MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 19 Februari 2018 11:55
Duhhhh!!! di Katingan Marak Tambang Emas Ilegal

Polres Ancam Tindak Tegas Pelaku

TAMBANG EMAS ILEGAL: Dua alat berat berupa ekskavator yang diduga digunakan para penambang untuk membuka lahan tambang emas secara ilegal di wilayah Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Minggu (18/2).(MADIANSYAH FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN - Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) nampaknya masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Katingan. Bahkan informasinya, kegiatan illegal mining tersebut telah merambah hingga memasuki kawasan rencana perkotaan Kasongan. 

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha mengimbau, agar masyarakat segera menghentikan seluruh aktivitas pertambangan emas ilegal di wilayah hukumnya. 

"Kami berharap agar illegal mining segera dihentikan, apalagi yang sudah merambah kawasan-kawasan terlarang, seperti aliran sungai, hutan yang dilindungi, jalan hingga berbagai fasilitas umum lain," terangnya, Minggu (18/2). 

Aktivitas menambang emas maupun mineral alam lain sebenarnya tidak dilarang, hanya saja harus dilaksanakan di lokasi yang sesuai izin atau peruntukan yang diatur oleh pemerintah. 

"Kalau perizinan dan lain-lainnya sudah lengkap, silakan lakukan penambangan. Tapi kalau di luar kawasan yang ditetapkan, maka tolong agar segera dihentikan," imbuhnya. 

Jikapun masih ditemukan aktivitas pertambangan ilegal di wilayahnya, maka Polres Katingan tidak segan-segan menindak semua penambang liar. 

"Penindakan yang dilakukan itu terukur, artinya dimulai dengan sosialisasi dan pembinaan, kalaupun dianggap sudah keterlaluan maka akan ditindak (tangkap, Red)," tegasnya. 

Kapolres menambahkan, sampai saat ini di daerahnya belum ditetapkan wilayah penambangan rakyat (WPR). Sehingga setiap aktivitas pertambangan emas yang di luar perizinan unit usaha yang telah berbadan hukum, maka sifatnya ilegal. 

"Iya benar, hanya penambang yang sudah mempunyai izin saja yang diperbolehkan," tukasnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Sampit, aktivitas pertambangan emas di Kabupaten Katingan masih terjadi. Contohnya tambang emas di aliran DAS Katingan wilayah Desa Kuluk Bali, Kecamatan Pulau Malan. 

"Dulu memang ada puluhan penambang emas di Desa Buntut Bali, tapi sepertinya mereka sudah bergeser ke Desa Kuluk Bali atau ke arah hulu. Padahal lokasi kedua desa ini tidak begitu jauh," ungkap Sehat (35), warga Desa Buntut Bali. 

Madiansyah (28) warga Desa Hampalit menuturkan, antara wilayah Kecamatan Katingan Hilir dan Tewang Sangalang Garing masih ditemukan aktivitas tambang liar di dalam hutan. Bahkan kini, ujarnya, lokasi tambang di sana semakin berkembang pesat hingga menyerupai sebuah perkampungan baru. 

"Kalau sudah malam pokoknya seperti perkampungan saja, banyak sekali manusianya. Warung makan hingga toko kecil-kecilan juga mulai berjualan di sana, orang sering menyebutnya dengan lokasi Sungai atau Danau Sampang," bebernya.

 Bukan cuma di daratan, aktivitas mengeruk sumber daya emas tersebut juga merambah hingga ke aliran anak-anak sungai. Sehingga tak ayal membuat kualitas air sungai semakin memburuk. Bahkan kini terdapat beberapa alat berat yang masuk ke lokasi. Diduga digunakan untuk mengupas lapisan tanah atau pohon ketika hendak membuka lokasi tambang baru.

 "Saya dulu ikut kerja di sana, tapi sekarang sudah tidak lagi. Kebetulan Minggu lalu saya ada antar kawan ke sana, ternyata kondisinya semakin ramai saja. Informasinya mereka ini pelarian dari kecamatan lain, karena di tempat asal mereka takut kena razia," pungkasnya. (agg/fm)

 


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 12:03

Sssstttt!!! Mau Nyaleg Lewat Golkar Ini Ongkosnya

SAMPIT – Calon anggota legislatif dari Partai Golkar diminta menyiapkan dana besar untuk menghadapi…

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Begini Aksi Nyata Pejabat Penting Kalteng Menolak Paham Radikal

PALANGKA RAYA – Sejumlah pejabat penting di Kalimantan Tengah (Kalteng) berusaha merajut persatuan…

Senin, 18 Juni 2018 09:37

AWAS!!! ASN Jangan Tambah Libur

SAMPIT-- Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk disiplin, dan jangan sampai menambah hari libur lagi…

Jumat, 15 Juni 2018 14:29

Ramadan Berakhir, Harusnya Sedih, Harusnya Resah!

SAMPIT -  Seluruh umat Muslim di dunia merayakan hari raya Idul Fitri, Jumat (15/6). Umat menyambut…

Kamis, 14 Juni 2018 17:59

Polisi Ringkus Dua Calo Tiket

PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat dan jajaran Direskrimum Polda Kalteng menangkap dua…

Rabu, 13 Juni 2018 20:47

PT DLU Sampit Tegaskan Tak Ada Kericuhan

SAMPIT – PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit menegaskan, tak ada kericuhan yang terjadi…

Selasa, 12 Juni 2018 20:04

YA TUHAN!!! Bau Asap Merebak, Penumpang Panik

SAMPIT – Arus mudik dengan KM Egon tujuan Semarang yang berangkat 9 Juni lalu diwarnai kepanikan.…

Senin, 11 Juni 2018 20:16

Razia Tim Gabungan Terhadap Angkutan Mudik, Lima Positif Narkoba

SAMPIT – Tim gabungan Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satlantas Polres…

Senin, 11 Juni 2018 13:41

Abrasi Ujung Pandaran, Diduga Akibat Tambang Puya???

SAMPIT – Semakin parahnya abrasi di Pantai Ujung Pandaran disinyalir merupakan warisan para penambang…

Senin, 11 Juni 2018 13:20

IKAPTK Kotim Berbagi Berkah

SAMPIT – Sekitar 58 orang dari berbagai angkatan yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .