MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 09 Februari 2018 16:37
Uyuh Mang Ae!!! Peternak Kesulitan Budidaya Jelawat
LANGKA: Kolam yang dijadikan tempat budidaya ikan jelawat di Jalan Sudirman kilometer 10, Sampit. Lokasi ini juga dijadikan sebagai tempat pemancingan.(YAN/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Meski ikan jelawat menjadi ikon Kota Sampit, namun tidak mudah menemukan pembudidaya jelawat. Salah satu pembudidaya jelawat yang masih bertahan adalah Umban. Lokasinya di Jalan Sudirman kilometer 10.

Kelompok tani yang dipimpin Umban ini mempertahankan jelawat karena tingginya permintaan pasar. Sayang, pengembangan ikan jelawatnya masih menjadi satu dengan kolam pemancingan.

Menurut Umban, kelompok tani yang dipimpinnya mendapat subsidi benih ikan jelawat dari Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur. Selain jelawat, Umban juga mendapat subsudi benih ikan jenis lain untuk dikembangkan.  

Dinas Perikanan Kotim pernah memberikan subsidi 10 ribu benih ikan jelawat untuk diujikembangkan beberapa bulan lalu. Sekitar tiga bulan setelah penyerahan benih itu, ikan bernama latin Leptobarbus hoevenii itu masih bertahan di kolam.

"Masih hidup ikannya, sekarang enggak mau muncul ke atas. Nanti kalau malam ikannya baru keluar kalau di kasih makan," terang ibu Umban, Rabu (7/2) sore.

Dirinya tidak mengelak jika pengembangan ikan jelawat memang susah. Pertumbuhan yang lambat menyebabkan tidak banyak peternak yang melanjutkan pengembangan ikan ini. Pasalnya, masa panen ikan ini bisa memakan waktu hingga satu tahun.

"Lebih baik budidaya ikan lele, cepat besar dan cepat panen. Jadi cepat balik modalnya," pungkasnya.  

Meskipun pengembangan terbilang susah, dia tetap melanjutkan budidaya jelawat. Sebab, ikan ini sudah dijadikan ikon Kota Sampit.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perikanan Heriyanto menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan ikan di lokasi Umban. Ia berencana membuat suatu sentralisasi perkembangan ikan jelawat dan lele di sana.

"Karena di sana airnya bagus, jauh dari pencemaran. Maka kami akan buat kolam khusus untuk jelawat. Asalkan Bu Umban tidak menanam tanaman apapun di sekitar kolam," tambahnya.

Di akhir tahun nanti menjelang masa panen jelawat, dirinya juga akan memberikan subsidi benih jelawat lagi kepada kelompok perikanan itu. (rm-88/yit)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 14:42

Ketangkap Basah ..!!! Tiga Budak Sabu Diciduk Polisi

SAMPIT – Satuan Reserse (Satres) Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya (Narkoba)…

Sabtu, 15 Desember 2018 09:44

Pemulung Sampah Minta Diperhatikan

SAMPIT - Para pemulung sampah yang ada di beberapa lokasi…

Jumat, 14 Desember 2018 17:52

Asikkkk!!! Petani Jagung Siap Sambut Tahun Baru

SAMPIT–Petani jagung mulai bersiap-siap memanen jagung menjelang tahun baru 2019.…

Jumat, 14 Desember 2018 12:03

RSUD dr Murjani Kerja Keras Lengkapi Syarat Akreditasi

SAMPIT – Sejak Tim akreditasi terbentuk pada 21 November 2017…

Jumat, 14 Desember 2018 11:49

Bring The Future Here

SAMPIT - Bank BRI akan merayakan ulang tahun yang  ke-123…

Kamis, 13 Desember 2018 17:13

Camat Ingatkan Azab Penimbun Drainase

SAMPIT - Camat Mentawa Baru Ketapang Sutimin mengaku siap dikritik …

Kamis, 13 Desember 2018 17:10

Jalan Bundaran Diperbaiki Lagi

SAMPIT – Jalan aspal bergelombang di bundaran sekitar kantor Pemkab…

Kamis, 13 Desember 2018 16:38

Kabid Maksa Minta Fee Proyek Ruang Kelas

BUNTOK – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Polres Barito…

Kamis, 13 Desember 2018 15:02

Timbangan Pedagang akan Ditera Ulang

SAMPIT–Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kotawaringin Timur akan segera melakukan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:37

MANTAP!!! RSUD dr Murjani Peringkat 3 Pelayanan Prima

SAMPIT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .