MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 10 Maret 2018 16:22
Buaya Penyambar Jumi Lebih Besar dari yang Menampakkan Diri
Jumi, warga Desa Ganepo yang diserang buaya, menceritakan pengamalannya kepada petugas Ditpolair Polda Kalteng.(FAHRY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT- Jumi menceritakan kejadian yang nyaris membuatnya tewas Kamis (8/3) lalu. Saat itu dia sedang mencuci pakaian. Ketika membilas pakaian di titian bantaran Sungai Mentaya, kain yang digenggam Jumi tersangkut sesuatu dan terasa seperti ditarik-tarik.

Jumi tak sadar pakaian yang dicucinya tersangkut pada seekor buaya. Dia pun berusaha menarik pakaian itu sekuat tenaga. Namun, ternyata bukan hanya pakaiannya yang berhasil ditarik.

Buaya ganas tersebut ikut muncul ke permukaan bersamaan dengan pakaian Jumi, kemudian menyambar lengan dan telapak tangan kirinya. Hewan itu gagal menggigit Jumi karena posisi telapak tangan korban berada di lantai titian yang dibuat dari kayu ulin.

Gigitan buaya itu lepas, karena saat hendak menarik korbannya, tangan Jumi terhalang kayu itu. Hanya tangan Jumi yang terluka dan ada bekas gigi buaya.

Usai berbincang dengan Jumi, Muriansyah kembali mengitari sungai di sekitar lokasi kejadian, untuk mencari tahu penyebab buaya menyambar manusia. Termasuk jumlah populasi buaya tersebut di sekitar sungai wilayah Desa Ganepo.

”Dari survei dan informasi yang diperoleh dari warga sekitar, ada dua buaya. Satu sudah kami lihat dan yang satu tidak menampakkan diri. Dari cerita penduduk sekitar sini yang menyerang Jumi, bukan buaya yang beberapa kali muncul tadi,” katanya.

Muriansyah menjelaskan, buaya yang muncul beberapa kali dan dikejar itu hanya berukuran sekitar tiga meter, sementara buaya yang menyambar Jumi berukuran sekitar empat meter. Predator tersebut juga enggan menampakkan diri kepada manusia.

BACA JUGA:  Buaya Ganas Berkeliaran Bebas

Pihaknya akan menindaklanjuti teror buaya tersebut. Salah satunya dengan menangkap buaya itu, sebelum ada korban jiwa atau dibunuh penduduk setempat.

”Mengingat di sekitar lokasi ada permukiman penduduk, sudah seharusnya buaya itu segera ditangkap. Bukan tidak mungkin, sudah menjadi sifatnya menyerang dan memangsa. Tetapi, saya laporkan kepada pimpinan terlebih dahulu,” katanya.(mir/sir/ign)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 18:07

EDDAAANN!!! Sering Nyabu, Wanita Hamil Ini Terancam Melahirkan di Tahanan

SAMPIT – Kepolisian Sektor (Polsek) Baamang harus berperan sebagai suami siaga. Sebab, ada tahanan…

Selasa, 25 September 2018 18:00

Penyebab Ribuan Ikan Mati Belum Diketahui, Tapi Emmm...

SAMPIT – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotim melaporkan hasil analisa uji laboratorium…

Selasa, 25 September 2018 17:56

Desak Presiden Cabut Moratorium Pemekaran

SAMPIT - Sejumlah kepala desa dan tokoh masyarakat se-Indonesia mendesak Presiden RI Joko Widodo mencabut…

Selasa, 25 September 2018 11:44

BERBAHAYA!!! Solar Tumpah di Jalan, Puluhan Pemotor Terjatuh

SAMPIT – Sejumlah pengendara motor yang melintas di persimpangan Jalan MT Haryono - Kapten Mulyono,…

Senin, 24 September 2018 16:14

Kasus CU EPI, Penyidik Panggil Dua Tersangka Baru

SAMPIT - Keluarga tersangka kasus dugaan penggelapan dana nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU…

Sabtu, 22 September 2018 15:06

Pengadilan Negeri Harus Jadi Rumah Keadilan

SAMPIT – Pengadilan Negeri Sampit sebagai ujung tombak penegakan hukum diminta bisa menjadi rumah…

Sabtu, 22 September 2018 08:14

Ini Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Gunung Mas di Pileg 2019

KUALA KURUN-   Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunung Mas  mengumumkan secara terbuka Daftar…

Jumat, 21 September 2018 17:26

Ini Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Gunung Mas di Pileg 2019

KUALA KURUN-   Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunung Mas  mengumumkan secara terbuka Daftar…

Jumat, 21 September 2018 14:43

Pemilik KTP Kalimantan Dapat ”Keistimewaan”

SAMPIT – Peserta yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kalimantan mendapat ”keistimewaan”…

Jumat, 21 September 2018 14:36

NAHHHH!!! Nasabah CU EPI Klaim Punya Bukti Aset Gelap Tersangka

SAMPIT – Sejumlah nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit mengaku menemukan aset…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .