MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 13 Februari 2018 12:19
Suarakan Isi Hati dengan Menerbitkan Buku

Menerima Kunjungan Muhammad Yasir, Penulis Buku Danau Sembuluh

Muhammad Yasir, Penulis Buku Danau Sembuluh

PROKAL.CO, Banyak cara anak muda menyampaikan aspirasinya untuk perbaikan suatu daerah. Seperti yang dilakukan Muhammad Yasir, pemuda asal dari Desa Sembuluh Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan ini. Untuk mencurahkan isi hatinya, dia menulis buku berjudul “DANAU SEMBULUH” sebagai perlawanan terhadap kerusakan kampung halamannya di tengah maraknya investasi.

HENDRI EDITIA, Kuala Pembuang

BEBERAPA tahun meninggalkan kampung halamannya untuk menuntut ilmu di pulau Jawa sepertinya membuat M. Yasir yang saat ini menekuni pendidikan di Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta merasakan benar perbedaan.

Zaman dulu kampung halamannya dengan sekarang, dia merasakan kerusakan alam di daerahnya tersebut sangat memprihatinkan dan seharusnya ini peringatan keras untuk penguasa saat ini.

Dijelaskannya, dalam buku yang berjudul “Danau Sembuluh” dengan kumpulan cerita pendek (Cerpen)  sebanyak 30 judul dengan 214 halaman tersebut dirinya bisa meluapkan isi hatinya terhadap kampung halamannya di tengah pesatnya dunia investasi yang dianggapnya menghabiskan tanah leluhur mereka.

Namun demikian, dirinya menyadari akan keterbatasan seorang mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya kepada pemimpin. Dengan buku yang diterbitkan menjadikan wadah berekpresi menyampaikan suara hatinya untuk diketahui pemimpin.

Pemuda yang kerap dipanggil Yasir Dayak itu, dalam bukunya banyak hal yang dirasakannya zaman dahulu dengan sekarang, minimnya infrastruktur dan investasi masih membuat banyak masyarakat yang hidup aman berdampingan dengan alam, namun di tengah pesatnya investasi yang seharusnya membuka lebar kesejahteraan masyarakat, ternyata ini hanya hayalan dan keuntungan sesaat bagi segelintir orang.

Bahkan menurut mahasiswa yang kini memasuki semester akhir itu, dirinya merasa dengan buku tersebut bisa membuka mata para pemimpin serta pejabat di daerahnya agar lebih memperhatikan kepentingan masyarakat dibandingkan kepentingan pribadi atau golongan.

”Saat ini saya merasa kita perlu berubah untuk lebih maju,” ujarnya.

Dalam bukunya, banyak suara hati bahkan pengalaman Yasir bahkan masyarakat kampung halamannya untuk diketahui petinggi di daerahnya misalnya cerpen yang berjudul Nyanyian Pendulang Puya, Ketika Hutan Telah Tiada, Disini Tak Ada Kebebasan, Kebodohan Yang Mengusik Jiwa serta banyak lagi.

”Semoga dengan adanya buku ini, bisa menggugah jiwa sang pemimpin untuk lebih maju dan ikhlas untuk rakyat,” harapnya. (***/fm)

 


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 11:35

ASIKKK!!!! Dermaga Penyeberangan Desa Bebirah Dibuka

SAMPIT – Guna mempermudah dan memperlancar akses penyeberangan, baik untuk kendaraan dan orang,…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:27

Begini Pengakuan Kepala Sekolah Tempat Istri Terduga Teroris Mengajar

PALANGKA RAYA-  Keluarga L, terduga teroris yang diringkus Densus 88 Antiteror Mabes Polri, diduga…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:00

Cat Pintu Gerbang Wisata Ujung Pandaran Kusam

SAMPIT – Warga Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit mengeluhkan pintu gerbang wisata Pantai…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:24

Kwaran Pramuka Kotabesi Tergiat Pertama

SAMPIT – Dalam rangka peringatan HUT pramuka ke-57, Kwartir Cabang (Kwarcab) Kotim memberikan…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:58

WOW!!! Helikopter Seliweran Padamkan Karhan Ini Biayanya Sehari

SAMPIT – Pemerintah mengeluarkan biaya besar untuk operasional helikopter pengebom air, yakni…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Tongkang Tabrak Lanting, Dewan Desak Periksa Izin Galian C

SAMPIT – Insiden tongkang menabrak lanting warga di Sungai Mentaya harus segera diselesaikan.…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:19

Jemaah Tunggu Puncak Ibadah Haji

SAMPIT – Sebanyak 215 orang jamaah calon haji (JCH) asal Kabupetan Kotawaringin Timur telah berada…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:10

Pemkab Apresiasi Pembentangan Bendera

SAMPIT – Pembentangan bendera merah putih yang dilakukan serentak di 14 sungai di Kalteng, salah…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:09

Hampir Sepekan Sistem KTP-El Gangguan

SAMPIT - Sistem pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) mengalami gangguan hampir sepekan…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:07

Nah Kam!!! Pedagang Mangkikit akan Unjuk Rasa

SAMPIT – Pedagang Pasar Mangkikit naik pitam. Mereka menuntut pemerintah segera menuntaskan polemik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .