MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Kamis, 29 Maret 2018 15:22
Nyindir Ni Yee!!! Warga Tanam Pohon Pisangdi Lubang Jalan

Mofit Sebut Pemerintah Tak Tinggal Diam

SINDIRAN PEDAS: Warga Jalan Cristopel Mihing menyindir pemerintah dengan menanam pohon pisang di tengah jalan, Rabu (28/3).(DODI/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Warga Jalan Cristopel Mihing, Palangka Raya memiliki cara unik dalam menyidir pemerintah. Seakan sudah muak menunggu janji manis dalam peningkatan infrastruktur maupun kesejahteraan bagi masyarakat, pohon pisang dan ban bekas ditancapkan di tengah kubangan jalan yang berlubang dan banyak digenangi air. Bahkan tak tangung-tangung warga sepakat menulis “Selamat Hari Bumi dan Air, kolam ini akan diresmikan wali kota terpilih”.

Pemandangan itu sudah beberapa hari terlihat tepat di Jalan Cristopel Mihing, hingga Rabu (28/3). Langkah itu dilakukan agar pemerintah memperhatikan dan memperbaiki jalan dimaksud. Terlebih tak jauh dari lokasi itu warga menyebutkan truk kontainer perusahaan salah satu menjadi andil kerusakan jalan terjadi.

Warga sekitar, juga dosen Universitas Palangka Raya Fakultas Hukum, Fransisco mengatakan reaksi spontan masyarakat itu merupakan bentuk keputusasaan masyarakat, sekaligus tidak lain bentuk sebuah kritikan tajam kepada pemerintah, khususnya pemerintah kota. Yakni masyarakat melakukan penanaman pohon pisang bertuliskan kolam dan akan diresmikan oleh wali kota  ditengah jalan.

Fransisco menilai langkah itu dilakukan karena tidak adanya upaya pihak pemerintah apalagi tidak pernah menggubris keluhan masyarakat, sehingga warga sudah muak. Padahal harusnya permasalahan sepele seperti itu bisa diselesaikan dan pemerintah harus peka.

”Ini sindiran warga harusnya segera menindaklanjutinya. Jangan sampai permasalahan itu berlarut-larut, sehingga muncul persoalan lain seperti yang ada ini, termasuk adanya korban jiwa,” ujarnya.

Ia mengatakan apabila pemimpin daerah mau mendengarkan keluhan masyarakat, maka Ibu Kota Provinsi Kalteng tersebut akan tertata dengan baik sesuai keinginan Pemkot setempat."Kami butuh pemimpin yang peka dengan adanya persoalan masyarakat. Warga itu tidak butuh proyek taman-taman yang banyak, tapi malah jalan rusak dan dapat membahayakan,” kata Fransisco.

Ia menambahkan semoga dengan adanya langkah itu, pemerintah segera memperbaiki dan masyarakat dalam pemilihan kepala daerah bisa memilih pemimpin yang peka terhadap permasalahan masyarakat dan Kota Palangka Raya.”Itu bahaya kalau tidak segera dilakukan perbaikan. Saya harap ini tak terulang lagi dan sindiran bisa direspon cepat,” pungkasnya.

Sementra itu, warga sekitar lainnya, Udin menyebutkan di lokasi itu kerap kali terjadi kecelakan karena ketika melintas pengemudi bisa terjatuh. Bahkan realita itu sudah lebih dua tahun tetapi tidak pernah ada perbaikan. “Seringlah orang terjatuh maka itu sepakat warga melakukan hal itu  karena berlubang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah,” ujarnya.

Udin menyampaikan disepenjang jalan Cristopel Mihing beberapa lubang besar seakan dibiarkan tanpa dilakukan perbaikan. Keadaan itu ditambah pula truk kontainer milik sebuah perusahaan di kawasan setempat lalu lalang tanpa mengindahkan kondisi jalan.

“Jujur kami meresahkan pengendara yang melintas. Sebab, lubang jalan yang mengangang ditengah jalan tersebut, banyak memakan korban namun tidak sampai merenggut nyawa. Apalagi rusaknya jalan tetap dilalui truk container hingga memperparah kondisi jalan, harusnya truk tidak masuk dan bongkar muat di luar kota,” katanya.

Udin menambahkan warga setempat sebenarnya sudah beberapa kali menimbun sejumlah lubang jalan.Hanya saja setelah dilakukan penimbunan dengan pasir uruk dan bebatuan, sehingga tidak optimal dan tak lama kembali berlubang dan membahayakan masyarakat.” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio tidak menepis banyaknya infrastruktur jalan, baik dalam kota maupun di luar kota termasuk jalan di pemukiman warga yang mengalami kerusakan bahkan belum tersentuh pembangunan.

Mofit menegaskan pemerintah kota terus mengupayakan pemerataan infrastruktur disetiap lini kawasan. Terutama tetap memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang memang perlu perbaikan, perawatan ataupun yang masih tidak tersentuh pembangunan.

“Selama ini pemkot tidak tinggal diam, namun terus merencanakan pembangunan dengan anggaran yang tersedia. Hanya saja semuanya itu dilakukan bertahap,” ungkapnya.

Perlu diingat lanjut Mofit, dalam pembangunan infrastruktur jalan di Kota Palangka Raya saat ini tidak semerta-merta mampu dilakukan pemkot secara mandiri, akan tetapi memerlukan sinergitas bersama.Terlebih Kota Palangka Raya merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Tengah.

“Paling tidak bisa dikerjasamakan dengan pemerintah provinsi.Sebut saja, bagian mana yang menjadi kewenangan  pemkot, bagian mana jadi kewenangan provinsi dan bagian mana yang bisa dilakukan bersama-sama,”ujarnya.

Mofit menambahkan upaya pemerataan infrastruktur di Palangka Raya selama ini terus direncanakan, sehingga tidaklah mengherankan bila rintisan pembangunan jalan telah menyentuh kekawasan-kawasan yang masih tergolong sepi dari pemukiman warga. Karenanya, perencanaan jalan selama ini dilakukan pemkot melalui evaluasi mendasar.

“Pemerintah begitu memahami betapa gundahnya masyarakat terhadap banyaknya kondisi jalan yang rusak atau yang belum tersentuh oleh pembangunan. Intinya, kebijakan pemerintah akan selalu ada dalam pemerataan infrastruktur. Baik infrastruktur jalan dalam kota, pemukiman warga dan kawasan pelosok. Namun perlu diingat semuanya dilakukan secara perlahan,” tutupnya. (daq/vin)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 09:25

AWAS!!!!Parpol Dilarang Ikut Pawai

SAMPIT – Partai Politik (Parpol) dilarang mengikuti pawai pembangunan dalam rangka Hari Kemerdekaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 18:07

Waahhhh Senangnya!!! 70 Napi Langsung Bebas

PALANGKA RAYA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah membagian remisi bagi…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:57

Sebagian Orang Tua Tunda Imunisasi MR

PALANGKA RAYA – Polemik kandungan vaksin Measles Rubella (MR) yang belum tuntas, membuat sebagian…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Pengurus Masjid Dilatih Potong Kurban

PANGKALAN BUN – Sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah, Dinas Peternakan dan Kesehatan…

Rabu, 15 Agustus 2018 19:26

Rakhman Kunjungi Jamaah Haji dan Bagikan Kurma

PANGKALAN BUN - Anggota DPD RI Komite III Utusan Kalimantan Tengah (Kalteng) H Muhammad Rakhman…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:37

WIDIHHHH NGERRRIII!!! Tarik Besi, Dua Pekerja Bangunan Tersengat Listrik

MUARA TEWEH – Lantaran terkena sengatan listrik pada saat bekerja, dua orang pekerja bangunan…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:34

Sepuluh Orang Utan Dilepasliarkan

PALANGKA RAYA - Sepuluh Orang utan kembali dilepasliarkan. Kali ini terdiri dari tiga jantan dan…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:32

MENGHARUKAN!!! Ibu dan Bayi yang Dibuang Dipertemukan

PALANGKA RAYA – Ibu bayi mungil yang sempat dibuang disemak-semak di Jalan G Obos akhirnya diberi…

Selasa, 14 Agustus 2018 17:27

Festival Borneo, Kenalkan Budaya Dayak ke Dunia

PALANGKA RAYA - Festival Pesona Budaya Borneo 2 yang digelar di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan…

Selasa, 14 Agustus 2018 17:25

Mau Ditangkap, Oknum Kades Kabur ke Hutan

KUALA KAPUAS – Cabang Kejaksaan Negeri Palingkau, Kabupaten Kapuas, mengamankan Kepala Desa Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .