MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Sabtu, 20 Januari 2018 11:59
BPJS Kesehatan Sinergi dengan Pemda untuk Wujudkan UHC
MENUJU UHC: Pegawai BPJS Cabang Sampit sedang melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional, Jumat (19/1).(HERU/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Langkah cepat harus dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Sampit untuk mewujudkan jaminan kesehatan cakupan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) per 1 Januari 2019 mendatang. Sebab, masih ada 325.496 jiwa atau 33,4 persen di wilayah kerja Kantor Cabang Sampit yang belum masuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sedangkan warga yang sudah masuk JKN mencapai 647.332 jiwa atau 66,54 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sampit Tarmuji mengatakan, BPJS Kesehatan melakukan serangkaian langkah untuk mewujudkannya. Diantaranya, berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Universal Health Coverage. Pemda pun merespons positif.

Tarmuji mencontohkan, Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) turut mendukung upaya mewujudkan UHC dengan menerbitkan Instruksi Bupati Kotim Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Isinya, bupati menginstruksikan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kotim mensyaratkan kepesertaan JKN bagi badan usaha yang melakukan proses perizinan terkait usaha dan perpanjangan izin terkait usaha. Bupati juga menginstrusikan seluruh badan usaha mendaftarkan pekerjanya beserta anggota keluarga ke dalam JKN.

Pemkab Kotim juga menunjukkan dukungannya dengan mengintegrasikan program Jamkesda ke dalam program JKN. Hingga akhir Desember 2017, sebanyak 4.776 peserta Jamkesda Kotim telah masuk JKN. Angka ini akan bertambah setelah verifikasi data peserta jamkesda rampung. Hal serupa juga dilakukan Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara, dan Seruyan. Total integrasi jamkesda ke dalam program JKN di lima kabupaten mencapai 45.258.

“Saat ini semua pemerintah daerah di wilayah KC Sampit sudah mengintegrasikan sebagian peserta jamkesdanya. Kami mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menjamin kesejahteraan penduduknya melalui didaftarkannya penduduk yang dinilai tidak mampu. Selanjutnya nanti pemerintah daerah diharapkan terus menambahkan penduduknya yang belum terdaftar hingga tercapainya cakupan semesta,” kata Tarmuji, Jumat (19/1).

Integrasi Jamkesda turut menyumbang pencapaian kepesertaan BPJS Kesehatan Sampit. Hingga 31 Desember 2017, jumlah peserta JKN di Kabupaten Kotawaringin Timur 291.500 jiwa atau 68,93 persen dari jumlah penduduk, Kotawaringin Barat 178.484 jiwa atau 73 persen, Lamandau 52.444 jiwa atau 61,94 persen, Seruyan 85.069 jiwa atau 53,63 persen, dan Sukamara 39.835 atau 63,87 persen.

”Bagi warga yang belum masuk JKN, bisa mendaftar melalui telepon, yakni lewat BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Atau lewat aplikasi JKN Mobile,” ujarnya.

Pertumbuhan peserta juga diiringi dengan pertumbuhan fasilitasi kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, yakni mencapai 125 faskes. Selain mempercepat pertumbuhan peserta, salah satu pilar dari fokus utama BPJS Kesehatan adalah optimalisasi penerimaan pendapatan melalui sistem penagihan yang terus dikembangkan. Salah satu upaya mengatasi tunggakan, BPJS Kesehatan mengoptimalkan peran Kader JKN.

”Kami punya empat Kader JKN yang mempunyai tugas menagih tunggakan iuran, menerima pendaftaran peserta baru, dan sosialisasi program JKN. Kami berharap peserta disiplin membayar iuran sehingga layanan kesehatan tidak terhambat,” ujar Tarmuji. (soc/yit)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 10:46

Pemkab Gumas Bagikan Peralatan Penyandang Disabilitas

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gunung Mas…

Senin, 21 Mei 2018 17:18

Ramadan, Konsumsi Listrik Naik 2 Megawatt

SAMPIT – Konsumsi listrik di Kotawaringin Timur pada bulan Ramadan meningkat dari bulan sebelumnya.…

Senin, 21 Mei 2018 11:42

Transportasi Udara Dipastikan Cukup

SAMPIT -- Ketersediaan transportasi udara pada saat Ramadan dan menjelang arus mudik dan balik lebaran…

Senin, 21 Mei 2018 11:31

Hindari Bahan Berbahaya untuk Kuliner

SAMPIT -- Pedagang kuliner, baik makanan dan minuman di Kotim diminta untuk tidak menggunakan bahan…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:37

Hadeh!!! Gedung Walet Banyak Tak Berizin

SAMPIT – Pembangunan gedung walet di Kelurahan Ketapang Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang cukup…

Jumat, 18 Mei 2018 15:21

Awal Ramadan, Cuaca Cukup Menantang

SAMPIT- Kondisi cuaca awal Ramadan ini akan cukup menantang. Pasalnya suhu udara akan lebih panas dari…

Jumat, 18 Mei 2018 10:50

Jangan Khawatir, Daging Beku Steril

SAMPIT – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotawaringin Timur Heru Rio Wibisono mengatakan,…

Jumat, 18 Mei 2018 10:40

Jangan Nodai Ramadan!

SAMPIT – Beberapa ulama di Sampit menegaskan agar menjadikan bulan Ramadan sebagai waktu uji dan…

Kamis, 17 Mei 2018 16:14

Begini Suasana Tarawih Perdana di Sampit

SAMPIT – Tarawih perdana memasuki bulan suci Ramadan yang digelar tadi malam, masjid dipenuhi…

Kamis, 17 Mei 2018 15:40

Indahnya Deklarasikan Damai Lintas Agama

SAMPIT – Tujuh tokoh lintas agama di Kotawaringin Timur membacakan deklarasi damai di depan Bupati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .