MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 13 Maret 2018 15:50
Ratusan Warga Geruduk Dua Perkebunan

Perusahaan Akomodir Tuntutan Warga

KONDUSIF: Aksi pemortalan di lahan PT Nusantara Sawit Perdana (NSP) di Desa Kandan, Kecamatan Kotabesi.(RADO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Konflik lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memanas. Ratusan warga mendatangi dua perkebunan di dua lokasi berbeda, Senin (12/3). Mereka memaksa memortal jalan untuk menghentikan aktivitas perusahaan. Hal itu membuat Kapolres Kotim AKBP Muchtar S Siregar turun tangan meredam suasana.

Di Kecamatan Cempaga, warga yang mengaku dari sejumlah desa di wilayah itu, ramai-ramai mendatangi areal perkebunan PT TASK. Mereka sempat ingin memasang Hinting Pali. Namun, aksi itu batal setelah aparat Polres Kotim datang ke lokasi.

Warga menuntut ganti rugi lahan dan realisasi plasma yang mereka anggap belum terealisasi. Namun, setelah masing-masing pihak bertemu, mereka sepakat menunggu proses tindak lanjut dari perusahaan.

Muchtar yang berusaha menenangkan warga mengatakan, pihaknya tidak ingin masyarakat melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri. Meski demikian, dia yakin masyarakat taat pada aturan.

Menurut Muchtar, kedatangan mereka ke lokasi sesuai tugas mereka menjaga situasi agar aman dan kondusif. ”Kami wajib melayani masyarakat. Sesuai prosedur, kami menjaga situasi agar aman,” ujarnya.

Perwakilan manajemen PT TASK III Arif Nasution berjanji akan menyampaikan usulan dari masyarakat. Mengenai tuntutan ganti rugi lahan, apabila belum ada realisasi, pihaknya siap mengganti rugi. Begitu juga dengan plasma. Dalam waktu dekat ini akan mengonsultasikan ke manajemen.

”Usulan dari masyarakat itu akan kami konsultasikan dulu dengan manajemen,” ujar Arif saat di lokasi aksi.

Sementara itu, di Kecamatan Kotabesi, ratusan warga dari beberapa desa yang tergabung dalam Kelompok Tani Dayak Misik memortal areal perusahaan PT Nusantara Sawit Persada (NSP). Aksi itu dijaga ketat anggota Polres Kotim. Mereka menuntut agar perusahaan memberikan plasma kepada warga.

Kapolres Kotim melalui Kabag Ops AKP Boni Ariefianto di lokasi kegiatan mengatakan, pihaknya mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, terutama yang merugikan masyarakat. Setelah warga memortal jalan, akhirnya disepakati perusahaan dan Kelompok Tani Dayak Misik melakukan mediasi di aula Kecamatan Kotabesi.

”Hasil mediasi nanti yang akan jadi keputusan dan langkah berikutnya. Untuk situasi berlangsung kondusif. Kami menjaga situasi agar jangan sampai dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan dirinya sebagai Kelompok Tani Dayak Misik,” kata Boni.

Situasi di lapangan berlangsung aman dan kondusif. Pengamanan dari Polres Kotim yang mengerahkan ratusan anggotanya disertai pengamanan perusahaan setempat, membuat situasi bisa diredam. (ang/ign)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 15:16

HEBOHHHH!!! Wagub Kalteng Jadi Sopir Taksi Online

PALANGKA RAYA – Tindakan Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail…

Selasa, 15 Januari 2019 15:30

Diduga Mabuk, Dua Pelajar ”Dihajar” Mobil

SAMPIT – Dua pelajarSMA di Kabupaten Kotawaringin Timur, Bn (19)…

Selasa, 15 Januari 2019 15:23

Tokoh Ini Desak Publikasikan Oknum Legislator Pemalas

SAMPIT – Perilaku oknum anggota DPRD yang kerap mangkir dari…

Selasa, 15 Januari 2019 09:56

Membanggakan!!! Prestasi Adipura Tanggung Jawab Bersama

SAMPIT—Keberhasilan meraih Piala Adipura 2018 atau kali  kelima, menjadi salah…

Senin, 14 Januari 2019 17:13

Tabrakan Beruntun, Dua Orang Masuk RSUD

SAMPIT – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Sudirman kilometet…

Senin, 14 Januari 2019 15:18

EDDDANNNN!!!! Otak Perampokan Pura-Pura Jadi Korban

PULANG PISAU – Aksi pura-pura Surianto menjadi korban perampokan terbongkar.…

Senin, 14 Januari 2019 09:02

Piala Adipura Diterima Hari Ini

SAMPIT— Anugerah piala Adipura atas predikat kota kecil bersih yang…

Sabtu, 12 Januari 2019 13:40

RASAKAN!!! Ditembus Peluru, Perampok Keokkkkk

KUALA KAPUAS – Aparat kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku perampokan…

Sabtu, 12 Januari 2019 13:33

Ya Ampunnn!!!! Perlu 20 Orang Angkut Titi Wati

PALANGKA RAYA – Evakusi terhadap Titi Wati  (37), wanita berbobot sekitar…

Jumat, 11 Januari 2019 15:16

Begini Proses Evakuasi Wanita Terberat di Kalteng, Jebol Pintu dan Jendela Rumah

PALANGKA RAYA - Wanita terberat di Kalimantan Tengah dengan bobot sekitar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*