MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 10 Maret 2018 14:57
AWAS!!! Buaya Ganas Berkeliaran Bebas
Seekor buaya berkeliaran di sekitar perairan Desa Ganepo.(RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Warga di Kecamatan Seranau bertahun-tahun hidup dikelilingi buaya di wilayah itu. Hewan predator tersebut berkeliaran bebas di Sungai Mentaya dan kerap muncul ke permukaan. Serangan buaya terhadap manusia biasanya paling rawan malam hari. Warga setempat diminta waspada.

Radar Sampit yang ikut bersama tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Polairud Kalteng secara terpisah, Jumat (9/3), melihat langsung penampakan buaya tersebut di permukaan Sungai Mentaya. Penyisiran buaya itu merupakan respons terhadap serangan buaya yang menimpa Jumi (49), warga Desa Ganepo, Kamis (8/3) lalu.

Dua orang tim BKSDA yang dipimpin Komandan Pos Jaga Muriansyah, menyisir sungai menggunakan kelotok, dipandu warga setempat sebagai motoris, Etek. Sebelum tiba di lokasi serangan buaya, ketika menyeberang sungai dari Desa Pelangsian menuju Desa Ganepo, sekitar 75 meter dari titian tempat Jumi disambar buaya, seekor buaya muncul ke permukaan.

Saat itu jarum jam menunjukkan sekitar pukul 08.47. Buaya tersebut diperkirakan berukuran sekitar tiga meter. Hanya punggungnya yang terlihat di permukaan, di sekitar pinggiran sungai. Diduga buaya tersebut mengincar sejumlah monyet yang bergelantungan di atas pohon di pinggir sungai.

Ketika kelotok yang ditumpangi Radar Sampit bersama tim hanya berjarak sekitar dua meter, buaya tersebut membuat gelombang dan kembali menyelam. 

”Buaya ini hidup di alam bebas. Ketika melihat manusia, dia akan menyelam,” kata Muriansyah yang tampak sudah biasa menghadapi suasana seperti itu. Dia berdiri di atas kelotok memerhatikan daerah sekitarnya. 

Etek yang sibuk mengemudi kelotok juga mengaku sudah terbiasa melihat kemunculan buaya. ”Buaya ini memang sudah lama ada dan biasa dilihat warga setiap hari. Sebelumnya tak pernah menyerang (manusia),” kata Etek sambil mematikan kelotoknya di sekitar buaya itu menghilang.

Suasana berubah tegang. Muriansyah dan anggotanya kemudian memegang seutas tali, sementara Etek mengeluarkan parang, mengantisipasi jika buaya menyerang.

”Buaya itu tidak seperti ikan yang bisa terbang dari air,” kata Muriansyah berusaha mencairkan suasana.

Sekitar dua menit, buaya itu tak lagi muncul. Etek kemudian menghidupkan mesin kelotok dan mengarahkannya menuju kediaman Jumi. 

Di rumah Jumi, Muriansyah memberikan bantuan. Dia juga mendapat penjelasan mengenai serangan buaya tersebut. Luka yang diderita Jumi akibat serangan buaya tersebut tak terlalu parah. Dia sudah bisa pergi ke pasar serta menjalani aktivitasnya sehari-hari sebagai pedagang.. (mir/sir/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 15:06

Pengadilan Negeri Harus Jadi Rumah Keadilan

SAMPIT – Pengadilan Negeri Sampit sebagai ujung tombak penegakan hukum diminta bisa menjadi rumah…

Sabtu, 22 September 2018 08:14

Ini Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Gunung Mas di Pileg 2019

KUALA KURUN-   Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunung Mas  mengumumkan secara terbuka Daftar…

Jumat, 21 September 2018 17:26

Ini Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Gunung Mas di Pileg 2019

KUALA KURUN-   Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunung Mas  mengumumkan secara terbuka Daftar…

Jumat, 21 September 2018 14:43

Pemilik KTP Kalimantan Dapat ”Keistimewaan”

SAMPIT – Peserta yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kalimantan mendapat ”keistimewaan”…

Jumat, 21 September 2018 14:36

NAHHHH!!! Nasabah CU EPI Klaim Punya Bukti Aset Gelap Tersangka

SAMPIT – Sejumlah nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit mengaku menemukan aset…

Kamis, 20 September 2018 13:25

Ssttttt!!!! Kejari Endus Manipulasi Harga Tanah

SAMPIT – Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur (Kotim) menduga terjadi manipulasi harga tanah dalam…

Kamis, 20 September 2018 13:19

Waspadai Overload Pengunjung Situs, Ini yang Perlu Dilakukan Pelamar CPNS Segera

PANGKALAN BUN – Batas waktu pendaftaran CPNS tahun ini sangat terbatas. Para pelamar diminta CPNS…

Rabu, 19 September 2018 08:46

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Air

KUALA KAPUAS – Kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas mulai…

Selasa, 18 September 2018 16:02

Bupati Balas ”Serangan” Wakil Rakyat

SAMPIT – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membalas ”serangan”…

Senin, 17 September 2018 15:25

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Polisi Periksa 30 Saksi

MUARA TEWEH – Dugaan pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Camp C Hajak PT Antang Ganda Utama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .