MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 13 Februari 2018 12:19
Suarakan Isi Hati dengan Menerbitkan Buku

Menerima Kunjungan Muhammad Yasir, Penulis Buku Danau Sembuluh

Muhammad Yasir, Penulis Buku Danau Sembuluh

PROKAL.CO, Banyak cara anak muda menyampaikan aspirasinya untuk perbaikan suatu daerah. Seperti yang dilakukan Muhammad Yasir, pemuda asal dari Desa Sembuluh Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan ini. Untuk mencurahkan isi hatinya, dia menulis buku berjudul “DANAU SEMBULUH” sebagai perlawanan terhadap kerusakan kampung halamannya di tengah maraknya investasi.

HENDRI EDITIA, Kuala Pembuang

BEBERAPA tahun meninggalkan kampung halamannya untuk menuntut ilmu di pulau Jawa sepertinya membuat M. Yasir yang saat ini menekuni pendidikan di Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta merasakan benar perbedaan.

Zaman dulu kampung halamannya dengan sekarang, dia merasakan kerusakan alam di daerahnya tersebut sangat memprihatinkan dan seharusnya ini peringatan keras untuk penguasa saat ini.

Dijelaskannya, dalam buku yang berjudul “Danau Sembuluh” dengan kumpulan cerita pendek (Cerpen)  sebanyak 30 judul dengan 214 halaman tersebut dirinya bisa meluapkan isi hatinya terhadap kampung halamannya di tengah pesatnya dunia investasi yang dianggapnya menghabiskan tanah leluhur mereka.

Namun demikian, dirinya menyadari akan keterbatasan seorang mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya kepada pemimpin. Dengan buku yang diterbitkan menjadikan wadah berekpresi menyampaikan suara hatinya untuk diketahui pemimpin.

Pemuda yang kerap dipanggil Yasir Dayak itu, dalam bukunya banyak hal yang dirasakannya zaman dahulu dengan sekarang, minimnya infrastruktur dan investasi masih membuat banyak masyarakat yang hidup aman berdampingan dengan alam, namun di tengah pesatnya investasi yang seharusnya membuka lebar kesejahteraan masyarakat, ternyata ini hanya hayalan dan keuntungan sesaat bagi segelintir orang.

Bahkan menurut mahasiswa yang kini memasuki semester akhir itu, dirinya merasa dengan buku tersebut bisa membuka mata para pemimpin serta pejabat di daerahnya agar lebih memperhatikan kepentingan masyarakat dibandingkan kepentingan pribadi atau golongan.

”Saat ini saya merasa kita perlu berubah untuk lebih maju,” ujarnya.

Dalam bukunya, banyak suara hati bahkan pengalaman Yasir bahkan masyarakat kampung halamannya untuk diketahui petinggi di daerahnya misalnya cerpen yang berjudul Nyanyian Pendulang Puya, Ketika Hutan Telah Tiada, Disini Tak Ada Kebebasan, Kebodohan Yang Mengusik Jiwa serta banyak lagi.

”Semoga dengan adanya buku ini, bisa menggugah jiwa sang pemimpin untuk lebih maju dan ikhlas untuk rakyat,” harapnya. (***/fm)

 


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 09:39

Tingkatkan Patroli Pekat selama Ramadan

SAMPIT – Guna menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat muslim di Kabupaten Kotawaringin Timur…

Rabu, 23 Mei 2018 11:34

WASPADA!!! Maling Spesialis Rumah Kosong

SAMPIT – Ketua Komisi I DPRD Kotim Handoyo J Wibowo mengimbau semua masyarakat Kotim agar mewaspadai…

Rabu, 23 Mei 2018 11:07

Pemprov Komitmen Benahi LPPD

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah berkomitmen akan membenahi…

Rabu, 23 Mei 2018 10:49

Basmi Warung Esek-Esek, Satpol PP: Tak Bisa Langsung Eksekusi

SAMPIT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan,…

Selasa, 22 Mei 2018 10:46

Pemkab Gumas Bagikan Peralatan Penyandang Disabilitas

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gunung Mas…

Selasa, 22 Mei 2018 10:31

Ini yang Dilakukan Satpol PP setelah Robohkan Warung Esek-Esek

SAMPIT- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur kembali membongkar sejumlah warung…

Senin, 21 Mei 2018 17:18

Ramadan, Konsumsi Listrik Naik 2 Megawatt

SAMPIT – Konsumsi listrik di Kotawaringin Timur pada bulan Ramadan meningkat dari bulan sebelumnya.…

Senin, 21 Mei 2018 11:51

Ikon Jelawat, Tempat Favorit Ngabuburit

SAMPIT — Menunggu waktu berbuka puasa menjadi aktivitas yang cukup menarik  bagi kaum…

Senin, 21 Mei 2018 11:42

Transportasi Udara Dipastikan Cukup

SAMPIT -- Ketersediaan transportasi udara pada saat Ramadan dan menjelang arus mudik dan balik lebaran…

Senin, 21 Mei 2018 11:31

Hindari Bahan Berbahaya untuk Kuliner

SAMPIT -- Pedagang kuliner, baik makanan dan minuman di Kotim diminta untuk tidak menggunakan bahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .