MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Minggu, 18 Maret 2018 00:17
AWAS!!! Jalan Rusak gara-gara Banjir
DIKERUK: Pembuatan drainase baru untuk mencegah banjir dan kerusakan jalan. Drainase yang tidak berfungsi dibongkar dan dibangun lagi. (FOTO: SLAMET HARMOKO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG Penyebab sering rusaknya jalan poros di sepanjang kawasan pasar lama dan pasar baru Karang Mulya mulai dibongkar. Pembongkaran dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kualitas jalan dua jalur di kawasan tersebut, Sabtu (17/3).

Kecilnya saluran drainase dan ketiadaan lubang pelimpahan membuat aliran air, terutama saat turun hujan menggenangi jalan dan membuat lapisan aspal mudah terkelupas. Selain itu genangan air juga membuat jalan selalu basah dan membuat konstruksi aspal melemah.

Rencananya drainase yang akan diperlebar sepanjang pengerjaan jalan dua jalur yang mencapai 1,4 kilometer.

Kepada Radar Pangkalan Bun, Khotim salah seorang warga Karang Mulya mengatakan bahwa pembongkaran drainase tersebut sudah lama ditunggu masyarakat. Pasalnya selama ini drainase yang ada dianggap terlalu kecil dan posisinya justru lebih tinggi dibandingkan jalan.

“Drainase sebelumnya sudah banyak yang tertutup, jadi saat tersumbat sulit untuk membongkarnya,”katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Widodo, pembongkaran drainase sebenarnya sudah menjadi harapan warga. Meski sebagian halaman toko mereka dibongkar. Menurutnya tidak masalah karena, buntunya drainase yang mengalirkan air buangan hingga ke sungai di dekat pasar baru Karang Mulya berperan vital pada pencegahan banjir.

“Beberapa waktu lalu jalan di depan pasar baru Karang Mulya sempat tergenang banjir, dan salah satu penyebabnya karena drainase yang tidak berfungsi sehingg air menggenag dijalan. Ditambah lagi lebar sungai juga menyempit, “ katanya, Sabtu (17/3).

Seperti diketahui bahwa pengerjaan proyek pembangunan jalan kedua di Jalan Jenderal Ahmad Yani di kawasan pasar Karang Mulya hingga depan komplek perkantoran Kecamatan Pangkalan Banteng mulai dikerjakan.

Pembersihan mulai dilakukan, namun informasi yang diperoleh Radar Pangkalan Bun pengerjaan hanya sepanjang 1,4 kilometer. Dimulai dari ujung aspal di depan pasar hingga depan kantor PLN Pangkalan Banteng.

“Yang kami  kerjakan hanya 1.400 meter, mulai depan pasar hingga depan Polsek,” ungkap salah seorang pekerja saat dibincangi Radar Pangkalanbun.

Pengerjaan jalan selebar 11 meter dan selanjutnya pengaspalan dilakukan dengan lebar 7-8 meter. “Kalau jalan secera keseluruhan lebarnya 11 meter, nanti tidak semuanya diaspal,” katanya.

Menurutnya, untuk pengerjaan hari itu pihaknya hanya fokus untuk kawasan yang tidak terdapat penghalang. Selanjutnya baru mengerjakan wilayah yang masih terdapat beberapa bangunan dan juga lapak bensin eceran dan juga tiang-tiang papan nama toko.

“Kami kerjakan dulu yang kosong, nanti yang masih ada kios bensin dan plang-plang toko kami susul belakangan,” ungkapnya.

Seperti diketahui bahwa pembangunan jalan dua jalur itu merupakan tinda lanjut dari semrawutnya jalur lalulintas di kawasan pasar hingga komplek kantor kecamatan. Kesemrawutan yang terjadi dikhawatirkan berdampak pada meningkatkan kecelakaan di jalan.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas PUPR Kobar, Agus Yuwono. Menurutnya penganggaran jalan menjadi dua jalur tersebut bertahap karena jika dikerjakan langsung akan menyedot dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kobar.

“Jalan itu nanti kami buat jalur dua, jalur utama yang jalan Jenderal Ahmad Yani merupakan tanggung jawab pemerintah Pusat. Pemerintah Kabupaten akan membangun jalur sebelahnya sehingga menjadi dua jalur,” jelas Agus.

Menurut Agus dalam perencanaan pada tahun 2018 jalan tersebut sudah diusulkan. Ia juga membenarkan bahwa sesuai rencana jalur dua dijalan tersebut dimulai dari simpang dinamika sampai bundaran Piala Desa Amin Jaya. Dari Data yang dimiliki Dinas PUPR kawasan tersebut juga sudah clear menjadi jalur umum sehingga sudah tidak ada lagi bangunan masyarakat.

Selain penganggaran pembangunan jalan ditahun 2018, pembenahan drainase juga akan dilakukan. Karena badan jalan di kawasan itu kondisinya lebih rendah dibanding bahu jalan. Termasuk tanah bangunan milik warga yang berada disamping jalan kiri dan kanan sepanjang jalan itu lebih tinggi. Hal itulah yang mengakibatkan jalan bisa banjir dan mudah rusak..

“Kami akan benahi juga drainasenya, karena bisa banjir, lihat saja kondisi jalan lebih rendah dibanding tanah warga di kanan dan kiri jalan,” jelasnya. (sla/fm)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 09:47

Maksimalkan Tiga Pilar untuk Perangi Hoax

PANGKALAN BANTENG - Maraknya kabar hoax yang berkembang telah meresahkan masyarakat, tak terkecuali…

Jumat, 20 April 2018 15:08

Rakhman Silaturahmi ke Tokoh Kotim

SAMPIT - Anggota DPD RI Komite III perwakilan Kalimantan Tengah (Kalteng), H Muhammad Rakhman melaksanakan…

Jumat, 20 April 2018 15:01

Dibungkus Kemasan Kerupuk, Jutaan Batang Rokok Diselundupkan

PANGKALAN BUN – Pelabuhan Kumai, sebagai salah satu pintu gerbang ekonomi  Kalimantan Tengah…

Jumat, 20 April 2018 14:37

Promosi Wisata Perlu Strategi Digital, Seperti Apa Itu?

PANGKALAN BUN- Untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Kotawaringin perlu pemasaran digital yang…

Jumat, 20 April 2018 14:32

Jalan Tembus Banteng-Kumai Digarap

PANGKALAN BANTENG-Pembangunan jalan melalui konsorsium perusahaan tahap kedua akan segera dimulai. Rencana…

Jumat, 20 April 2018 09:51

BBGRM Buka Layanan KB Gratis

NANGA BULIK – Puluhan ibu-ibu dari Kelurahan Tapin Bini dan sekitarnya antusias mendatangi mobil…

Jumat, 20 April 2018 09:49

Gubernur Dukung Pariwisata Sukamara

SUKAMARA – Potensi pariwisata di Kabupaten Sukamara dinilai sangat potensial untuk dikembangkan,…

Kamis, 19 April 2018 12:16

Penjual Miras dan Penjudi Dibekuk

KOTAWARINGIN LAMA – Patroli kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) jajaran Polsek Kotawaringin…

Kamis, 19 April 2018 12:01

MAKIN BANGGA..!! TNI dan Warga Bangun Sanitasi di Pengungsian

PANGKALAN BUN - Korban kebakaran mess karyawan PT Korindo Aria Bima Sari dan warga RT 11B, Kelurahan…

Kamis, 19 April 2018 11:57

Pelajar SMP Gelar Pecoblosan di Sekolah

PANGKALAN BANTENG- Hans Deka dan Lutfi Hadi terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Swasta Indah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .