MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Sabtu, 10 Februari 2018 10:57
Drainase Mampet, Air Tumpah ke Jalan
MAMPET: Tumpukan pasir membuat saluran drainase di Jalan Tjilik Riwut, wilayah Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir mampet. Akibatnya, air meluap hingga ke jalan protokol, Jumat (9/2).(ANGGRA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN – Drainase yang mampet di Jalan Tjilik Riwut. wilayah Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Kasongan, membuat air meluap hingga ke jalan. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat sekitar.

Yanto (55) warga setempat menuturkan, air hujan selalu tumpah dan membanjiri jalan protokol. Hal itu terjadi akibat mampetnya saluran drainase yang tertutup pasir hingga sampah.

”Pokoknya, kalau sudah hujan deras, jalan pasti banjir. Sebab, drainase di kiri kanan jalan tidak berfungsi akibat mampet," katanya, Jumat (9/2).

Salah satu solusinya, yaitu memperbaiki sistem drainase tersebut, baik yang masuk maupun keluar. Namun, upaya itu terkesan belum mendapat perhatian pemerintah desa sejak beberapa tahun terakhir.

”Kalaupun tidak ada anggarannya, paling tidak kepala desa memberikan imbauan atau ajakan kepada masyarakat agar membersihkan drainase di depan rumah atau tokonya masing-masing," ujarnya.

Kepala desa Hampalit Pandede membenarkan, jalan protokol tersebut kerap dilalui air pascahujan deras. Menurutnya, upaya untuk menormalisasi saluran drainase sudah dilakukan beberapa kali. Namun, air tetap saja meluber hingga ke jalan.

”Kalau menurut saya, hal itu disebabkan tingginya debit air hujan, sehingga drainase tidak mampu lagi menampung air. Walaupun sudah dibersihkan, pasir kembali menumpuk lagi karena daerah ini memang bertanah pasir," sebutnya.

Sejauh ini, pihaknya belum menganggarkan bantuan dana desa untuk mengatasi masalah tersebut. Pasalnya, persoalan drainase merupakan wewenang pemerintah provinsi.

”Saya sempat beberapa kali mengimbau warga untuk membersihkan drainase secara sukarela. Mungkin mereka sudah terlalu bosan, karena pasir terus menerus menumpuk tiap hujan," ujarnya.

Akibat luapan air masuk hingga ke badan jalan, lanjutnya, membuat tanah di bahu jalan tergerus dan menyebabkan aspal jalan merongga. Pada titik jalan yang landai, pasir terus menumpuk di atas aspal.

”Selain terkelupas, aspalnya juga mulai berlubang. Kalau sudah hujan deras, luapan air drainase bisa berlangsung selama beberapa hari. Penyebabnya karena kiriman air dari daerah yang lebih tinggi, sedangkan drainase satu-satunya saluran untuk mengeluarkan air ke sungai," pungkasnya. (agg/ign)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 10:04

Siapkan Rumah Singgah untuk Pemudik

SAMPIT- Anggota Pramuka Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan rumah singgah untuk pemudik.…

Kamis, 24 Mei 2018 09:59

Kotim Kejar Target Swasambada Pangan

SAMPIT - Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mengejar target untuk mencapai…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Dewan Dukung Masuknya Investor Kelapa

SAMPIT – Wakil Ketua DPRD Kotim Supriadi mendukung  penuh dengan rencana masuknya investor…

Rabu, 23 Mei 2018 10:57

Juni, Posko Siaga Kebakaran Dibentuk Lagi

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) Juni mendatang sudah mempersiapkan…

Rabu, 23 Mei 2018 10:55

Pasar Takjil Bapinang DIresmikan

SAMPIT – Guna memberikan kemudahan kepada kaum muslimin ketika mencari menu berbuka puasa (takjil).…

Selasa, 22 Mei 2018 11:38

YA AMPUNNN!!! Enam Remaja Pesta Lem

PALANGKA RAYA – Perbuatan tidak patut ditiru diperlihatkan enam remaja berusia dibawah umur. Bukannya…

Selasa, 22 Mei 2018 10:41

Tekan Inflasi, Disdagprin Buka Pasar Murah

SAMPIT – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kotim telah memprediksi setiap bulan suci…

Selasa, 22 Mei 2018 10:37

Promosi Wisata Kotim Harus Gencar

SAMPIT – Sektor pariwisata di Kotim dinilai bisa menurun. Untuk menghindari hal itu, perlu keseriusan…

Senin, 21 Mei 2018 11:45

Redam Emosi di Bulan Ramadan

SAMPIT – Ulama yang ada di Sampit menegaskan agar bulan suci Ramadan tak dijadikan ajang unjuk…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:02

Astaga!! Gara-Gara Makan Tak Bayar, Amat Diangkut Polisi

PALANGKA RAYA – Bulan Ramadan harusnya digunakan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada sang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .