MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 13 Februari 2018 12:11
Waaa Lucunya!!! Polres Serahkan Empat Satwa ke BKSDA
SATWA LIAR : Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha saat menyerahkan dua satwa liar dilindungi berjenis owa-owa atau kalawet kepada jajaran BKSDA Provinsi Kalteng, Selasa (12/2).(ANGGRA / RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN - Polres Katingan menyerahkan empat ekor satwa liar dilindungi kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalteng, Selasa (12/2).  Empat hewan yang masih bayi tersebut adalah orang utan, beruang madu, dan dua ekor bayi owa-owa atau kalawet.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha mengatakan, semua bayi satwa dilindungi tersebut diserahkan masyarakat Kecamatan Katingan Hulu secara sukarela kepada kepolisian.

"Awalnya anggota kita mendapat informasi adanya warga yang memelihara satwa dilindungi, setelah dicek ternyata memang benar," ungkapnya.

Hewan-hewan tersebut ditemukan warga saat berada di hutan. Merasa kasihan melihat kondisi bayi yang ditinggal induknya, lalu warga berinisiatif membawa pulang untuk dipelihara 

"Jadi hewan itu sebatas dipelihara saja, belum ada yang mengarah pada bisnis jual beli hewan. Secara umun keempat satwa itu dalam kondisi sehat dan akan segera diserahkan kepada pihak BKSDA Kalteng," imbuhnya.

Dalam prosesnya, warga secara sukarela menyerahkan keempat hewan tersebut kepada aparat kepolisian setelah diberikan pemahaman terkait larangan memelihara satwa-satwa dilindungi.

"Informasi warga, satwa itu sudah dipelihara sejak satu tahun yang lalu. Adapun sanksi pidana memperjual belikan satwa liar dikenakan hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda Rp 100 juta," tegasnya.

Saat itu masyarakat belum mengetahui jika memiliki atau memelihara satwa langka ternyata dilarang. Oleh sebab itu, dirinya mengimbau agar masyarakat Katingan berperan aktif jika menemui keberadaan hewan langka dan dilindungi, baik di hutan maupun yang dipelihara oleh masyarakat.

"Terutama di wilayah hulu dan hilir Katingan yang diduga masih banyak menyimpan satwa-satwa dilindungi. Biasanya satwa keluar hutan atau masuk permukiman penduduk karena faktor pembukaan hutan. Kalau menemukan satwa seperti ini, diminta segera laporkan kepada pihak berwajib," pintanya.

Kasi Wilayah I BKSDA Provinsi Kalteng Junet mengatakan, secara umum kondisi kesehatan keempat satwa dilindungi tersebut cukup baik. Hanya saja bayi beruang madu diketahui agak menurun lantaran diduga stres dalam perjalanan.

"Bayi orang utan ini namanya Maura usia sekitar 2 sampai 2,5 tahun, sedangkan usia dua owa-owa itu sekitar dua tahun. Satwa yang paling kecil adalah beruang madu karena baru berumur sekitar empat bulan, mungkin karena belum terbiasa perjalanan jauh makanya stres," jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya bakal melakukan penanganan khusus di Yayasan BOS Nyaru Menteng Kota Palangka Raya guna mengembalikan kondisi kesehatan bayi beruang madu, serta mengembalikan bobot ideal bayi orang utan tersebut.

"Beruang dan orang utannya langsung kita kirimkan ke Nyaru Menteng untuk mendapatkan treatment khusus. Sedangkan untuk kedua owa-owa, akan kita bawa ke penangkaran BKSDA Kalteng," sebutnya. (agg/yit)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 14:46

ASTAGA!!!! Jalan Licin, Truk Terguling

  KUALA KAPUAS – Akibat hujan yang mengguyur sebagian wilayah…

Rabu, 16 Januari 2019 13:35

Jalan Konsorsium segera Diserahkan kepada Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Aset jalan yang dibangun oleh konsorsium perusahaan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:34

Tahun Ini Kobar akan Bangun Lima Jembatan

PANGKALAN BUN - Tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten (Kobar) akan…

Selasa, 15 Januari 2019 14:55

Pelayanan yang Patut Dicontoh!!! PDAM di Daerah Ini Siap Antar Air Gratis

PANGKALAN BUN – Keluhan gangguan aliran air di sejumlah pelanggan…

Selasa, 15 Januari 2019 14:48

Wow Luar Biasa !!! 12 Tahun Pangkalan Bun Raih Adipura Tanpa Terputus

PANGKALAN BUN- Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat mendapatkan Piala…

Senin, 14 Januari 2019 17:01

Usaha Tangki dan Dump Lesu, Ini Sebabnya..

PANGKALAN BANTENG – Kenaikan harga bahan baku besi untuk kebutuhan…

Senin, 14 Januari 2019 15:44

Pemkab Rancang Kelotok Sampah, Seperti Apa ya Wujudnya?

PANGKALAN BUN - Guna menjaga kebersihan Sungai Arut, Pemerintah Kabupaten…

Senin, 14 Januari 2019 15:39

Wahhhh Kerennya!!!! Jurung Tiga Jadi Destinasi Wisata Baru

PANGKALAN BUN - Hutan Desa Pasir Panjang disulap menjadi destinasi…

Senin, 14 Januari 2019 11:16

Tahun Depan Jalan Desa di Sukamara akan Terang

SUKAMARA – Tahun 2020 mendatang, Pemerintah Kabupaten Sukamara akan memprogramkan…

Senin, 14 Januari 2019 11:07

Petani Suka Maju Panen Bawang Merah

NANGA BULIK – Bumi Bahaum Bakuba sangat subur, berbagai tanaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*