MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Sabtu, 17 Februari 2018 15:43
Duh Gawat!!! Pembukaan Lahan Ancam Habitat Orangutan

BKSDA Belum Temukan Perdagangan Satwa di Katingan

DISERAHKAN: Orang utan usia 2,5 tahun ini diberi nama Maura. Satwa betina ini diserahkan Polres Katingan kepada BKSDA Kalteng setelah ditemukan terkurung dalam kandang di wilayah Kecamatan Katingan Hulu, belum lama ini.(ANGGRA/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, KASONGAN – Pembabatan kawasan hutan dengan berbagai tujuan diduga telah mengancam populasi orangutan. Terbatasnya habitat orangutan tersebut membuat populasi satwa endemik ini kerap mencari makan ke permukiman penduduk.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha mengatakan, beberapa waktu lalu jajarannya mengamankan satu bayi orangutan di Kecamatan Katingan Hulu. Orangutan yang masih renta tersebut kini berada di bawah pengawasan BOS Nyaru Menteng Palangka Raya.

”Selain itu, kami juga telah menyerahkan tiga satwa dilindungi, seperti bayi beruang madu dan dua ekor owa-owa yang dipelihara warga setelah tidak sengaja ditemukan sendirian di kawasan hutan," ungkapnya, belum lama ini.

Kapolres menuturkan, di wilayah hukumnya mungkin saja masih banyak warga yang masih memelihara satwa-satwa langka yang dilindungi. Dia mengimbau agar satwa tersebut diserahkan kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalteng.

”Biasanya dipelihara karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat bahwa hewan-hewan itu dilindungi negara. Walaupun niatannya baik, warga harus menyerahkan satwa itu untuk dilepasliarkan oleh pihak yang berwenang," imbuhnya.

Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Provinsi Kalteng Junet mengatakan, Katingan memiliki dua kawasan hutan lindung, yakni Taman Nasional Sebangau dan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBR).

”Kawasan itu dijaga sebagai habitat penting bagi orangutan dan beraneka jenis satwa liar langka dan dilindungi undang-undang, seperti beruang madu, macan dahan, rangkok atau tingang/enggang, dan lain-lain," jelasnya.

Akan tetapi, lanjutnya, upaya konservasi terganggu pembukaan hutan secara besar-besaran, seperti untuk perkebunan kelapa sawit. Hal itu menyebabkan kawasan hutan yang seharusnya menjadi koridor penghubung antara hutan lindung dengan habitat orangutan lainnya semakin menyempit.

”Bukan hanya orangutan, semua hewan yang hidup di hutan juga terancam kehidupannya karena habitat yang semakin mengecil. Makanya, BKSDA terus berupaya mentranslokasi satwa liar yang masuk kawasan manusia," bebernya.

Sejauh ini, BKSDA Kalteng belum menemukan satupun kasus perdagangan satwa dilindungi yang terjadi di Kabupaten Katingan. Dia berharap masyarakat sadar bahwa hewan bukan untuk diperjualbelikan walaupun dengan tujuan dan alasan apa pun. 

”Sejauh ini, kami belum menemukan satu pun kasus, namun bukan berarti tidak ada. Makanya, kami jalin kerja sama dengan pihak kepolisian agar dapat membantu menjaga satwa liar kebanggaan Indonesia ini. Semua pihak harus fokus dan serius mempertahankan populasi yang tersisa saat ini," pungkasnya. (agg/ign)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 12:25

Debat Publik, Belum Sentuh Visi dan Misi Paslon

KUALA KURUN – Pelaksanaan debat publik Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gunung…

Senin, 18 Juni 2018 12:22

Dam Trinsing Nyaris Jadi Wisata Adu Jotos

MUARA TEWEH – Seperti tahun-tahun sebelumnya, pascalebaran Idul Fitri sejumlah tempat-tempat objek…

Senin, 18 Juni 2018 11:35

ASTAGA!! Malam Takbiran, Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor

PALANGKA RAYA – Ketika masyarakat lain menyambut suka cita perayaan hari nan fitri usai berpuasa…

Senin, 18 Juni 2018 11:33

Libur Lebaran, Tempat Wisata Ini Jadi Primadona di Palangka Raya

PALANGKA RAYA - Sejak hari kedua  perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah, bahkan hingga  dua hari…

Senin, 18 Juni 2018 11:31

Bila Ada Teroris di Kalteng? TEMBAK DI TEMPAT!!!

PALANGKA RAYA – Tak ada toleransi dan tanpa ragu siap memberlakukan tembak ditempat bagi teroris…

Senin, 18 Juni 2018 11:23

Angkot di Terminal Mihing Manasa Bakal Dipindah

PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya melalui suku Dinas Perhubungan (Dishub)-nya bakal…

Senin, 18 Juni 2018 09:40

Panwas Tertibkan APK diLuar Ketentuan

KUALA KURUN – Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mulai melakukan penertiban…

Senin, 11 Juni 2018 20:28

Palangka Raya Bersiap Hadapi Puncak Arus Mudik 2018

PALANGKA RAYA -Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia bersama Wakil Wali Kota Mofit Saptono Subagio,…

Senin, 11 Juni 2018 20:26

Langka, harga Daging Ayam Tembus Rp 70 Ribu Per Kilogram

BUNTOK– Menjelang Lebaran Idul Fitri 1439 Hijiriyah, daging ayam langka di Barito Selatan (Barsel).…

Senin, 11 Juni 2018 20:23

Jelang Lebaran, Transportasi Sungai di Daerah Ini Jadi Sorotan

PULANG PISAU – Keberadaan transportasi sungai di Pulang Pisau menjadi sorotan. Sebab mobilitas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .