MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 20 Februari 2018 11:59
PDAM Kuala Pembuang Beri Subsidi Pelanggan Baru
AIR BERSIH: Petugas sedang memeriksa tempat pengolahan air milik PDAM Kuala Pembuang. Tahun ini, PDAM Kuala Pembuang memberikan subsidi bagi pemasang baru.(HENDRI EDITIA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KUALA PEMBUANG - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Dharma Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, tahun ini memberikan subsidi untuk membantu pelanggan yang ingin melakukan pemasangan baru, hal tersebut ditujukan agar masyarakat bisa menikmati layanan air bersih. 

Direktur PDAM Tirta Dharma Kuala Pembuang Sutrisman mengatakan subsidi tersebut cukup memudahkan masyarakat untuk menikmati layanan PDAM, dimana yang biasanya dikenakan biaya Rp1.045.000, dengan diberi subsidi masyarakat hanya membayar Rp 250 ribu. 

Menurutnya, untuk subsidi tahun ini pihaknya hanya menganggarkan 600 sambungan murah khusus bagi masyarakat yang tinggal di wilayah jangkauan pelayanan PDAM, yakni sekitar Kota Kuala Pembuang atau Kecamatan Seruyan Hilir.

"Saat ini sudah ada terkumpul 550 sambungan, jadi masih tersisa 50 sambungan lagi," katanya, Senin (19/2). 

Ia menjelaskan, program tersebut bertujuan memaksimalkan kapasitas tidak terpakai yang jumlahnya masih cukup besar. Saat ini, kapasitas produksi air 45 liter per detik dengan tidak terpakai 10 liter per detik, dan idealnya dengan produksi tersebut, PDAM bisa melayani hingga empat ribu pelanggan. 

"Jumlah pelanggan kami sekarang ada 3.015 sambungan, jadi kapasitas tidak terpakai masih banyak sehingga target untuk 2018 menghabiskan kapasitas yang tidak terpakai itu agar bisa membangun lagi," imbuhnya. 

Ia menambahkan, selain untuk memaksimalkan penggunaan kapasitas tidak terpakai, program sambungan murah juga untuk mendorong peningkatan pelanggan dengan harapan pendapatan PDAM juga dapat meningkat. 

"Pendapatan PDAM masih Rp1 miliar lebih per tahun, dan ini memang harus ditingkatkan," sebutnya. 

Menurutnya, dengan pendapatan hanya Rp1 miliar lebih per tahun, PDAM Kuala Pembuang masih sangat bergantung dari dana penyertaan modal yang diberikan pemerintah daerah. Sementara penyertaan modal sebesar Rp10 miliar selama lima tahun dan akan berakhir pada 2018 ini. 

" Jadi pendapatan PDAM harus ditingkatkan, agar PDAM bisa mandiri. Walaupun nanti kami masih perlu penyertaan modal, bukan untuk operasional, tapi untuk pengembangan pelayanan," tandasnya. (hen/fm)

 


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 11:58

Calon DPD di Kalteng Diduga Banyak Utusan Parpol

SAMPIT - Sejumlah bakal calon (Bacalon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Senin, 18 Juni 2018 09:36

Kesenian Tradisional Bangkitkan Syiar Islam

SAMPIT- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menganggap kesenian tradisional sangat berperan penting…

Selasa, 12 Juni 2018 20:16

CATAT!!! RSUD dr Murjani Sampit Tegaskan Tetap Beroperasi

CUTI  bersama Lebaran tahun ini sangat panjang. Sepuluh hari pada 11-20 Juni. Di tengah hiruk-pikuk…

Selasa, 12 Juni 2018 20:14

Dibilang Abrasi Gara-Gara Puya, Ini Kata Kades Ujung Pandaran

SAMPIT – Kepala Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit Aswin Nur membantah anggapan bahwa…

Senin, 11 Juni 2018 13:34

Untuk Pencairan Insentif Rp 200 Ribu, Per Bulan Diminta Buka Rekening, Ya Jelas Keberatan!!!

SAMPIT – Sejumlah ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di Kelurahan Mentawa Baru Hulu,…

Senin, 11 Juni 2018 13:31

Nah Ya Am!!! Pemkab Dianggap Teledor Tangani Sampah

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai teledor menanangi masalah…

Sabtu, 09 Juni 2018 10:40

Sabuk Pantai Diduga Gagal Fungsi

SAMPIT – Rusaknya Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit kembali mendapat tanggapan dari…

Jumat, 08 Juni 2018 15:53

APAR Tak Digunakan, Laporan Lamban

SAMPIT – Kebakaran kios di salah satu los pedagang di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Jalan Iskandar,…

Jumat, 08 Juni 2018 11:43

Beberapa Hari Ini Sampit Jorok, Ini Jawabannya..

SAMPIT –Warga Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, dan Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa…

Jumat, 08 Juni 2018 11:40

Sudah 4.732 Pemudik Tinggalkan Sampit

SAMPIT -  Sejak H-15 hingga H-8 (kemarin) terdata  sebanyak 4. 732 orang meninggalkan Sampit. …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .