MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 19 Januari 2018 19:19
PERHATIAN!!! Jauhkan Ponsel saat Ganti Gas

Tabung Elpiji 3 Kg Diuji Detektor sebelum Disalurkan

DIUJI KETAT: Tabung gas elpiji di SPBE harus melalui pengujian ketat sebelum dikirim ke agen di Kota Sampit.(FAHRY ILHAMI SAMOSIR/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Masyarakat diminta tak khawatir menggunakan tabung gas elpiji setelah adanya insiden ledakan tabung gas 3 kilogram yang dialami Muhammad Sholeh. Tabung gas yang keluar dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) telah melalui pengujian ketat. Namun, dalam penggunaan di lapangan, warga juga perlu berhati-hati.

”Masyarakat harus lebih waspada saat menggunakan tabung gas elpiji. Apabila ingin memasang atau mengganti baru tabung gas elpiji, pastikan jauh dari api dan alat elektronik, seperti handphone ataupun alat lainnya yang mengandung radiasi,” kata Robby Candra, Kepala Operasional Lapangan SPBE PT Naga Jaya Makmur, Kamis (18/1).

Seperti diberitakan, Sholeh jadi korban ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram, Selasa (16/1) lalu. Petaka itu bermula ketika dia akan mengganti tabung gas yang habis. Saat akan memasang regulator, tabung elpiji yang baru dibelinya itu bocor. Gas kemudian menyebar di dapur. Nahasnya, di saat bersamaan, kompor minyak tanah sedang menyala.

Api kompor itu langsung bereaksi terhadap gas dari tabung tersebut. Tabung gas meledak dan mengenai Sholeh. Dia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Warga Jalan Elang Kelurahan Sawahan, Kecamatan MB Ketapang itu, harus menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit.

Menurut Robby, pemasangan tabung gas elpiji harus aman. Jangan sampai ada sumber api di sekitarnya. Penggunaan ponsel juga harus dihindari.

”Jangan pernah bermain atau memegang handphone saat ingin memasang tabung gas elpiji ke regulator. Handphone mempunyai radiasi yang kuat dan akan menimbulkan ledakan apabila radiasi tersebut mengenai uap gas elpiji itu,” katanya.

Robby menegaskan, setiap tabung gas elpiji yang didistribusikan pada masyarakat telah melalui pemeriksaan dan prosedur ketat. Setiap tabung gas elpiji ukuran 3 kg diuji melalui alat detektor. Apabila ada tabung gas rusak, alat itu akan mengeluarkan peringatan.

”Setiap hari ada ribuan tabung gas elpiji yang kami terima dan kami kirim kembali ke agen elpiji di wilayah Kotim maupun Kobar. Semuanya melalui pengujian itu,” katanya.

Salah seorang karyawan SPBE menambahkan, setiap tabung gas elpiji yang sampai ke tangan agen atau eceran, bukan lagi tanggung jawab pihaknya. Termasuk apabila terjadi sesuatu dengan tabung gas bersubsidi tersebut.

”Tabung gas elpiji dikirim menggunakan truk sebanyak 560 tabung ke agen di Kota Sampit. Apabila ada sesuatu terjadi pada tabung gas itu di agen atau eceran, bukan lagi tanggung jawab kami. Pasalnya, tabung yang dikirim sudah kami periksa di SPBE melalui beberapa prosedur dan sudah seratus persen aman dan layak digunakan masyarakat,” tuturnya.

Nurhayati (35), pedagang kaki lima pengguna elpiji 3 kg, mengaku khawatir terjadi sesuatu apabila tabung gas elpiji bocor. Apalagi setelah ada korban dari ledakan tabung gas itu baru-baru ini.

”Kalau sudah terjadi seperti itu, saya juga jadi takut menggunakan tabung gas elpiji. Tapi, mau tidak mau saya tetap menggunakan, karena cara pemakaiannya praktis. Namun, saya tetap berhati-hati menggunakan tabung gas elpiji tersebut,” ujarnya. (rm-85/ign)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 11:07

Pemprov Komitmen Benahi LPPD

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah berkomitmen akan membenahi…

Selasa, 22 Mei 2018 10:46

Pemkab Gumas Bagikan Peralatan Penyandang Disabilitas

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gunung Mas…

Selasa, 22 Mei 2018 10:31

Ini yang Dilakukan Satpol PP setelah Robohkan Warung Esek-Esek

SAMPIT- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur kembali membongkar sejumlah warung…

Senin, 21 Mei 2018 17:18

Ramadan, Konsumsi Listrik Naik 2 Megawatt

SAMPIT – Konsumsi listrik di Kotawaringin Timur pada bulan Ramadan meningkat dari bulan sebelumnya.…

Senin, 21 Mei 2018 11:51

Ikon Jelawat, Tempat Favorit Ngabuburit

SAMPIT — Menunggu waktu berbuka puasa menjadi aktivitas yang cukup menarik  bagi kaum…

Senin, 21 Mei 2018 11:42

Transportasi Udara Dipastikan Cukup

SAMPIT -- Ketersediaan transportasi udara pada saat Ramadan dan menjelang arus mudik dan balik lebaran…

Senin, 21 Mei 2018 11:31

Hindari Bahan Berbahaya untuk Kuliner

SAMPIT -- Pedagang kuliner, baik makanan dan minuman di Kotim diminta untuk tidak menggunakan bahan…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:37

Hadeh!!! Gedung Walet Banyak Tak Berizin

SAMPIT – Pembangunan gedung walet di Kelurahan Ketapang Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang cukup…

Jumat, 18 Mei 2018 15:21

Awal Ramadan, Cuaca Cukup Menantang

SAMPIT- Kondisi cuaca awal Ramadan ini akan cukup menantang. Pasalnya suhu udara akan lebih panas dari…

Jumat, 18 Mei 2018 10:50

Jangan Khawatir, Daging Beku Steril

SAMPIT – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotawaringin Timur Heru Rio Wibisono mengatakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .