MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Kamis, 29 Maret 2018 15:22
Nyindir Ni Yee!!! Warga Tanam Pohon Pisangdi Lubang Jalan

Mofit Sebut Pemerintah Tak Tinggal Diam

SINDIRAN PEDAS: Warga Jalan Cristopel Mihing menyindir pemerintah dengan menanam pohon pisang di tengah jalan, Rabu (28/3).(DODI/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Warga Jalan Cristopel Mihing, Palangka Raya memiliki cara unik dalam menyidir pemerintah. Seakan sudah muak menunggu janji manis dalam peningkatan infrastruktur maupun kesejahteraan bagi masyarakat, pohon pisang dan ban bekas ditancapkan di tengah kubangan jalan yang berlubang dan banyak digenangi air. Bahkan tak tangung-tangung warga sepakat menulis “Selamat Hari Bumi dan Air, kolam ini akan diresmikan wali kota terpilih”.

Pemandangan itu sudah beberapa hari terlihat tepat di Jalan Cristopel Mihing, hingga Rabu (28/3). Langkah itu dilakukan agar pemerintah memperhatikan dan memperbaiki jalan dimaksud. Terlebih tak jauh dari lokasi itu warga menyebutkan truk kontainer perusahaan salah satu menjadi andil kerusakan jalan terjadi.

Warga sekitar, juga dosen Universitas Palangka Raya Fakultas Hukum, Fransisco mengatakan reaksi spontan masyarakat itu merupakan bentuk keputusasaan masyarakat, sekaligus tidak lain bentuk sebuah kritikan tajam kepada pemerintah, khususnya pemerintah kota. Yakni masyarakat melakukan penanaman pohon pisang bertuliskan kolam dan akan diresmikan oleh wali kota  ditengah jalan.

Fransisco menilai langkah itu dilakukan karena tidak adanya upaya pihak pemerintah apalagi tidak pernah menggubris keluhan masyarakat, sehingga warga sudah muak. Padahal harusnya permasalahan sepele seperti itu bisa diselesaikan dan pemerintah harus peka.

”Ini sindiran warga harusnya segera menindaklanjutinya. Jangan sampai permasalahan itu berlarut-larut, sehingga muncul persoalan lain seperti yang ada ini, termasuk adanya korban jiwa,” ujarnya.

Ia mengatakan apabila pemimpin daerah mau mendengarkan keluhan masyarakat, maka Ibu Kota Provinsi Kalteng tersebut akan tertata dengan baik sesuai keinginan Pemkot setempat."Kami butuh pemimpin yang peka dengan adanya persoalan masyarakat. Warga itu tidak butuh proyek taman-taman yang banyak, tapi malah jalan rusak dan dapat membahayakan,” kata Fransisco.

Ia menambahkan semoga dengan adanya langkah itu, pemerintah segera memperbaiki dan masyarakat dalam pemilihan kepala daerah bisa memilih pemimpin yang peka terhadap permasalahan masyarakat dan Kota Palangka Raya.”Itu bahaya kalau tidak segera dilakukan perbaikan. Saya harap ini tak terulang lagi dan sindiran bisa direspon cepat,” pungkasnya.

Sementra itu, warga sekitar lainnya, Udin menyebutkan di lokasi itu kerap kali terjadi kecelakan karena ketika melintas pengemudi bisa terjatuh. Bahkan realita itu sudah lebih dua tahun tetapi tidak pernah ada perbaikan. “Seringlah orang terjatuh maka itu sepakat warga melakukan hal itu  karena berlubang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah,” ujarnya.

Udin menyampaikan disepenjang jalan Cristopel Mihing beberapa lubang besar seakan dibiarkan tanpa dilakukan perbaikan. Keadaan itu ditambah pula truk kontainer milik sebuah perusahaan di kawasan setempat lalu lalang tanpa mengindahkan kondisi jalan.

“Jujur kami meresahkan pengendara yang melintas. Sebab, lubang jalan yang mengangang ditengah jalan tersebut, banyak memakan korban namun tidak sampai merenggut nyawa. Apalagi rusaknya jalan tetap dilalui truk container hingga memperparah kondisi jalan, harusnya truk tidak masuk dan bongkar muat di luar kota,” katanya.

Udin menambahkan warga setempat sebenarnya sudah beberapa kali menimbun sejumlah lubang jalan.Hanya saja setelah dilakukan penimbunan dengan pasir uruk dan bebatuan, sehingga tidak optimal dan tak lama kembali berlubang dan membahayakan masyarakat.” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio tidak menepis banyaknya infrastruktur jalan, baik dalam kota maupun di luar kota termasuk jalan di pemukiman warga yang mengalami kerusakan bahkan belum tersentuh pembangunan.

Mofit menegaskan pemerintah kota terus mengupayakan pemerataan infrastruktur disetiap lini kawasan. Terutama tetap memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang memang perlu perbaikan, perawatan ataupun yang masih tidak tersentuh pembangunan.

“Selama ini pemkot tidak tinggal diam, namun terus merencanakan pembangunan dengan anggaran yang tersedia. Hanya saja semuanya itu dilakukan bertahap,” ungkapnya.

Perlu diingat lanjut Mofit, dalam pembangunan infrastruktur jalan di Kota Palangka Raya saat ini tidak semerta-merta mampu dilakukan pemkot secara mandiri, akan tetapi memerlukan sinergitas bersama.Terlebih Kota Palangka Raya merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Tengah.

“Paling tidak bisa dikerjasamakan dengan pemerintah provinsi.Sebut saja, bagian mana yang menjadi kewenangan  pemkot, bagian mana jadi kewenangan provinsi dan bagian mana yang bisa dilakukan bersama-sama,”ujarnya.

Mofit menambahkan upaya pemerataan infrastruktur di Palangka Raya selama ini terus direncanakan, sehingga tidaklah mengherankan bila rintisan pembangunan jalan telah menyentuh kekawasan-kawasan yang masih tergolong sepi dari pemukiman warga. Karenanya, perencanaan jalan selama ini dilakukan pemkot melalui evaluasi mendasar.

“Pemerintah begitu memahami betapa gundahnya masyarakat terhadap banyaknya kondisi jalan yang rusak atau yang belum tersentuh oleh pembangunan. Intinya, kebijakan pemerintah akan selalu ada dalam pemerataan infrastruktur. Baik infrastruktur jalan dalam kota, pemukiman warga dan kawasan pelosok. Namun perlu diingat semuanya dilakukan secara perlahan,” tutupnya. (daq/vin)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 10:12

Sebagian Desa Buntoi Susah Sinyal

PULANG PISAU – Jeleknya jaringan telekomunikasi dikeluhkan warga Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan…

Sabtu, 26 Mei 2018 10:03

Sampah Menumpuk di Luar Areal TPA

KUALA KURUN – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Jumat, 25 Mei 2018 09:36

Hitungan Jam, Sembako Murah "Lepah"

KUALA KURUN – Antusias warga dalam gelaran pasar murah yang menjual paket sembilan bahan pokok…

Jumat, 25 Mei 2018 09:28

Bupati Pastikan Harga Sembako di Kobar Stabil

PANGKALAN BUN- Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah…

Kamis, 24 Mei 2018 18:01

Ini Dia Koleksi Baru Benda Pusaka Museum Balanga

PALANGKA RAYA- UPT Museum Balanga Palangka Raya kini menambah koleksi benda pusaka baru. Koleksi…

Kamis, 24 Mei 2018 17:54

Panwascam Teweh Tengah Dinilai Tak Adil

MUARA TEWEH - Penertiban atribut kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Barito…

Kamis, 24 Mei 2018 09:07

Paket Sembako Murah Diserbu Warga

KUALA KURUN – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan…

Rabu, 23 Mei 2018 11:04

Gubernur Buka Puasa Bersama di Pangkalan Bun

PALANGKA RAYA - Sejak hari pertama Ramadan, Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran melakukan kunjungan…

Rabu, 23 Mei 2018 11:00

Listrik Padam Mendadak, Masyarakat Kecewa

PALANGKA RAYA – Pemadaman listrik yang sering terjadi di Kalimantan Tengah tanpa pemberitahuan…

Selasa, 22 Mei 2018 15:35

Waaa Cemen!!! Pacar Sama Pria Lain, Sarip Terjun dari Jembatan

MUARA TEWEH – Diduga karena cemburu, Sarip, warga Lanjas, Kabupaten Barito Utara, berusaha mengakhiri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .