MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 19 Januari 2018 19:19
PERHATIAN!!! Jauhkan Ponsel saat Ganti Gas

Tabung Elpiji 3 Kg Diuji Detektor sebelum Disalurkan

DIUJI KETAT: Tabung gas elpiji di SPBE harus melalui pengujian ketat sebelum dikirim ke agen di Kota Sampit.(FAHRY ILHAMI SAMOSIR/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Masyarakat diminta tak khawatir menggunakan tabung gas elpiji setelah adanya insiden ledakan tabung gas 3 kilogram yang dialami Muhammad Sholeh. Tabung gas yang keluar dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) telah melalui pengujian ketat. Namun, dalam penggunaan di lapangan, warga juga perlu berhati-hati.

”Masyarakat harus lebih waspada saat menggunakan tabung gas elpiji. Apabila ingin memasang atau mengganti baru tabung gas elpiji, pastikan jauh dari api dan alat elektronik, seperti handphone ataupun alat lainnya yang mengandung radiasi,” kata Robby Candra, Kepala Operasional Lapangan SPBE PT Naga Jaya Makmur, Kamis (18/1).

Seperti diberitakan, Sholeh jadi korban ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram, Selasa (16/1) lalu. Petaka itu bermula ketika dia akan mengganti tabung gas yang habis. Saat akan memasang regulator, tabung elpiji yang baru dibelinya itu bocor. Gas kemudian menyebar di dapur. Nahasnya, di saat bersamaan, kompor minyak tanah sedang menyala.

Api kompor itu langsung bereaksi terhadap gas dari tabung tersebut. Tabung gas meledak dan mengenai Sholeh. Dia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Warga Jalan Elang Kelurahan Sawahan, Kecamatan MB Ketapang itu, harus menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit.

Menurut Robby, pemasangan tabung gas elpiji harus aman. Jangan sampai ada sumber api di sekitarnya. Penggunaan ponsel juga harus dihindari.

”Jangan pernah bermain atau memegang handphone saat ingin memasang tabung gas elpiji ke regulator. Handphone mempunyai radiasi yang kuat dan akan menimbulkan ledakan apabila radiasi tersebut mengenai uap gas elpiji itu,” katanya.

Robby menegaskan, setiap tabung gas elpiji yang didistribusikan pada masyarakat telah melalui pemeriksaan dan prosedur ketat. Setiap tabung gas elpiji ukuran 3 kg diuji melalui alat detektor. Apabila ada tabung gas rusak, alat itu akan mengeluarkan peringatan.

”Setiap hari ada ribuan tabung gas elpiji yang kami terima dan kami kirim kembali ke agen elpiji di wilayah Kotim maupun Kobar. Semuanya melalui pengujian itu,” katanya.

Salah seorang karyawan SPBE menambahkan, setiap tabung gas elpiji yang sampai ke tangan agen atau eceran, bukan lagi tanggung jawab pihaknya. Termasuk apabila terjadi sesuatu dengan tabung gas bersubsidi tersebut.

”Tabung gas elpiji dikirim menggunakan truk sebanyak 560 tabung ke agen di Kota Sampit. Apabila ada sesuatu terjadi pada tabung gas itu di agen atau eceran, bukan lagi tanggung jawab kami. Pasalnya, tabung yang dikirim sudah kami periksa di SPBE melalui beberapa prosedur dan sudah seratus persen aman dan layak digunakan masyarakat,” tuturnya.

Nurhayati (35), pedagang kaki lima pengguna elpiji 3 kg, mengaku khawatir terjadi sesuatu apabila tabung gas elpiji bocor. Apalagi setelah ada korban dari ledakan tabung gas itu baru-baru ini.

”Kalau sudah terjadi seperti itu, saya juga jadi takut menggunakan tabung gas elpiji. Tapi, mau tidak mau saya tetap menggunakan, karena cara pemakaiannya praktis. Namun, saya tetap berhati-hati menggunakan tabung gas elpiji tersebut,” ujarnya. (rm-85/ign)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 16:33

Kotim Targetkan Sejuta Benih Ikan

SAMPIT – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan…

Kamis, 17 Januari 2019 15:28

Ohhhh Elpiji..Meski Keliling, Belum Tentu Dapat

SAMPIT – Elpiji ukuran 3 kilogram (kg) masih sulit dicari.…

Kamis, 17 Januari 2019 09:41

Dewan Ingin PBB Masyarakat Miskin Dihapuskan

SAMPIT-Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotim, Rudianur  menyarankan agar pemerintah melihat…

Kamis, 17 Januari 2019 09:05

Syukurlah!!! Kasus DBD Menurun di Awal Tahun

SAMPIT— Dalam satu bulan terakhir, sejak sejak Desember 2018 hingga…

Kamis, 17 Januari 2019 09:03

Penerapan E-Parking, Pedagang PPM Bakal Diberi Tanda Khusus

SAMPIT- Rencana penerapan elektronik parkir (e-parking) di dalam kawasan Pusat…

Kamis, 17 Januari 2019 08:53

Adipura Lewati Puluhan Titik Penilaian, Ini Titik-titiknya

SAMPIT –Demi perjuangan meraih Piala Adipura, setidaknya ada 54 titik…

Kamis, 17 Januari 2019 08:41

Laksanakan KKN, 56 Mahasiswa STIE Sampit Siap Terjun Mengabdi ke Masyarakat

SAMPIT-  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit kembali melaksanakan Kuliah…

Rabu, 16 Januari 2019 14:04

Dukcapil Bidik Kaum Pelajar untuk Hal Ini

SAMPIT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kotawaringin…

Rabu, 16 Januari 2019 12:31

Gara-Gara Hal Ini, Bus Sampit-Kotabesi Dipindah ke Parenggean

SAMPIT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan…

Selasa, 15 Januari 2019 14:12

Wahhh!!! Wahhh!!! Truk Ramai-Ramai Masuk Kota, Bikin Macet

SAMPIT –  Kerusakan jalan lingkar selatan yang semakin parah membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*