MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Kamis, 15 Februari 2018 12:01
Panwaslih Katingan Ajak Parpol Tolak Politik Uang
KOMITMEN : Seluruh peserta upacara deklarasi satu persatu tandatangani komitmen bersama menolak politik uang dan politisasi SARA di Kantor Panwaslu Katingan, Rabu (14/2).(ANGGRA / RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Katingan mengajak seluruh partai politik (Parpol) untuk tolak dan lawan politik uang serta politisasi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) demi suksesnya Pilbup Katingan yang berintegritas.

Ketua Panwaslih Katingan Yosafat Ericktovia Kawung mengatakan, komitmen bersama ini menjadi kunci bagi semua pihak agar bersama-sama menciptakan setiap tahapan Pemilu yang bebas dari pengaruh politik transaksional dan penggunaan SARA dalam kampanye.

"Selain menandatangani komitmen bersama seluruh parpol dan pihak-pihak terkait, kami juga melakukan gerakan turun ke jalan untuk membagikan brosur tolak politik uang dan politisasi SARA kepada masyarakat pengguna jalan," ungkapnya, Rabu (14/2).

Menurutnya, pernyataan komitmen pengurus partai politik disimbolkan dengan pembubuhan tanda tangan, nama, dan asal parpol di selembar spanduk. Adapun logo gerakan ini, yaitu bergambar telapak tangan yang melambangkan penolakan terhadap praktik politik uang dan penggunaan isu SARA dalam penyelenggaraan Pilkada 2018.

"Kami mengajak seluruh perwakilan partai politik untuk berkomitmen mengawal pemilihan agar tidak menggunakan praktik politik uang dan SARA. Adapun parpol yang terlibat, diantaranya yakni PSI, Golkar, PDI Perjuangan, PPP, PBB, NasDem, Demokrat, Gerindra, serta sejumlah tim sukses kelima pasangan calon," sebutnya.

Selaku lembaga pengawas, Yosafat mengajak pemilih agar cerdas dalam menentukan pilihan yang berdasarkan pada visi, misi, dan program kerja, bukan karena politik uang dan SARA. Kemudian diminta mendukung pengawasan dan penanganan terhadap politik uang dan politisasi SARA yang dilakukan pengawas pemilu. 

"Salah satu poin dalam deklarasi itu adalah tidak melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan, atau aktivitas dalam bentuk apa pun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran praktik politik uang dan SARA," katanya.

Menurutnya, politik uang dan politisasi SARA merupakan hambatan dalam mewujudkan pilkada berkualitas. Semua elemen bangsa, khususnya yang terlibat dalam pemilu harus menyatakan perlawanan pada politik uang. Sebab, praktik politik uang menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. 

"Sedangkan politisasi SARA berpotensi mengganggu persaudaraan dalam negara kesatuan Indonesia. Kami berkomitmen dan bertanggung jawab memastikan integritas pilkada. Komitmen itu diwujudkan dengan mengajak semua pihak untuk terlibat, termasuk partai politik," pungkasnya. (agg/yit)

 


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 12:25

Debat Publik, Belum Sentuh Visi dan Misi Paslon

KUALA KURUN – Pelaksanaan debat publik Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gunung…

Senin, 18 Juni 2018 12:22

Dam Trinsing Nyaris Jadi Wisata Adu Jotos

MUARA TEWEH – Seperti tahun-tahun sebelumnya, pascalebaran Idul Fitri sejumlah tempat-tempat objek…

Senin, 18 Juni 2018 11:35

ASTAGA!! Malam Takbiran, Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor

PALANGKA RAYA – Ketika masyarakat lain menyambut suka cita perayaan hari nan fitri usai berpuasa…

Senin, 18 Juni 2018 11:33

Libur Lebaran, Tempat Wisata Ini Jadi Primadona di Palangka Raya

PALANGKA RAYA - Sejak hari kedua  perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah, bahkan hingga  dua hari…

Senin, 18 Juni 2018 11:31

Bila Ada Teroris di Kalteng? TEMBAK DI TEMPAT!!!

PALANGKA RAYA – Tak ada toleransi dan tanpa ragu siap memberlakukan tembak ditempat bagi teroris…

Senin, 18 Juni 2018 11:23

Angkot di Terminal Mihing Manasa Bakal Dipindah

PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya melalui suku Dinas Perhubungan (Dishub)-nya bakal…

Senin, 11 Juni 2018 20:28

Palangka Raya Bersiap Hadapi Puncak Arus Mudik 2018

PALANGKA RAYA -Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia bersama Wakil Wali Kota Mofit Saptono Subagio,…

Senin, 11 Juni 2018 20:26

Langka, harga Daging Ayam Tembus Rp 70 Ribu Per Kilogram

BUNTOK– Menjelang Lebaran Idul Fitri 1439 Hijiriyah, daging ayam langka di Barito Selatan (Barsel).…

Senin, 11 Juni 2018 20:23

Jelang Lebaran, Transportasi Sungai di Daerah Ini Jadi Sorotan

PULANG PISAU – Keberadaan transportasi sungai di Pulang Pisau menjadi sorotan. Sebab mobilitas…

Senin, 11 Juni 2018 20:20

Kurun Juara Umum FBMM 2018, Jenita Janet Hebohkan Panggung

KUALA KURUN – Penutupan Pameran Pembangunan, Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) dan Pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .