MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Selasa, 13 Maret 2018 15:40
Pemilik Galangan Jadi Tersangka, Hakim Diprotes
TAK TERIMA: Penasihat Hukum (PH) dari Sabran Antonius Kristianto (baju panjang) didampingi pihak keluarga memperlihatkan legalitas galangan kayu dan tak terima putusan hakim, Senin (12/3).(DODI/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Kalah dalam praperadilan dan merasa tak diberikan keadilan oleh majelis hakim, tersangka kepemilikan kayu diduga ilegal dan kuasa hukumnya mengancamkan akan melaporkan hakim atas putusan Praperadikan kepada Komisi Kode Etik dan Komisi III DPR-RI.

Upaya  itu dilakukan setelah pemilik galangan kayu yang dijadikan tersangka oleh pihak Satuan Polisi Reaksi Cepat (SPORC) Dinas Kehutanan dalam kasus pengangkutan sembilan kubik kayu jenis meranti campuran. Padahal diakui tersangka hanya sebagai penjual kayu dan membeli kayu tersebut di bansaw yang sudah berizin atau legal.

Mereka mengaku keberatan hingga menetapkan Sabran sebagai tersangka dan menilai hal itu dilakukan dengan cara tidak professional. Sebab Sabran sebagai pemilik galangan ditetapkan sebagai tersangka sedangkan pihak pembeli dari galangan dan pemilik bansaw yang menjadi tempat pihak galangan membeli kayu tidak dilakukan penyelidikan.

“Kami minta keadilan dan putusan majelis hakim itu sangat tidak adil, karena putusan dalam praperadilan tersebut dianggapnya tidak berlandaskan hukum dan gugatan pihaknya ditolak,” tegas Penasehat Hukum (PH) dari Sabran, Antonius Kristianto, Senin (12/3).

Kata Antonius, putusan itu juga mencantumkan dan  menganggap mekanisme yang dilakukan Sporc sudah sesuai prosedur. Padahal sejumlah bukti dan keterangan saksi ahli dalam sidang praperadilan diabaikan oleh Majelis Hakim yang dipimpin Zulkifli.

”Ini tidak bisa dibiarkan dan tidak adil. Intinya putusan ini akan kami laporkan ke Komisi Kode Etik hakim dan Komisi III DPR-RI, karena kami nilai putusan ini tidak memiliki landasan hukum yang kuat,” tegasnya.

Sementara itu, pihak keluarga Sabran, Udin  menyebutkan keberatan atas penanganan yang dilakukan pihak SPORC karena galangan yang dimiliki Sabran sendiri telah mengantongi izin dan pengangkutan kayu juga bukan dilakukan oleh pihaknya namun oleh pihak pembeli.

“Jelas tindakan tidak professional. Galangan memiliki izin dan pengangkutan dilakukan sendiri oleh pembeli namun pemilik galangan yang jadi tersangka sedangkan pihak galangan juga membeli kayu tersebut dari bansaw dan ada nota-nota pembeliannya,” tegasnya.

Dia menerangkan, kasus ini berawal dari adanya pembeli bernama Wahyu yang mendatangi galangan milik Sabran di Jalan Seth Adji. Saat itu Wahyu menyuruh anak buahnya untuk mebeli kayu jenis meranti campuran di galangan milik Sabran sebanyak 9 kubik dan saat itu disepakati harga untuk 9 kubik kayu itu senilai Rp 20 Juta, pengangkutannya dilakukan sendiri oleh pembeli.

Tak lama, tambahnya , anak buah Wahyu mengangkut kayu yang dibeli dengan menggunakan truk dan ternyata truk tersebut diamankan oleh pihak SPORC. Oleh Wahyu meminta agar Sabran mengecek keberadaan anak buah Wahyu di Kantor SPORC. Karena merasa tak bersalah Sabran mendatangi Kantor SPORC Sabran dan ternyata diamankan.

“Tak lama ditetapkan sebagai tersangka atas pengangkutan kayu sedangkan Wahyu selaku pembeli tidak dilakukan penanganan oleh pihak Sporc, padahal hal itu tidak ada kaitannya. Intinya kami keberatan dan akan menempuh jalur hukum lagi,” pungkasnya.(daq)

 


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 09:25

AWAS!!!!Parpol Dilarang Ikut Pawai

SAMPIT – Partai Politik (Parpol) dilarang mengikuti pawai pembangunan dalam rangka Hari Kemerdekaan…

Jumat, 17 Agustus 2018 09:10

Kalteng Toreh Prestasi di Festival Budaya Borneo

PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah (Kalteng) menorehkan prestasi pada Festival Budaya Borneo yang…

Kamis, 16 Agustus 2018 18:07

Waahhhh Senangnya!!! 70 Napi Langsung Bebas

PALANGKA RAYA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah membagian remisi bagi…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:57

Sebagian Orang Tua Tunda Imunisasi MR

PALANGKA RAYA – Polemik kandungan vaksin Measles Rubella (MR) yang belum tuntas, membuat sebagian…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Pengurus Masjid Dilatih Potong Kurban

PANGKALAN BUN – Sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah, Dinas Peternakan dan Kesehatan…

Rabu, 15 Agustus 2018 19:26

Rakhman Kunjungi Jamaah Haji dan Bagikan Kurma

PANGKALAN BUN - Anggota DPD RI Komite III Utusan Kalimantan Tengah (Kalteng) H Muhammad Rakhman…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:37

WIDIHHHH NGERRRIII!!! Tarik Besi, Dua Pekerja Bangunan Tersengat Listrik

MUARA TEWEH – Lantaran terkena sengatan listrik pada saat bekerja, dua orang pekerja bangunan…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:34

Sepuluh Orang Utan Dilepasliarkan

PALANGKA RAYA - Sepuluh Orang utan kembali dilepasliarkan. Kali ini terdiri dari tiga jantan dan…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:32

MENGHARUKAN!!! Ibu dan Bayi yang Dibuang Dipertemukan

PALANGKA RAYA – Ibu bayi mungil yang sempat dibuang disemak-semak di Jalan G Obos akhirnya diberi…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:36

Perkuat Program Membangun Desa

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengingatkan, pentingnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .