MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Selasa, 13 Maret 2018 11:55
Tarif Parkir Dinilai Tak Wajar, Warga Jadi Ogah ke Pameran
PAMERAN: Suasana pameran saat beberapa pengunjung sedang memilih dan membeli barang hasil UMKM yang dipajang pada Gelar Karya 2018 di Jalan Temanggung Tilung, Senin (12/3).(YUSHO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Gelaran Karya 2018 yang memamerkan produk unggulan Kalteng menuai bebrapa masalah dalam  penyelenggaraannya, salah satunya adalah masalah parkir liar yang dirasa warga, tarif yang dimintanya di luar kewajaran.

Beberapa informasi yang diperoleh dari berbagai media sosial, masyarakat menyayangkan penyelenggara yang kurang memperhatikan kenyamanan masyarakat untuk datang memeriahkan pergelaran karya produk unggulan Kalteng tersebut.

Dilansir dari salah satu akun Facebook (FB) atas nama Debi Pesolima, ia merasa kecewa dengan adanya pungutan yang kurang jelas maksudnya. Pasalnya saat setibanya di pameran dirinya sudah dihadang oleh beberapa orang yang memberikan tiket masuk dan membayar.

“Setahu saya masuk pameran itu tidak bayar, saat pertama masuk sudah dihadang orang dengan memberikan tiket dengan nominal, kemudian saya bayarlah disitu, setelah masuk dan diarahkan ke lokasi parkiran, saya dimintai lagi untuk bayar parkir dengan nominal Rp 10.000, kita bukan masalah tidak mau bayar atau gimana namun yang pasti harus jelas peruntukannya,” ucapnya di FB, Minggu (11/3) malam.

Dalam cuitannya disalah satu groub media sosial (medso) tersebut muncul berbagai komentar lainnya, seperti cuitan Hazim Hashshad Husain, berkomentar, mengarapkan tindakan instansi terkait untuk bertindak lebih dulu, jangan bertindak setelah ada korban.

“Kalau memang parkir liar, “Bersihkan ja”. Supaya tidak terulang terus kasus parkir liar, karena banyak sekali tumbuh parkir liar di Kota Palangka Raya ini, kita juga minta pemerintah bertidak jangna bertindak setelah ada korban,” komentarnya.

Bakan adan akun atas nama, Ibonk Raban, yang mempertanyakan tindakan pihak kepolisian, untuk memberantas pungli yang mengatasnamakan parkir. “Polres Palangka Raya, Mana nih tindakannya terhdap preman yang melakukan pungli di pameran,” cuitannya.

Bahkan ada salah satu akun atas nama, Ty yang mengatakan bahwa dirinya merasa kapok untuk parkir di area pameran, dimana para tukang parkir hanya meminta bayaran tanpa memberikan kenyamanan dan tanggung jawab.

“Kapok mah parkir di Tilung kalau ada acara, tukang parkirnya seenaknya aja ngambil tarif, motor parkir sendiri, nambil juga sendiri, ada yang ilang juga gak tanggung jawab,” cetusnya dalam cuitannya dikolom komentar.

Mas Didi, yang ikut berkomentar juga mengharapkan, adanya evaluasi dari penyelenggara dan juga dinas terkait, sehingga kedepan saat adanya kegiatan serupa, tidak lagi terulang hal yang tidak nyaman bagi masyarakat banyak.

“Sebagai penikmat pameran dan penggemar kayra seni, saya berharap ada evaluasi, termasuk ketua dan penanggung jawab, sebab kalau gk salah itu dibawah naungan dinas,” harapannya dalam komentarnya.

Dilain komentar, Dick Ranggati, berharap keada pemerintah kota untuk bertindak, sebab tarif parkir sudah tercantum dan diatur oleh perda, sebab apabila seprti ini terus menerus maka masyarakat enggan untuk ke pameran.

“Pemerintah kota bertindak dong, ini kan acara untuk masyarakat juga. Kok bisa-bisanyaa tagihan parkir sampai 10 ribu, itu namanya pemalakaan. Karena mobil paling mahaal Rp 5000, itupun jika dihitung perjam mungkin hanya naik Rp 3.000 dan itu parkir resmi bukan parkir liar. Kalau sama-sama cari nafkah yang bener dong. Masa kita niat cari hiburan malah dibuat kesal, kalau seperti ini masyarakat engga datang ke acara semacam itu,” katanya.

Inilah beberapa cibiran dan komentar masyarakat terkait tarif parkir liar yang cukup memberatkan masyarakat dalam acara Gelar Kayra 2018 produk unggulan yang dilaksanakan di area lapangan terbuka Temanggung Tilung Palangka Raya. (rm-86/vin)

 


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 09:28

Bupati Pastikan Harga Sembako di Kobar Stabil

PANGKALAN BUN- Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah…

Jumat, 25 Mei 2018 09:26

Lomba Foto Pesona Kalteng 2018, Ini Pemenangnya

PALANGKA RAYA - Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah mengundang…

Jumat, 25 Mei 2018 09:24

Gubernur Sering Ketemu Kapolri, Ini yang Dibicarakan Mereka

PALANGKA RAYA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal M Tito Karnavian menyebutkan,…

Jumat, 25 Mei 2018 09:21

INGAT!!! Perusahaan Harus Tepat Waktu Bayar THR

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran kembali mengingatkan perkebunan untuk memberikan lahan…

Kamis, 24 Mei 2018 18:01

Ini Dia Koleksi Baru Benda Pusaka Museum Balanga

PALANGKA RAYA- UPT Museum Balanga Palangka Raya kini menambah koleksi benda pusaka baru. Koleksi…

Kamis, 24 Mei 2018 17:54

Panwascam Teweh Tengah Dinilai Tak Adil

MUARA TEWEH - Penertiban atribut kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Barito…

Kamis, 24 Mei 2018 09:07

Paket Sembako Murah Diserbu Warga

KUALA KURUN – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan…

Rabu, 23 Mei 2018 11:04

Gubernur Buka Puasa Bersama di Pangkalan Bun

PALANGKA RAYA - Sejak hari pertama Ramadan, Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran melakukan kunjungan…

Selasa, 22 Mei 2018 15:35

Waaa Cemen!!! Pacar Sama Pria Lain, Sarip Terjun dari Jembatan

MUARA TEWEH – Diduga karena cemburu, Sarip, warga Lanjas, Kabupaten Barito Utara, berusaha mengakhiri…

Selasa, 22 Mei 2018 10:57

NAH KAM!!! Bupati Ancam Cabut Izin Pangkalan Elpiji

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat mengharapkan agar seluruh pangkalan elpiji tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .