MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 06 April 2018 16:14
Sisa Pohon Raksasa yang Roboh di Halaman Makam Kiai Gede Dipertahankan
DIMANFAATKAN: Sejumlah warga bergotong royong mengangkat potongan batang pohon Kedondong raksasa, kemarin. Pohon tua berusia ratusan tahun ini roboh diterpa hujan dan angin kencang, pada Senin 2/4) lalu. (Gusti Hamdan/Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, KOTAWARINGIN LAMA – Sisa tunggul pohon kedondong raksasa yang roboh di halaman makam Kiai Gede Kotawaringin Lama (Kolam)  pada Senin (2/4) lalu, diminta sejumlah pihak agar tetap dipertahankan sedemikian adanya. Tunggul akar pohon tersebut masih berdiri tegak dengan tinggi mencapai 10 meter dan diameter 4 meter lebih.

 Permintaan agar tunggul pohon ini dipertahankan, salah satunya diutarakan Camat Kolam, Yudhi Hudaya. Menurutnya dengan masih ada sisa pohon itu,  para pengunjung makam terutama yang dari luar daerah masih bisa menyaksikan sisa-sisa pohon tertinggi di ibu kota Kecamatan Kolam.

 ”Tidak bisa dipungkiri setiap pengunjung yang datang ke makam Kiai Gede pandangannya selain tertuju kebangunan dan makam Kiai Gede, juga akan melirik atau memandang pohon besar ini,” ungkapnya.

 Pernyataan serupa juga diutarakan tokoh masyarakat Kolam, Gusti Sadikin yang sangat setuju sekali agar sisa tunggul pohon, yang awalnya setinggi 40 meter tersebut dipertahankan secara alami. Hal itu agar kesan eksotis, dan bekas patahan pohon itu bisa menjadi daya tarik tersendiri.

 Selain itu, harapan tunggul tersebut jangan dibuang atau dibersihkan juga disampaikan tokoh agama setempat ustad HM Khuldi. Menurutnya pohon tersebut usianya sudah ratusan tahun, jadi sudah seharusnya jangan langsung dibersihkan, agar masih bisa disaksikan

 ”Tunggulnya dipertahankan saja, biarkan lapuk sendiri dan siapa tahu sisa tunggul itu akan bertunas. Jadi keberadaan pohon ini ada harapan bisa disaksikan generasi setelah kita,”imbuhnya, kemarin.

 Terpisah, ketua penggurus makam Kiai Gede Guprani memastikan tunggul itu tetap dipertahankan. Dan bukan itu saja, sisa batangnya yang besar dan sulit diangkut untuk sementara tetap dibiarkan di tempat. “Sudah tiga hari kita gotong royong dan sudah 40 truk lebih potongannya kita angkut ke tempat pembuangan,” tambahnya.

 Dari pantauan Radar Pangkalan Bun, banyak warga yang turut serta mengambil bagian dari pohon tua ini dengan bermacam-macam keperluan. Sseperi dibuat papan, buat meja, kursi bahkan bagi kaum ibu rumah tangga banyak yang mengambil untuk telanan atau bahasa setempat di sebut kakuda.

 Selain itu karena di atas pohon ini banyak ditumbuhi tanaman anggrek, banyak warga yang mengambilnya untuk ditanam di rumah masing-masing, mulai dari para pecinta bunga atau sekedar sebagai kenang-kenangan.        

”Saya tidak tahu jenis anggreknya, yang jelas ada anggrek berwarna putih, kuning dan unggu. Sebenarnya ada satu lagi anggrek berwarna hitam, namun sampai sekarang tidak ada yang menemukannya,” ujar Obun salah seorang warga yang mengambil tumbuhan anggrek di pohon itu.(gst/gus)

 


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 10:34

Harga Ikan Tetap Naik

PANGKALAN BANTENG - Meski pasokan barang-barang yang masuk dalam sembilan bahan pokok (sembako) dikatakan…

Jumat, 25 Mei 2018 16:18

Pelindo III Kumai Bagikan 2.800 Paket Sembako Gratis

KUMAI – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Kumai kembali melaksanakan program bantuan kepada…

Kamis, 24 Mei 2018 17:47

Duh Gawat!!! Aksi Pencurian Marak Lagi

PANGKALAN BANTENG- Baru sepekan memasuki bulan ramadan, sejumlah aksi pencurian di wilayah Kecamatan…

Kamis, 24 Mei 2018 17:43

CEPAT, KEBURU HABIS NIH..!! Tiket Kapal Tersisa 10 Ribu Lebih

PANGKALAN BUN- Antusias pemudik lebaran melalui jalur pelabuhan Panglima Utar Kumai tahun ini mulai…

Kamis, 24 Mei 2018 10:43

2 PBS Ini Bantu Penyediaan Bak Sampah

PANGKALAN BUN- Sejumlah Perusahaan Swasta Besar (PBS) di Kotawaringin Barat,  turut mendukung program…

Kamis, 24 Mei 2018 10:10

Begini Cara Bupati Kobar Serap Aspirasi saat Ramadan

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat kembali menggelar safari Ramadan di Desa…

Rabu, 23 Mei 2018 11:47

Eeaaaa!!! Joget di Jalan, Empat Cewek Diciduk Polisi

PANGKALAN BUN - Video aplikasi tik tok berdurasi 15 detik berisi adegan empat orang perempuan tidak…

Selasa, 22 Mei 2018 15:07

Kapal Penumpang Tunggu Dispensasi

SAMPIT – Kapal penumpang PT Dharma Lautan Utama (DLU) masih  menunggu dispensasi agar bisa…

Selasa, 22 Mei 2018 11:34

WADUW!! Beredar Hoax Penangkapan Teroris di Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN – Sebagian masyarakat Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dihebohkan…

Selasa, 22 Mei 2018 11:03

Bupati Santuni Anak Panti Asuhan

PANGKALAN BUN- Bupati Kobar, Hj Nurhidayah menggelar acara berbuka puasa bersama anak yatim piatu, …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .