MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Kamis, 29 Maret 2018 15:22
Nyindir Ni Yee!!! Warga Tanam Pohon Pisangdi Lubang Jalan

Mofit Sebut Pemerintah Tak Tinggal Diam

SINDIRAN PEDAS: Warga Jalan Cristopel Mihing menyindir pemerintah dengan menanam pohon pisang di tengah jalan, Rabu (28/3).(DODI/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Warga Jalan Cristopel Mihing, Palangka Raya memiliki cara unik dalam menyidir pemerintah. Seakan sudah muak menunggu janji manis dalam peningkatan infrastruktur maupun kesejahteraan bagi masyarakat, pohon pisang dan ban bekas ditancapkan di tengah kubangan jalan yang berlubang dan banyak digenangi air. Bahkan tak tangung-tangung warga sepakat menulis “Selamat Hari Bumi dan Air, kolam ini akan diresmikan wali kota terpilih”.

Pemandangan itu sudah beberapa hari terlihat tepat di Jalan Cristopel Mihing, hingga Rabu (28/3). Langkah itu dilakukan agar pemerintah memperhatikan dan memperbaiki jalan dimaksud. Terlebih tak jauh dari lokasi itu warga menyebutkan truk kontainer perusahaan salah satu menjadi andil kerusakan jalan terjadi.

Warga sekitar, juga dosen Universitas Palangka Raya Fakultas Hukum, Fransisco mengatakan reaksi spontan masyarakat itu merupakan bentuk keputusasaan masyarakat, sekaligus tidak lain bentuk sebuah kritikan tajam kepada pemerintah, khususnya pemerintah kota. Yakni masyarakat melakukan penanaman pohon pisang bertuliskan kolam dan akan diresmikan oleh wali kota  ditengah jalan.

Fransisco menilai langkah itu dilakukan karena tidak adanya upaya pihak pemerintah apalagi tidak pernah menggubris keluhan masyarakat, sehingga warga sudah muak. Padahal harusnya permasalahan sepele seperti itu bisa diselesaikan dan pemerintah harus peka.

”Ini sindiran warga harusnya segera menindaklanjutinya. Jangan sampai permasalahan itu berlarut-larut, sehingga muncul persoalan lain seperti yang ada ini, termasuk adanya korban jiwa,” ujarnya.

Ia mengatakan apabila pemimpin daerah mau mendengarkan keluhan masyarakat, maka Ibu Kota Provinsi Kalteng tersebut akan tertata dengan baik sesuai keinginan Pemkot setempat."Kami butuh pemimpin yang peka dengan adanya persoalan masyarakat. Warga itu tidak butuh proyek taman-taman yang banyak, tapi malah jalan rusak dan dapat membahayakan,” kata Fransisco.

Ia menambahkan semoga dengan adanya langkah itu, pemerintah segera memperbaiki dan masyarakat dalam pemilihan kepala daerah bisa memilih pemimpin yang peka terhadap permasalahan masyarakat dan Kota Palangka Raya.”Itu bahaya kalau tidak segera dilakukan perbaikan. Saya harap ini tak terulang lagi dan sindiran bisa direspon cepat,” pungkasnya.

Sementra itu, warga sekitar lainnya, Udin menyebutkan di lokasi itu kerap kali terjadi kecelakan karena ketika melintas pengemudi bisa terjatuh. Bahkan realita itu sudah lebih dua tahun tetapi tidak pernah ada perbaikan. “Seringlah orang terjatuh maka itu sepakat warga melakukan hal itu  karena berlubang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah,” ujarnya.

Udin menyampaikan disepenjang jalan Cristopel Mihing beberapa lubang besar seakan dibiarkan tanpa dilakukan perbaikan. Keadaan itu ditambah pula truk kontainer milik sebuah perusahaan di kawasan setempat lalu lalang tanpa mengindahkan kondisi jalan.

“Jujur kami meresahkan pengendara yang melintas. Sebab, lubang jalan yang mengangang ditengah jalan tersebut, banyak memakan korban namun tidak sampai merenggut nyawa. Apalagi rusaknya jalan tetap dilalui truk container hingga memperparah kondisi jalan, harusnya truk tidak masuk dan bongkar muat di luar kota,” katanya.

Udin menambahkan warga setempat sebenarnya sudah beberapa kali menimbun sejumlah lubang jalan.Hanya saja setelah dilakukan penimbunan dengan pasir uruk dan bebatuan, sehingga tidak optimal dan tak lama kembali berlubang dan membahayakan masyarakat.” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio tidak menepis banyaknya infrastruktur jalan, baik dalam kota maupun di luar kota termasuk jalan di pemukiman warga yang mengalami kerusakan bahkan belum tersentuh pembangunan.

Mofit menegaskan pemerintah kota terus mengupayakan pemerataan infrastruktur disetiap lini kawasan. Terutama tetap memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang memang perlu perbaikan, perawatan ataupun yang masih tidak tersentuh pembangunan.

“Selama ini pemkot tidak tinggal diam, namun terus merencanakan pembangunan dengan anggaran yang tersedia. Hanya saja semuanya itu dilakukan bertahap,” ungkapnya.

Perlu diingat lanjut Mofit, dalam pembangunan infrastruktur jalan di Kota Palangka Raya saat ini tidak semerta-merta mampu dilakukan pemkot secara mandiri, akan tetapi memerlukan sinergitas bersama.Terlebih Kota Palangka Raya merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Tengah.

“Paling tidak bisa dikerjasamakan dengan pemerintah provinsi.Sebut saja, bagian mana yang menjadi kewenangan  pemkot, bagian mana jadi kewenangan provinsi dan bagian mana yang bisa dilakukan bersama-sama,”ujarnya.

Mofit menambahkan upaya pemerataan infrastruktur di Palangka Raya selama ini terus direncanakan, sehingga tidaklah mengherankan bila rintisan pembangunan jalan telah menyentuh kekawasan-kawasan yang masih tergolong sepi dari pemukiman warga. Karenanya, perencanaan jalan selama ini dilakukan pemkot melalui evaluasi mendasar.

“Pemerintah begitu memahami betapa gundahnya masyarakat terhadap banyaknya kondisi jalan yang rusak atau yang belum tersentuh oleh pembangunan. Intinya, kebijakan pemerintah akan selalu ada dalam pemerataan infrastruktur. Baik infrastruktur jalan dalam kota, pemukiman warga dan kawasan pelosok. Namun perlu diingat semuanya dilakukan secara perlahan,” tutupnya. (daq/vin)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 10:45

DPRD Gumas dan Barito Kuala Tukar Informasi

KUALA KURUN – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama…

Jumat, 18 Januari 2019 10:44

1.174 KPM Terima Bansos Non Tunai PKH

KUALA KURUN – Tahun 2019, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos…

Jumat, 18 Januari 2019 10:42

Wajib!!!! Perusda BMT Harus Dongkrak PAD

PALANGKA RAYA – Pada tahun sidang 2019, terdapat sejumlah Rancangan…

Jumat, 18 Januari 2019 10:40

Kadis Diminta Kembalikan Rp 4 Miliar, Lah Kenapa????

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengingatkan…

Kamis, 17 Januari 2019 17:46

Amankan Dua Truk Kayu Ilegal

PALANGKA RAYA – Diduga mengangkut kayu ilegal, dua unit truk…

Kamis, 17 Januari 2019 17:43

Wali Kota Minta Radar Palangka Kawal Pembangunan

PALANGKA RAYA – Untuk menjalin silaturahmi dan mempererat kebersamaan antara…

Kamis, 17 Januari 2019 17:18

Bandellll...Satpol PP Pasang Line, Dagangan akan Diangkut Paksa

PALANGKA RAYA – Sejumlah pedagang buah dadakan di Kota Palangka…

Kamis, 17 Januari 2019 09:39

Pulang Pisau Terapkan Online Single Submission

PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau (Pulpis) Edy Pratowo melakukan…

Kamis, 17 Januari 2019 09:36

Persatukan Komitmen Pemilu Melalui Natal Kebangsaan

KASONGAN - Pemkab Katingan menggelar perayaan Natal Kebangsaan bersama jajaran…

Kamis, 17 Januari 2019 09:25

Pemprov Kalteng Dorong Program Kantin Sehat di Sekolah

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pengawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*