MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 10 Februari 2018 17:38
Polisi Buru Tersangka Ketiga Penusuk Polisi

Kasus Penusukan Terhadap Kapolsek di Katingan

BELUM BERAKHIR: Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha menunjukkan barang bukti yang digunakan Madin dan Lawan tersangka anirat Kapolsek Katingan Hulu, Jumat (9/2).(ANGGRA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN – Usai membekuk dua tersangka utama penganiayaan berat terhadap anggota Polri, jajaran Polres Katingan fokus menangkap Ferry, tersangka ketiga itu diyakini terlibat membantu melancarkan aksi berdarah terhadap Kapolsek Katingan Hulu AKP Abdul Karim dan anggota Bripka Krisandi.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha menuturkan, Ferry diketahui terlibat langsung dalam penganiayaan terhadap polisi di Desa Tumbang Sanaman, Kecamatan Katingan Hulu pada 2016 silam.

”Tersangka utamanya dua orang, yakni Marjudin alias Madin dan Rivuansyah alias Lawan Bin Amerika. Mereka berdua merupakan kakak beradik. Sedangkan peran Ferry sekadar membantu dua tersangka melakukan penganiayaan berat tersebut," ungkapnya, Jumat (9/2).

Menurutnya, proses hukum masih dalam tahap penyidikan. Kendati demikian, polisi sudah mengantongi identitas hingga alamat Ferry. Tersangka masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Katingan.

”Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini Ferry sudah bisa kami amankan untuk kemudian diproses secara hukum," tegasnya.

Ivan menuturkan, para tersangka dikenal licin menghilangkan jejak, sehingga sulit dilacak. Itulah salah satu faktor yang menjadi kendala dalam operasi penangkapan selama ini.

”Lokasi tempat tinggal para tersangka selama menjadi buronan selalu berpindah-pindah. Saat kami mendapat informasi, tidak berapa lama tersangka langsung pindah ke lokasi lain," jelasnya.

Dalam operasi penangkapan Madin dan Lawan, total ada dua anggota polisi terluka akibat diserang senjata tajam jenis belati. Kendati demikian, kondisi kedua anggotanya tersebut tidak mengalami cidera serius.

”Saat penyergapan Madin pada tahun 2017 lalu, satu anggota kami ditusuk di perut. Kemudian, anggota kami juga kena sabet badik ketika penangkapan Lawan. Kondisi anggota sudah pulih dan telah bertugas seperti biasa," katanya.

Menurutnya, jenazah Lawan masih berada di kamar mayat RSUD Mas Amsyar Kasongan. Rencananya akan langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Tenggaring Lama, Kecamatan Katingan Hulu untuk dimakamkan. 

”Agar tidak menimbulkan keresahan, anggota kami akan melakukan pengawalan mulai dari pemberangkatan hingga nanti dimakamkan," katanya.

Catatan Radar Sampit, Madin tewas dalam operasi penangkapan di Desa Tumbang Puan, Kecamatan Telaga Antang Kotim pada 9 Februari 2017 lalu. Adiknya, Rivuansyah alias Lawan yang juga pelaku utama penusukan terhadap AKP Abdul Karim dan Bripka Krisandi meninggal dunia di hari dan bulan yang sama dengan kakaknya, Kamis (8/2), di Dukuh Sebaung, Desa Tumbang Kalang, Kotim.

Dua bersaudara yang dikenal sebagai preman itu tewas dengan dua luka tembak di bagian dada. Selama pelariannya menjadi buronan kelas kakap oleh Polres Katingan, keduanya diketahui kerap membuat onar, bahkan tidak segan menodong senjata tajam ketika memalak uang warga.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha menuturkan, sikap tegas aparat kepolisian melumpuhkan keduanya bukan tanpa alasan. Pasalnya, para tersangka sama-sama berontak hingga melukai anggota polisi.

”Setiap penyergapan, anggota kami telah menjalankan prosedur, meminta tersangka tiarap, tembakan peringatan, dan sebagainya. Karena melawan dan mencoba membahayakan polisi, diambil tindakan tegas dengan cara melumpuhkan dengan tembakan," pungkasnya. (agg/ign)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 16:54

ADUHHH!!! Sampit Banjir Sabu Asal Kalbar

SAMPIT – Kota Sampit masih menjadi pangsa pasar peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Meski satu…

Kamis, 18 Oktober 2018 16:49

YA TUHAN!!! Kapal Karam, Dua Hilang Ditelan Lautan

SAMPIT – Kapal Motor (KM) Jala Kencana karam di muara Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur,…

Kamis, 18 Oktober 2018 09:11

Menikmati Keindahan Sekaligus Kehancuran, Berebut Keluar dari Wilayah Bencana

TIADA yang tahu kapan datangnya musibah. Sehari sebelum kejadian, saya seperti diberikan kesempatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 09:09

APES APA KONYOL??? Ketiduran di dalam Gedung, Maling Walet Ditangkap

SAMPIT – Satu komplotan pencurian sarang burung walet yang masih berusia remaja, LF (17) giliran…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:20

WAH GAWAT!!! Biaya Berobat Bakal Kian Berat

SAMPIT – Biaya berobat di RSUD dr Murjani Sampit bakal semakin berat. RSUD dr Murjani Sampit mengambil…

Rabu, 17 Oktober 2018 09:13

Jerit dan Tangis Bersahutan, Menyaksikan Kehancuran dari Ketinggian

KOTA yang awalnya penuh keindahan itu seketika hancur ketika diguncang bencana. Gempa berkekuatan 7,4…

Selasa, 16 Oktober 2018 14:36

Tersangka Sabu Melahirkan, Bayi Lucunya Bakal Diadopsi

SAMPIT –Suasana tegang sangat terasa di Puskesmas Baamang, Senin (15/10), sekitar pukul 01.30.…

Selasa, 16 Oktober 2018 09:57

SEMANGAT!!! Karate Kotim Target Berikan Medali Perdana

SAMPIT – Atlet karate Kotim yang akan berlaga di Porprov XI Provinsi Kalteng tahun 2018 dilepas…

Senin, 15 Oktober 2018 17:10

Hhmmm...Pelajar SMP Terjaring Razia di Karaoke

SAMPIT – Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) terjaring razia gabungan personel kepolisian…

Senin, 15 Oktober 2018 14:54

YA TUHAN!!! ASN Ini Tewas di Tempat Gituan

PALANGKA RAYA – Tragis dialami berinisial MD (50), warga Jalan Paus. Dia ditemukan tak bernyawa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .