MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Sabtu, 10 Februari 2018 08:56
Tak Boleh Ada Lagi”Preman Ingusan”
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Polsek Baamang dan Polsek Ketapang sepakat untuk menekanangka kenakalan remaja. Dua Polsek tersebut juga sepaham soal penekanan aktivitas geng atau ”preman ingusan” yang meresahkan. Berharap para geng itu tak ada lagi yang bandel, dan lebih mengarahkan kegiatan untuk hal positif.

Kapolsek Ketapang, AKP Todoan Gultom pada Jumat (9/2) siang mengatakan, sampai saat ini, geng yang ada di wilayah hukumnya sudah mulai reda, meskipun tidak bisa dikatakan tidak ada. Selama hampir satu minggu belakangan, bahkan tidak ada laporan soal penangkapan geng yang sedang melakukan aksi brutal.

”Aksi anarkis geng sejauh ini, terpantau masih sepi. Laporannya juga nihil. Meski begitu, kita tidak bisa mengatakan tidak ada geng. Mereka terpantau tertib. Intinya, kami akan terus pantau dan melakukan patroli malam untuk menghindari adanya aksi kriminalitas dari para preman ingusan itu,” kata Todoan, kemarin siang.

Apa yang dikatakan oleh Todoan ternyata juga disepahami oleh Kapolsek Baamang, AKP Agoes Tri, beberapa waktu lalu. Agoes mengatakan,meskipun geng paling banyak terbentuk di wilayah hukumnya, namun hal tersebut tak menyurutkan niatnya untuk mengimbau masyarakat, terutama orang tua agar senantiasa memberikan pembinaan intensif terhadap anak-anak mereka, supaya tidak mengikuti pergaulan yang salah.

”Geng sejauh ini cukup berkurang dalam aksinya. Masih tidak seramai dua minggu lalu yang banyak sekali kami amankan remaja-remaja dan perserta didik dari berbagai sekolah terlibat perkelahian. Saat ini terpantau minim soal itu (geng),” ujarnya.

Berdasarkan penelusuran Radar Sampit, beberapa lokasi yang biasanya dijadikan tempat nongkrong oleh para anggota geng, terpantau sepi. Beberapa tempat sepi yang berada di Jalan Walter Condrad dan Jalan Kartini yang biasanya banyak remaja berkumpul, tidak terlihat sama sekali aktivitas berbau geng.

Bahkan masyarakat yang berada di dua lokasi tersebut juga mengaku selama satu minggu belakangan, tidak ada keributan yang biasanya dilakukan oleh anggota geng. Mereka mengaku lebih tenang dan nyaman tanpa adanya gangguan ketertiban yang kerap disebabkan oleh para anggota geng.

”Seminggu ini tak ada aksi geng. Tidak ada keributan. Tidak ada tawuran. Tidak ada remaja kumpul-kumpul sampai larut malam dan tidak ada gangguan ketertiban. Intinya aman-aman saja sekarang. Enggak tahu kalau beberapa hari ke depan. Mudah-mudahan saja tidak ada,” komentar Suwarno (45), warga Jalan Walter Condrad, kemarin siang.

Begitu juga yang dikatakan oleh Mono (30). Pria yang bekerja sebagai seorang pekerja bengkel di Jalan Kartini tersebut mengaku tak melihat adanya tanda-tanda aksi geng. Namun, kata dia, pada Rabu (7/2) sekitar pukul 12:00 WIB lalu, terpantau ada lima orang remaja yang sedang nongkrong di sebuha warung di Jalan Walter Condrad.

”Rabu lalu ada lima anak yang nongkrong di sebuah warung. Sepertinya anggota geng, karena bajunya sama semua. Saya kurang jelas, apa tulisan di kaus mereka. Yang jelas, saya melihatnya. Tapi mereka nongkrong sebentar sekitar 15 menit. Setelah itu, mereka langsung pergi,” katanya. (ron)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 15:28

Guru PAUD Diminta Tingkatkan Kreativitas Mengajar

SAMPIT— Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi upaya Pusat…

Kamis, 20 September 2018 15:25

Mentaya 63 Jawarai Piala Kemerdekaan

SAMPIT— Piala kemerdekaan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 73 Kemerdekaan RI, di lapangan Kompi…

Kamis, 20 September 2018 13:30

Rp 3 Miliar Tanggulangi Karhutla

PALANGKA RAYA – Makin marak dan meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di seluruh wilayah…

Selasa, 18 September 2018 16:10

Material Padat Dilelang BPKAD

SAMPIT – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kotim berencana melakukan…

Sabtu, 15 September 2018 10:18

Usulkan Tanaman Keras di Pinggir Jalan Perkebunan

SERUYAN RAYA - Pohon kelapa sawit yang berada di sisi kiri dan kanan jalan sering kali tidak berbuah…

Sabtu, 15 September 2018 09:40

Takraw Kotim Optimistis Masuk Final

SAMPIT - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTSI) Kotawaringin …

Jumat, 14 September 2018 08:34

CATAT YA!!! Rumah Tunggu Kelahiran Disediakan Gratis

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)  sejak lama sudah menyediakan rumah…

Kamis, 13 September 2018 10:18

Belasan Relawan Ikuti Temu Karya Nasional

SAMPIT— Sebanyak 14 orang tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur…

Kamis, 13 September 2018 10:16

Dosen Asal Kotim, Berprestasi di ASEAN

SAMPIT- Kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), secara akademik…

Kamis, 13 September 2018 10:15

Bupati Siap Antarkan Bantuan untuk Lombok

SAMPIT— Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berhasilkan mengumpulkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .