MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 13 Februari 2018 12:11
Waaa Lucunya!!! Polres Serahkan Empat Satwa ke BKSDA
SATWA LIAR : Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha saat menyerahkan dua satwa liar dilindungi berjenis owa-owa atau kalawet kepada jajaran BKSDA Provinsi Kalteng, Selasa (12/2).(ANGGRA / RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN - Polres Katingan menyerahkan empat ekor satwa liar dilindungi kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalteng, Selasa (12/2).  Empat hewan yang masih bayi tersebut adalah orang utan, beruang madu, dan dua ekor bayi owa-owa atau kalawet.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha mengatakan, semua bayi satwa dilindungi tersebut diserahkan masyarakat Kecamatan Katingan Hulu secara sukarela kepada kepolisian.

"Awalnya anggota kita mendapat informasi adanya warga yang memelihara satwa dilindungi, setelah dicek ternyata memang benar," ungkapnya.

Hewan-hewan tersebut ditemukan warga saat berada di hutan. Merasa kasihan melihat kondisi bayi yang ditinggal induknya, lalu warga berinisiatif membawa pulang untuk dipelihara 

"Jadi hewan itu sebatas dipelihara saja, belum ada yang mengarah pada bisnis jual beli hewan. Secara umun keempat satwa itu dalam kondisi sehat dan akan segera diserahkan kepada pihak BKSDA Kalteng," imbuhnya.

Dalam prosesnya, warga secara sukarela menyerahkan keempat hewan tersebut kepada aparat kepolisian setelah diberikan pemahaman terkait larangan memelihara satwa-satwa dilindungi.

"Informasi warga, satwa itu sudah dipelihara sejak satu tahun yang lalu. Adapun sanksi pidana memperjual belikan satwa liar dikenakan hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda Rp 100 juta," tegasnya.

Saat itu masyarakat belum mengetahui jika memiliki atau memelihara satwa langka ternyata dilarang. Oleh sebab itu, dirinya mengimbau agar masyarakat Katingan berperan aktif jika menemui keberadaan hewan langka dan dilindungi, baik di hutan maupun yang dipelihara oleh masyarakat.

"Terutama di wilayah hulu dan hilir Katingan yang diduga masih banyak menyimpan satwa-satwa dilindungi. Biasanya satwa keluar hutan atau masuk permukiman penduduk karena faktor pembukaan hutan. Kalau menemukan satwa seperti ini, diminta segera laporkan kepada pihak berwajib," pintanya.

Kasi Wilayah I BKSDA Provinsi Kalteng Junet mengatakan, secara umum kondisi kesehatan keempat satwa dilindungi tersebut cukup baik. Hanya saja bayi beruang madu diketahui agak menurun lantaran diduga stres dalam perjalanan.

"Bayi orang utan ini namanya Maura usia sekitar 2 sampai 2,5 tahun, sedangkan usia dua owa-owa itu sekitar dua tahun. Satwa yang paling kecil adalah beruang madu karena baru berumur sekitar empat bulan, mungkin karena belum terbiasa perjalanan jauh makanya stres," jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya bakal melakukan penanganan khusus di Yayasan BOS Nyaru Menteng Kota Palangka Raya guna mengembalikan kondisi kesehatan bayi beruang madu, serta mengembalikan bobot ideal bayi orang utan tersebut.

"Beruang dan orang utannya langsung kita kirimkan ke Nyaru Menteng untuk mendapatkan treatment khusus. Sedangkan untuk kedua owa-owa, akan kita bawa ke penangkaran BKSDA Kalteng," sebutnya. (agg/yit)

 


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 11:37

Habib Lutfi Ziarah ke Makam Kiai Gede

KOTAWARINGIN LAMA – Maulana Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Hassyim bin Yahya yang mengisi acara…

Senin, 19 Februari 2018 11:35

Wah Gawat!!! Kebakaran Merambah SM Lamandau

PANGKALAN BUN – Kebakaran lahan di wilayah Kotawaringin Barat dan sekitarnya, terus meluas dalam…

Senin, 19 Februari 2018 09:08

Olimpiade Olahraga dan Seni Dimulai

PANGKALAN BANTENG- Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N)…

Senin, 19 Februari 2018 08:59

Jembatan Sungai Pakit Dibangun Tahun ini

PANGKALAN BANTENG - Jembatan di jalan poros Desa Sungai Pakit-Arga Mulya akan dibangun tahun 2018 ini.…

Senin, 19 Februari 2018 08:16

PT. BJAP I Berdayakan Karyawan dengan Koperasi

PANGKALAN BANTENG-Koperasi Karyawan Bangun Jaya PT. BJAP 1 bagikan Sisa Hasil Usaha (SHU). Pembagian…

Minggu, 18 Februari 2018 00:27

LDII Kobar Gelar Workhsop Parenting Skill

PANGKALAN BUN – Banyaknya penggunaan gadget yang tidak terkendali di kalangan anak-anak dan orang…

Sabtu, 17 Februari 2018 15:58

Beribadah, Bagikan Angpau dan Kue Keranjang

PANGKALAN BUN-Tahun Baru Imlek 2569 bagi warga Tionghoa diperingati pada Jumat (16/2). Di Pangkalan…

Sabtu, 17 Februari 2018 15:55

Wihh Ngeri!! Ular Piton Santap Anak Sapi

KOTAWARINGIN LAMA -Anak sapi jantan milik Buran (37), warga RT 04 Kelurahan Kotawaringin Hilir (Kohil)…

Sabtu, 17 Februari 2018 15:53

WASPADA...!! Kebakaran Lahan Makin Marak

PANGKALAN BUN – Musim panas atau musim kemarau belum sepenuhnya melanda wilayah Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 16 Februari 2018 15:14

INNALILLAH!!! Dihantam Truk CPO, Ayah-Anak Tewas

PANGKALAN BUN – Nyawa terus melayang di jalan. Kecelakaan lalu lintas di jalan Trans Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .