MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Minggu, 21 Januari 2018 00:56
Ternyata Ini Penyebab Kematian Fadli, Duda yang Ditemukan Membusuk
HEBOH: Kediaman mendiang Fadli saat didatangi warga pada Jumat (19/1) lalu, ketika jasadnya yang sudah membusuk baru dibawa ke RSUD, untuk proses otopsi. (FOTO: JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Kematian Fadli (40), seorang duda yang ditemukan sudah membusuk  dalam kelambu di rumahnya sendiri,  jalan Matnoor, Gang Kadidiut 2, RT 19, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Jumat (19/1) pukul 09.30 WIB lalu, diketahui penyebabnya. Dokter menduga kuat, kematian pria yang tinggal sebatang kara itu akibat kekurangan oksigen, sehingga mati lemas atau menderita Asfiksia.

Dokter Spesialis Forensik, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, Erianto menyampaikan, dari hasil pemeriksaan luar dan dalam tubuh korban, dapat disimpulkannya bahwa korban diduga mati lemas (asfiksia), akibat kekurangan oksigen disertai proses pembusukan hingga munculnya belatung di seluruh tubuh.

”Itu tadi karena kurangnya oksigen di dalam saluran nafas dan jaringan,”ujarnya, Sabtu (19/1) kepada Radar Pangkalan Bun.

Erianto meneruskan, pada kasus kematian Fadli ini, untuk pemeriksaan jaringan sulit dinilai karena sudah terjadi proses pembusukan lanjut dan sudah sebagian tubunya  hanya tinggal tulang saja. Menurutnya Fadli  diperkirakan tewas antara 7 hingga 14 hari. Hal itu terlihat dari belatung yang ada dalam tubuhnya sudah berwarna cokelat.

Sementara itu, terkait dengan ditemukannya obat Paramex dan satu kemasan kecil extra joss di samping tempat tidur Fadli, menurut dokter ini harus ada pemeriksaan lanjutan. Namun lanjutnya, untuk kasus ini keadaan korban yang sudah membusuk, sehingga agak menyulitkan untuk proses pemeriksaan lanjutan.

”Kalau itu akibat dari obat, perlu pemeriksaan tambahan, tapi kalau keadaan korban ini sulit untuk kita lakukan, karena sudah proses pembusukan lanjut,” tegas Erianto.

Sebelumnya diberitakan, saat ditemukan, Fadli yang dikenal pekerja serabutan ini dalam posisi tidur telentang dikasur yang ditutupi kelambu. Saat ditemukan, tubuhnya membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap, serta dikerumuni belatung.

Suryanto (18) keponakan korban adalah orang yang pertama kali melihat jasad Fadli. Saat itu ia bermaksud hendak menemui pamannya, karena pintu terkunci dan curiga mencium bau busuk yang berasal dari dalam rumah pamannya, ia bersama warga akhirnya membobol dinding rumah yang terbuat dari kayu.

Tetangga korban, Humay tidak menyangka korban tewas membusuk di dalam rumahnya. Diakuinya, beberapa hari terakhir ini warga sekitar sering mencium bau tidak sedap, yang awalnya menduga bau busuk tersebut berasal dari bangkai binatang. 

”Memang sering kami cium bau busuk, tapi sekitar 10 meter dari rumah ini, ketika sampai depan rumah ini, baunya sudah hilang,” tandasnya.

Humay menambahkan, sebelum peristiwa itu, sekitar 10 hari yang lalu ia berjumpa dengan Fadli, dan ia terlihat sehat serta tidak ada mengeluh sakit. Namun saat ditemukan warga  ia telah tewas, di samping tempat tidurnya ditemukan minyak kayu putih serta obat Paramex dan satu kemasan kecil extra joss. (jok/gus)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:19

Maknai Kemerdekaan dengan Semangat Pembangunan

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) menggelar upacara peringatan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:01

Api Hanguskan 5 Ruko dan Kontrakan

PANGKALAN BUN - Kebakaran di kawasan permukiman penduduk kembali terjadi di Pangkalan Bun, Kabupaten…

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:51

PT SAP Upacara HUT RI ke 73 di Area Pabrik

PANGKALAN BUN – Di seluruh penjuru nusantara pada 17 Agustus 2018 ini menggelar upacara peringatan…

Jumat, 17 Agustus 2018 18:11

Karhutla di Kobar Terus Meluas

PANGKALAN BUN - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus meluas.…

Jumat, 17 Agustus 2018 09:08

Paskibra 2018 Siswa-Siswi Terbaik Kobar

PANGKALAN BUN – Sebanyak 72 pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 17 Agustus 2018 09:07

ASTAGA!!! Ribuan Ekor Ayam Terpanggang Sia-Sia

KUMAI - Kebakaran menghanguskan kandang ayam pedaging milik Narin, di RT 11 Sungai Sintuk, Kecamatan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:36

WASPADA!!! Kabut Asap Mulai Menyengat

SAMPIT – Kabut asap dampak kebakaran hutan lahan (karhutla) mulai terasa di Kota Sampit. Meskipun…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:34

ASLI GAWAT!!!! Api Muncul Kembali

PANGKALAN BUN - Kebakaran lahan di Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:41

Di Pasar Ini Hewan Kurban Terjamin Kesehatannya

PANGKALAN BUN – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat yang ingin membeli hewan kurban bisa datang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:27

Keluarga Besar Panglima Utar Kumai Berkumpul

KUMAI - Keluarga keturunan Panglima Utar Kumai terus menjalin tali silaturahmi dengan mengadakan kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .