MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Rabu, 07 Maret 2018 09:11
AWAS!!!!! Jangan Jual Rokok Kepada Anak -Anak
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), DPRD Kotim Dadang H Syamsu

PROKAL.CO, SAMPIT-Dalam rancangan peraturan daerah (raperda), terkait kawasan tanpa rokok,  isinya tidak hanya mengatur soal kawasan, tetapi juga tata niaga rokok di Kotim. Bahkan dalam aturan itu, soal penjualan rokok kepada anak dibawah umur adalah hal yang tegas dilarang.

“Salah satunya memang mengatur penjualan rokok, yang dilarang kepada anak di bawah umur dan ketentuan itu tertuang jelas dan tegas dalam pasal di raperda  kawasan tanpa rokok ini, “kata Dadang  H Syamsu, ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), DPRD Kotim.

Dijelaskan,  secara otomatis aturan itu akan mengatur sanksi. Salah satunya sanksi pidana kurungan dan denda kepada si penjual rokok,  jika terbukti dan tertangkap tangan menjual rokok kepada anak di bawah umur atau anak usia sekolah. ”Kalau tidak salah memuat sanksi kurungan paling sedikit 15 hari dan denda 10 juta kepada si penjual itu tadi, “kata Dadang menambahkan.

Menurutnya, pembahasan raperda itu kini sudah usai. Posisi regulasi ini tengah mendapatkan evaluasi dari pemerintah provinsi Kalteng. Apabila dalam hasil evaluasi oleh biro hukum provinsi raperda itu tidak ada masalah maka segera disahkan. Rencananya pengesahan ini paling lambat diakhir bulan Maret. “Mungkin rencananya minggu keempat bulan Maret, “tambah Dadang.

Ditegaskannya,  aturan itu bukan tanpa dasar dan bukan hal  yang berlebihan. Dia melihat saat ini selain fenomena lainnya, di kalangan pelajar juga hal merokok sudah dianggap biasa. Padahal rokok memang jelas selain menganggu kesehatan si perokok,  juga  orang di sekitarnya. Namun lanjut Dadang,  garang tidaknya perda itu bukan hanya dalam dokumen lembaran saja, tetapi implementasi di lapangan secara berkelanjutan yang diharapkan oleh Bapemperda DPRD.

“Jangan sampai perda selesai disahkan  tapi tidak ada pelaksanaan di lapangan. Satpol PP Kotim sebagai stake holder harus bertanggung jawab. Jangan hanya garang kepada PKL saja, “tandas Dadang. (ang/gus)


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 16:31

Kini, Satlinmas di Bawah Satpol PP

SAMPIT - Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang sebelumnya berada dalam…

Rabu, 14 November 2018 16:29

Duhhhh!!! RSUD dr Murjani Sampit Masih Rawan Kebanjiran

SAMPIT – Banjir dadakan yang juga terjadi di RSUD dr…

Rabu, 14 November 2018 16:21

DASAR SETAN!!!! Kawan Pingsan Malah Diperkosa

SAMPIT – Penjahat seksual masih menjadi ancaman kaum hawa. RF,…

Rabu, 14 November 2018 12:19

Tunjangan Pegawai Macet, Ini Penjelasan Pihak RSUD dr Murjani

SAMPIT – Para pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Rabu, 14 November 2018 11:50

Normalisasi Sungai Jangan Sampai Gagal

SAMPIT - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur Hero…

Rabu, 14 November 2018 11:32

Warga Diminta Aktifkan Pos Kamling , YUK!!!

SAMPIT – Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)…

Rabu, 14 November 2018 11:19

WOW!!! Rp 1,2 Miliar Atasi Kelistrikan PDAM

SAMPIT – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mentaya Sampit…

Selasa, 13 November 2018 09:23

TENANG!!!! Guru Kontrak Tak Perlu Resah, Pemkab Tawarkan Solusi

SAMPIT— Terkait polemik masalah penggajian guru kontrak, karena terancam tak…

Senin, 12 November 2018 13:54

Listrik Tak Stabil Bikin Traffic Light Ngadat

SAMPIT— Tidak stabilnya tegangan listrik beberapa waktu lalu membuat traffic…

Sabtu, 10 November 2018 15:31

Tes Karakteristik Pribadi Jadi Momok Peserta CPNS

SAMPIT – Sejumlah peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .