MANAGED BY:
RABU
20 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Rabu, 07 Maret 2018 09:11
AWAS!!!!! Jangan Jual Rokok Kepada Anak -Anak
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), DPRD Kotim Dadang H Syamsu

PROKAL.CO, SAMPIT-Dalam rancangan peraturan daerah (raperda), terkait kawasan tanpa rokok,  isinya tidak hanya mengatur soal kawasan, tetapi juga tata niaga rokok di Kotim. Bahkan dalam aturan itu, soal penjualan rokok kepada anak dibawah umur adalah hal yang tegas dilarang.

“Salah satunya memang mengatur penjualan rokok, yang dilarang kepada anak di bawah umur dan ketentuan itu tertuang jelas dan tegas dalam pasal di raperda  kawasan tanpa rokok ini, “kata Dadang  H Syamsu, ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), DPRD Kotim.

Dijelaskan,  secara otomatis aturan itu akan mengatur sanksi. Salah satunya sanksi pidana kurungan dan denda kepada si penjual rokok,  jika terbukti dan tertangkap tangan menjual rokok kepada anak di bawah umur atau anak usia sekolah. ”Kalau tidak salah memuat sanksi kurungan paling sedikit 15 hari dan denda 10 juta kepada si penjual itu tadi, “kata Dadang menambahkan.

Menurutnya, pembahasan raperda itu kini sudah usai. Posisi regulasi ini tengah mendapatkan evaluasi dari pemerintah provinsi Kalteng. Apabila dalam hasil evaluasi oleh biro hukum provinsi raperda itu tidak ada masalah maka segera disahkan. Rencananya pengesahan ini paling lambat diakhir bulan Maret. “Mungkin rencananya minggu keempat bulan Maret, “tambah Dadang.

Ditegaskannya,  aturan itu bukan tanpa dasar dan bukan hal  yang berlebihan. Dia melihat saat ini selain fenomena lainnya, di kalangan pelajar juga hal merokok sudah dianggap biasa. Padahal rokok memang jelas selain menganggu kesehatan si perokok,  juga  orang di sekitarnya. Namun lanjut Dadang,  garang tidaknya perda itu bukan hanya dalam dokumen lembaran saja, tetapi implementasi di lapangan secara berkelanjutan yang diharapkan oleh Bapemperda DPRD.

“Jangan sampai perda selesai disahkan  tapi tidak ada pelaksanaan di lapangan. Satpol PP Kotim sebagai stake holder harus bertanggung jawab. Jangan hanya garang kepada PKL saja, “tandas Dadang. (ang/gus)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 14:55

GO AKREDITASI..!!!! RSUD Murjani Gelar Simulasi

SAMPIT– Tim Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menyimulasikan survei penilaian…

Selasa, 19 Maret 2019 21:22

RSUD dr Murjani Siap Tampung Caleg Stres

SAMPIT-  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit siap…

Selasa, 19 Maret 2019 15:08

Imigrasi Kukuhkan Tim Pora Kecamatan

SAMPIT – Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI)…

Selasa, 19 Maret 2019 14:57

Ketika Kurniawan dan Rico Ceper "Merumput" di Sampit

SAMPIT- Riuh suara alat musik yang dimainkan para suporter bola…

Selasa, 19 Maret 2019 09:01

Sirkuit Roadrace Ditarget Selesai 2020

SAMPIT— Proses Pembangunan sirkuit roadrace oleh Pemerintah Kabupaten  Kotawaringin Timur…

Selasa, 19 Maret 2019 08:53

Akhirnya... Pasar Rakyat Mentaya segera Digunakan

SAMPIT- Setelah sekian lama menganggur, akhirnya bangunan Pasar Rakyat Mentaya…

Selasa, 19 Maret 2019 08:49

Sinergi KPPN Sampit Membangun Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

KPPN Sampit sebagai Kuasa Bendahara Umum Negara di daerah memiliki…

Senin, 18 Maret 2019 09:36

Bank Kateng Ramaikan Sampit Expo 2019

SAMPIT – Untuk kesekian kalinya Bank Kalteng Cabang Sampit berpatisipasi…

Senin, 18 Maret 2019 09:12

Perekaman KTP-el Capai 95 Persen

SAMPIT— Upaya perekaman KTP elektronik (KTP-el) terus dilakukan oleh Dinas Kependudukan…

Senin, 18 Maret 2019 09:06

Kawasan Pasar Rakyat Mentaya Mulai Ditertibkan

SAMPIT-Pemkab Kotim melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin),   bersinergi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*