MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Sabtu, 17 Februari 2018 15:43
Duh Gawat!!! Pembukaan Lahan Ancam Habitat Orangutan

BKSDA Belum Temukan Perdagangan Satwa di Katingan

DISERAHKAN: Orang utan usia 2,5 tahun ini diberi nama Maura. Satwa betina ini diserahkan Polres Katingan kepada BKSDA Kalteng setelah ditemukan terkurung dalam kandang di wilayah Kecamatan Katingan Hulu, belum lama ini.(ANGGRA/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, KASONGAN – Pembabatan kawasan hutan dengan berbagai tujuan diduga telah mengancam populasi orangutan. Terbatasnya habitat orangutan tersebut membuat populasi satwa endemik ini kerap mencari makan ke permukiman penduduk.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha mengatakan, beberapa waktu lalu jajarannya mengamankan satu bayi orangutan di Kecamatan Katingan Hulu. Orangutan yang masih renta tersebut kini berada di bawah pengawasan BOS Nyaru Menteng Palangka Raya.

”Selain itu, kami juga telah menyerahkan tiga satwa dilindungi, seperti bayi beruang madu dan dua ekor owa-owa yang dipelihara warga setelah tidak sengaja ditemukan sendirian di kawasan hutan," ungkapnya, belum lama ini.

Kapolres menuturkan, di wilayah hukumnya mungkin saja masih banyak warga yang masih memelihara satwa-satwa langka yang dilindungi. Dia mengimbau agar satwa tersebut diserahkan kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalteng.

”Biasanya dipelihara karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat bahwa hewan-hewan itu dilindungi negara. Walaupun niatannya baik, warga harus menyerahkan satwa itu untuk dilepasliarkan oleh pihak yang berwenang," imbuhnya.

Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Provinsi Kalteng Junet mengatakan, Katingan memiliki dua kawasan hutan lindung, yakni Taman Nasional Sebangau dan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBR).

”Kawasan itu dijaga sebagai habitat penting bagi orangutan dan beraneka jenis satwa liar langka dan dilindungi undang-undang, seperti beruang madu, macan dahan, rangkok atau tingang/enggang, dan lain-lain," jelasnya.

Akan tetapi, lanjutnya, upaya konservasi terganggu pembukaan hutan secara besar-besaran, seperti untuk perkebunan kelapa sawit. Hal itu menyebabkan kawasan hutan yang seharusnya menjadi koridor penghubung antara hutan lindung dengan habitat orangutan lainnya semakin menyempit.

”Bukan hanya orangutan, semua hewan yang hidup di hutan juga terancam kehidupannya karena habitat yang semakin mengecil. Makanya, BKSDA terus berupaya mentranslokasi satwa liar yang masuk kawasan manusia," bebernya.

Sejauh ini, BKSDA Kalteng belum menemukan satupun kasus perdagangan satwa dilindungi yang terjadi di Kabupaten Katingan. Dia berharap masyarakat sadar bahwa hewan bukan untuk diperjualbelikan walaupun dengan tujuan dan alasan apa pun. 

”Sejauh ini, kami belum menemukan satu pun kasus, namun bukan berarti tidak ada. Makanya, kami jalin kerja sama dengan pihak kepolisian agar dapat membantu menjaga satwa liar kebanggaan Indonesia ini. Semua pihak harus fokus dan serius mempertahankan populasi yang tersisa saat ini," pungkasnya. (agg/ign)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 16:39

Duhhhhh!!!! Warga Batara Dilanda Banjir

MUARA TEWEH – Bencana banjir kembali mengancam sejumlah dataran rendah di wilayah Kabupaten Barito…

Jumat, 16 November 2018 16:31

Luar Biasa!!! Kejati Selamatkan Miliaran Rupiah

PALANGKA RAYA – Pengembalian kerugian keuangan negara dan penyitaan aset para pelaku koruptor…

Jumat, 16 November 2018 15:16

Si Jago Merah Mengamuk, Tiga Rumah Terbakar

KUALA KAPUAS – Dua dari tiga rumah di Jalan Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ludes…

Jumat, 16 November 2018 10:09

Jasa Konstruksi Harus Tahu Aturan

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menuntut peran jasa konstruksi…

Jumat, 16 November 2018 10:06

Ruas Jalan Bukit Rawi, Mulai Ditangani Tahun Depan

PALANGKA RAYA – Penanganan ruas jalan Bukit Rawi dipastikan menggunakan jembatan layang. Hal itu…

Jumat, 16 November 2018 08:41

DPKP Gumas Tanam Jagung Komposit Seluas 440 Hektare

KUALA KURUN – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah memprogramkan…

Kamis, 15 November 2018 16:37

Remaja Mabuk Rendaman Pembalut Perlu Diantisipasi

PALANGKA RAYA – BNNP Kalteng berupaya mencegah penyalahgunaan pembalut wanita oleh remaja yang…

Kamis, 15 November 2018 16:22

MELEDAK!!! Mobil Pelangsir Membara setelah Isi BBM

PALANGKA RAYA – Sebuah mobil sedan mini yang diduga digunakan untuk melangsir bahan bakar minyak…

Kamis, 15 November 2018 11:20

LUAR BIASA!!!! Gubernur Apresiasi Kinerja Brimob

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengapresiasi kinerja Brimob…

Kamis, 15 November 2018 09:02

Raperda APBD 2019 Disepakati, Ingat!!!! Harus Sentuh Program Prioritas

PALANGKA RAYA – Setelah melalui pembahasan panjang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .