MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 23 Februari 2018 16:03
ALHAMDULILLAH!!! Hujan Turun, Karhutla Tetap Ditangani
BERSINERGI: Kerja sama angggota TNI-Polri dalam memadamkan kebakaran lahan di jalan Pangkalan Bun – Kolam, belum lama tadi.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Dua hari terakhir  sebagian wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) diguyur hujan deras. Kondisi itu cukup membantu, karena cukup banyakmembantu pemadaman hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seperti di kilometer 13 jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam).

Dandim 1014/PBN sekaligus Dansub Satgas Darat Karhutla Letkol Inf Wisnu Kurniawan menyampaikan, api sudah mulai padam dan proses pemadaman terus berjalan. Walau pun dalam dua hari ini satelit tidak menyatakan ada hotspot, pihaknya tetap melaksanakan kegiatan sosialisasi dalam rangka pencegahan terhadap terjadinya karhutla di wilayah Kodim 1014/PBN.

”Langkah selanjutnya kita akan melaksanakan rapat koodinasi teknis bersama stakeholder yang ada beserta seluruh kades, camat, tokoh masyarakat dan sebagainya. Mereka kita kumpulkan dan diberikan arahan bagaimana baiknya mencegah karhutla,”paparnya, di Makodim 1014/PBN, Kamis (22/2) kemarin.

Selain itu pihaknya juga akan mengadakan apel gelar personel mau pun perlengkapan yang merupakan bentuk kesiapan Satgas Karhutla untuk menghadapi atau mencegah terjadinya karhutla. Tujuannnya agar tidak lagi terjadi karhutla seperti lima hari yang lalu.

”Kejadian kemarin itu cukup merepotkan kita semua dan merugikan masyarakat. Pada bulan Maret dan April ke depan, prediksi BMKG bahwa kita akan mengalami kemarau yang lebih panjang dari pada tahun kemarin,” terang Wisnu.

Ditambahkannya, menghadapi kemarau panjang perlu langkah yang cepat untuk menghadapi musim kemarau. Ia akan memprioritaskan langkah pencegahan dan bukan penindakan, karena dengan langkah pencegahan lebih efektif.

”Dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat bahwa membakar lahan sangat merugikan, kemudian melaksanakan patroli di daerah titik yang rawan karhutla,” terangnya.

Kendati demikian, apabila sudah terjadi karhutla pihaknya akan melakukan penindakan, dengan tim pemadam dan tim khusus yang bergerak menangkap pelaku pembakaran lahan. Tentunya sudah ada undang-undang bahwa pelaku pembakaran lahan dan hutan akan dikenakan hukuman pidana maupun hukuman denda. Selain ituakan diserahkan kepada Polri untuk menindaklanjuti secara hukum.

”Di wilayah Kalimantan Barat dan Tengah akan menjadi kemarau lebih awal, dan prediksi BMKG menyatakan demikian, mungkin perkiraannya di atas bulan Maret,” cetus Wisnu.

Sementara itu, Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Pangkalan Bun, Honesty Rizal menjelaskan, terlihat di radar pada wilayah jalan Pangkalan Bun - Kolam tidak tercover awan hujan. Karena untuk hujan hari ini hampir sama dengan hujan yang kemarin. 

”Pengaruh regionalnya mendukung. Seperti angin di atas terlihat adanya pembelokan angin di wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya,” tambah Rizal.

Ditambahkannya, pembelokan ini membuat angin melambat dan menumpuk sehingga terjadi penumpukan uap air yang cukup banyak dan menumbuhkan awan hujan. “Untuk dampaknya terhadap hotspot, pembakaran lahan akan menjadi susah dengan adanya hujan. Karena wilayah Kobar dan sekitarnya sendiri merupakan wilayah gambut yang membutuhkan waktu lama untuk kering dan bisa dibakar,” pungkasnya. (jok/gus)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 14:50

Satpol PP Pelototi Eks Lokalisasi

PANGKALAN BUN-Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kotawaringin…

Sabtu, 22 September 2018 14:21

Lurah Pangkut Dikejutkan Warganya

ARUT UTARA - Lurah Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Thomas Nasir…

Jumat, 21 September 2018 16:47

Abrasi Pantai Kikis Jalan Pesisir

PANGKALAN BUN- Abrasi pantai di Desa Sebuai dan Desa Keraya, Kecamatan Kumai makin bertambah parah.…

Jumat, 21 September 2018 15:24

Tumpang Sari Karet Semangka Dinilai Cukup Berhasil

PANGKALAN BANTENG – Pendampingan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten…

Jumat, 21 September 2018 11:29

Kedelai Naik, Perajin Tahu Tempe Tertekan

PANGKALAN BANTENG - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat resah perajin tahu dan tempe…

Jumat, 21 September 2018 11:25

Sengketa Tanah di Karang Mulya, Fraksi Golkar Minta Pemkab Turun Tangan

PANGKALAN BUN - Persoalan sengketa tanah di Desa Karang Mulya terus bergulir. Masyarakat yang merasa…

Kamis, 20 September 2018 13:28

Kemarau kok Hujan??? Ini Penjelasannya

PANGKALAN BUN - Fenomena hujan di musim kemarau yang terjadi mulai Selasa (18/9) sekitar pukul 20.00…

Rabu, 19 September 2018 18:05

Kobar Berpeluang Gelar CAT Mandiri

PANGKALAN BUN – Hari ini pemerintah akan mengumumkan formasi jabatan yang dibuka untuk penerimaan…

Rabu, 19 September 2018 18:00

Begini Cara PDAM Tirta Arut Beri Layanan Ekstra

PANGKALAN BUN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun memberikan pelayanan…

Rabu, 19 September 2018 17:53

TELEDOR!!! Bupati Tegur Kepala SOPD, Pecatan Honorer Berharap Kembali Bekerja

SAMPIT – Pemecatan terhadap 55 tenaga kontrak di lingkup Pemkab Kotim merupakan buah dari keteledoran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .