MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Senin, 12 Februari 2018 08:52
Titik Panas di Kotim Harus Ditekan
PERLU DIREDAM: Upaya pemadaman kebakaran lahan di Kotim beberapa waktu lalu. DPRD Kotim mengharapkan tahun ini sebaran titik panas, terutama kebakaran hutan dan lahan di Kotim bisa diredam.(DOK.USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Wakil Ketua DPRD Kotim Supriadi mengharapkan tahun ini Kotim bisa menekan seminimal mungkin sebaran titik panas. Salah satunya dengan membuka sinergitas di semua lini. Dengan demikian, titik panas yang selama ini jadi langganan bisa diantisipasi seminimal mungkin.

”Tahun ini, harapan kami tidak banyak lagi hotspot kebakaran lahan. Pemerintah daerah bersama satgas kebakaran lahan harus punya misi dan pemahaman yang sama dalam penanggulangan kebakaran,” kata Supriadi.

Supriadi mengakui pelibatan terhadap masyarakat dan berbagai aktivis lingkungan serta perusahaan besar adalah hal yang perlu dilakukan. Bahkan, sebelum memasuki musim kemarau, hendaknya di setiap titik yang rawan terbakar sudah disiagakan alat dan sumber daya lainnya. Terutama sumber air, hendaknya dipersiapkan dengan baik. Tidak jarang pemadaman terkendala tak adanya sumber air.

”Kebakaran lahan ini biasanya bukan lagi disebabkan masyarakat yang bercocok tanam. Saya kira masyarakat sudah tahu dan tidak main-main, karena sanksinya pidana penjara. Nah, yang perlu antisipasi itu, munculnya oknum yang dimanfaatkan pemodal untuk membakar lahan dengan tujuan memudahkan aktivitas mereka ke depannya,” kata Supriadi.

Supriadi mengingatkan agar pembentukan satgas atau relawan di setiap desa atau perkampungan bisa dilakukan. Untuk pembiayaan satgas, bisa saja bersumber dari  dana desa.

”Kami mendorong agar setiap desa punya relawan yang mana biayanya dibebankan kepada setiap dana desa. Daripada dananya untuk kegiatan seremonial, lebih baik untuk penanggulangan. Sebab, kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan ini sangat besar dan dampaknya tidak hanya kepada satu sisi saja. Semua sektor akan terhambat,” tandasnya. (ang/ign)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 14:49

Pemkab Siap Uji Materi Soal Rotan

SAMPIT –Pemberlakuan Peraturan Kementerian Perdagangan (Permendag), nomor 38 tahun 2017 soal larangan…

Jumat, 20 April 2018 10:13

Warga Binaan Dilatih Bikin Kue

SAMPIT – Sebanyak 24 warga binaan pemasyarakatan (WBP) mengikuti pelatihan membuat kue. Kegiatan…

Kamis, 19 April 2018 08:45

Tahapan Pilkades Dimulai September

SAMPIT – Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang diikuti 48 desa di 17 kecamatan…

Kamis, 19 April 2018 08:40

Kotim Juara Porseni IGTKI Kalteng

SAMPIT – Prestasi membanggakan kembali diukir perwakilan Kabupaten Kotim saat mengikuti pekan…

Rabu, 18 April 2018 09:33

Kotim Target Juara Umum OSN SMA, SEMANGAT!!!

SAMPIT – Kabupaten Kotim mengutus perwakilan untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA/MA…

Rabu, 18 April 2018 09:31

Dinas Perikanan Bentuk Kelompok Budidaya Jelawat

SAMPIT – Dinas Perikanan Kabupaten Kotim optimistis pembudidayaan ikan jelawat bakal dipusatkan…

Rabu, 18 April 2018 09:30

Desa Tangguh Bencana, Siap Hadapi Bencana

SAMPIT – Desa Tangguh (Destana) dibentuk dalam program pencegahan dini dan penanggulangan bencana…

Rabu, 18 April 2018 09:25

AWAS!!! Jangan Rusak Fasilitas Wisata

Jangan Rusak Fasilitas Wisata SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus fokus…

Selasa, 17 April 2018 10:04

Guru PAUD dan Dikmas Adu Kompetisi

SAMPIT – Guna mengetahui perkembangan kompetensi guru dalam mengembangkan dunia pendidikan baik…

Selasa, 17 April 2018 10:00

Berharap Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan kesepakatan bersama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .