

Kamis, 15 Februari 2018 11:33

Asiikkk!!! Baamang Dapat Tiga Program Multiyears

SAMPIT – Kecamatan Baamang melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kotim 2018 mendapatkan…

Kamis, 15 Februari 2018 11:31

Infrastruktur Kotim Masih Prioritas 2019

SAMPIT – Pembangunan bidang infrastruktur masih menjadi skala prioritas Rencana Kerja dalam Pembangunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .