MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Sabtu, 10 Februari 2018 10:57
Drainase Mampet, Air Tumpah ke Jalan
MAMPET: Tumpukan pasir membuat saluran drainase di Jalan Tjilik Riwut, wilayah Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir mampet. Akibatnya, air meluap hingga ke jalan protokol, Jumat (9/2).(ANGGRA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN – Drainase yang mampet di Jalan Tjilik Riwut. wilayah Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Kasongan, membuat air meluap hingga ke jalan. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat sekitar.

Yanto (55) warga setempat menuturkan, air hujan selalu tumpah dan membanjiri jalan protokol. Hal itu terjadi akibat mampetnya saluran drainase yang tertutup pasir hingga sampah.

”Pokoknya, kalau sudah hujan deras, jalan pasti banjir. Sebab, drainase di kiri kanan jalan tidak berfungsi akibat mampet," katanya, Jumat (9/2).

Salah satu solusinya, yaitu memperbaiki sistem drainase tersebut, baik yang masuk maupun keluar. Namun, upaya itu terkesan belum mendapat perhatian pemerintah desa sejak beberapa tahun terakhir.

”Kalaupun tidak ada anggarannya, paling tidak kepala desa memberikan imbauan atau ajakan kepada masyarakat agar membersihkan drainase di depan rumah atau tokonya masing-masing," ujarnya.

Kepala desa Hampalit Pandede membenarkan, jalan protokol tersebut kerap dilalui air pascahujan deras. Menurutnya, upaya untuk menormalisasi saluran drainase sudah dilakukan beberapa kali. Namun, air tetap saja meluber hingga ke jalan.

”Kalau menurut saya, hal itu disebabkan tingginya debit air hujan, sehingga drainase tidak mampu lagi menampung air. Walaupun sudah dibersihkan, pasir kembali menumpuk lagi karena daerah ini memang bertanah pasir," sebutnya.

Sejauh ini, pihaknya belum menganggarkan bantuan dana desa untuk mengatasi masalah tersebut. Pasalnya, persoalan drainase merupakan wewenang pemerintah provinsi.

”Saya sempat beberapa kali mengimbau warga untuk membersihkan drainase secara sukarela. Mungkin mereka sudah terlalu bosan, karena pasir terus menerus menumpuk tiap hujan," ujarnya.

Akibat luapan air masuk hingga ke badan jalan, lanjutnya, membuat tanah di bahu jalan tergerus dan menyebabkan aspal jalan merongga. Pada titik jalan yang landai, pasir terus menumpuk di atas aspal.

”Selain terkelupas, aspalnya juga mulai berlubang. Kalau sudah hujan deras, luapan air drainase bisa berlangsung selama beberapa hari. Penyebabnya karena kiriman air dari daerah yang lebih tinggi, sedangkan drainase satu-satunya saluran untuk mengeluarkan air ke sungai," pungkasnya. (agg/ign)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:44

Tolong Diperhatikan! Daerah Hulu Seruyan Blank Spot

KUALA PEMBUANG - Warga Kecamatan Suling Tambun, Kabupaten Seruyan meminta kepada pemerintah daerah untuk…

Selasa, 20 Februari 2018 10:30

DPRD Kotim Gelar RDP Bahas Sengkarut Lahan

SAMPIT-Masalah ganti rugi lahan di Kecamatan Antang Kalang, Kotawaringin Timur dibawa ke ranah Rapat…

Selasa, 20 Februari 2018 10:27

Pemkab Harus Konsisten Mengacu RPJMD

SAMPIT-Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli mengingatkan  seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD)…

Senin, 19 Februari 2018 09:19

Korwil UPT Disdik Bakal Dimerger

SAMPIT – Peleburan kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan (Disdik) di 17 kecamatan…

Senin, 19 Februari 2018 09:12

Harapkan Pembangunan Tak Berpihak Bagi Warga Pelosok

SAMPIT- Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotim Sarjono mengungkap bahwa masyarakat di pelosok butuh perhatian…

Senin, 19 Februari 2018 09:10

Dewan Dukung Integrasi Progam JKN

SAMPIT - Pembiayaan di sektor kesehatan masyarakat tahun ini mulai beralih dari program Jamkesda …

Senin, 19 Februari 2018 08:54

AYO!!! Rapatkan Barisan Jelang Pilkada

PALANGKA RAYA – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Kalimantan…

Senin, 19 Februari 2018 08:20

PT TASK III Gelar GM Cup 2018

SAMPIT–Sebagai salah satu upaya meningkatkan budaya hidup sehat dan mempererat silaturahmi di…

Sabtu, 17 Februari 2018 16:18

YA TUHANNNN!!! Bocah SD Tewas di Kolam Renang

PANGKALAN BUN – Seorang bocah SD di Pangkalan Bun, Sarasati Febrilia Trihastari (12), tewas tenggelam…

Sabtu, 17 Februari 2018 16:09

Fungsi Pasar Desa Harus Dimaksimalkan

SAMPIT – Hampir seluruh desa di Kabupaten Kotim memiliki pasar desa. Namun sangat disayangkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .