MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 13 Maret 2018 15:03
Sering Hujan, Petani Sayur di Sampit Rugi
BERPACU DENGAN CUACA : Petani memanen tanaman sawi di kebun Jalan Teratai 4 Sampit, Senin (12/3).(ALFRITS/RADAR DAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir mengakibatkan tanaman sayur rusak. Kelebihan pasokan air membuat tanaman layu dan mati. Kondisi ini diperparah dengan angin kencang.

Kerusakan tanaman sayur dialami Ma’naji, petani sayur di Jalan Teratai 4 Sampit. Sawi, kangkung, bayam, dan bawang prei tidak dapat dijual lantaran rusak.

“Kalau hujan gini ya rugi. Sudah produksinya menurun, harganya juga tidak bisa naik,” ucap Ma’naji, Senin (12/3).

Meskipun hujan dapat meringankan tugasnya untuk mengairi lahan, tapi jika kelebihan air justru merugikan. Dia juga harus mengalokasikan dana lebih untuk pupuk yang larut oleh air hujan.  

Kejadian serupa juga dialami Asmuna, petani sayur di lokasi yang sama. Dirinya menanam selada, kangkung, bayam, dan sawi. Dirinya memilih sayur itu lantaran masa panen yang tidak terlalu lama, yaitu sekitar 40 hari.

“Kalau selada masih agak kuat terkena angin. Soalnya dia kan pendek-pendek. Beda sama sawi yang tinggi, mudah rusak,” katanya sambil mengikat bayam di dalam pondok.

Menurutnya, kangkung dan bayam masih bisa bertahan di musim penghujan. Hasil panennya juga lebih bagus dibandingkan dengan sawi. Serangan ulat juga datang menyerang tanaman sawi saat musim hujan.

Alih-alih mendapat untung lebih, dirinya harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli obat pemberantas ulat. Harga sayur yang hanya Rp 1.500 hinga Rp 3.000 per ikat tidak sebanding dengan obat pembasmi ulat seharga Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu.

Para petani itu berharap agar intensitas hujan di musim ini tidak terlalu tinggi. Serta, harga jual sayur dapat merangkak naik untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. (rm-88/yit)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 17:08

Makin Parah!!!! Abrasi Ancam Rumah Betang

SAMPIT- Abrasi tidak hanya menyapu beberapa rumah warga desa di pesisir Pantai Ujung Pandaran,…

Rabu, 23 Mei 2018 11:34

WASPADA!!! Maling Spesialis Rumah Kosong

SAMPIT – Ketua Komisi I DPRD Kotim Handoyo J Wibowo mengimbau semua masyarakat Kotim agar mewaspadai…

Rabu, 23 Mei 2018 11:07

Pemprov Komitmen Benahi LPPD

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah berkomitmen akan membenahi…

Rabu, 23 Mei 2018 10:49

Basmi Warung Esek-Esek, Satpol PP: Tak Bisa Langsung Eksekusi

SAMPIT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan,…

Selasa, 22 Mei 2018 10:46

Pemkab Gumas Bagikan Peralatan Penyandang Disabilitas

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gunung Mas…

Selasa, 22 Mei 2018 10:31

Ini yang Dilakukan Satpol PP setelah Robohkan Warung Esek-Esek

SAMPIT- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur kembali membongkar sejumlah warung…

Senin, 21 Mei 2018 17:18

Ramadan, Konsumsi Listrik Naik 2 Megawatt

SAMPIT – Konsumsi listrik di Kotawaringin Timur pada bulan Ramadan meningkat dari bulan sebelumnya.…

Senin, 21 Mei 2018 11:51

Ikon Jelawat, Tempat Favorit Ngabuburit

SAMPIT — Menunggu waktu berbuka puasa menjadi aktivitas yang cukup menarik  bagi kaum…

Senin, 21 Mei 2018 11:42

Transportasi Udara Dipastikan Cukup

SAMPIT -- Ketersediaan transportasi udara pada saat Ramadan dan menjelang arus mudik dan balik lebaran…

Senin, 21 Mei 2018 11:31

Hindari Bahan Berbahaya untuk Kuliner

SAMPIT -- Pedagang kuliner, baik makanan dan minuman di Kotim diminta untuk tidak menggunakan bahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .