MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 13 April 2018 15:15
TOLONG DONG!!! Jalan Sampit-Ujung Pandaran Hancur
RUSAK PARAH: Jalan menuju Ujung Pandaran semakin rusak parah, bahkan banyak lubang besar yang mengancam keselamatan pengendara.(USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT—  Kerusakan Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Sampit dan Ujung Pandaran semakin parah. Aspal kian hancur sehingga membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan tersebut terjadi di beberapa titik. Mulai dari Jalan HM Arsyad kilometer 2 hingga kilometer 5. Selain itu, kerusakan juga terjadi di Kecamatan Teluk Sampit,  yakni dari Desa Basawang hingga Desa Seranggas.

”Di Jalan HM Arsyad tepatnya di Desa Basawang hingga Seranggas cukup panjang kerusakan. Bahkan diperkirakan mencapai 5 kilometer,” ungkap Sukran, warga Desa Basawang, Kamis (12/4).

Kerusakan ini akan semakin parah, apalagi belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki oleh pihak terkait. Jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang tidak hanya menghubungkan Sampit dan Pantai Ujung Pandaran, tapi juga akses menuju Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan.

”Beberapa tahun lalu jalan ini mulus, namun sekarang sudah alami kerusakan. Bahkan sudah makin parah," kata Sukran.

Kerusakan jalan yang terjadi saat ini diyakini disebabkan poleh aktivitas  angkutan besar yang membawa buah kelapa. Truk-truk besar itu melintasi jalan setiap tiga kali dalam sepekan.

”Sebelumnya jalan dari Desa Parebok menuju Desa Ujung Pandaran ini bagus dan mulus. Namun karena terlalu sering dilintasi truk tronton yang membawa peti kemas berisi kelapa, membuat jalan rusak,” kata Wahab, warga Desa Basawang.

Tak tanggung-tanggung, dalam sekali muat jumlah kelapa yang dibawa bisa mencapai 10.000 biji. Sehingga tonasenya melebihi delapan ton. Sedangkan kapasitas Jalan HM Arsyad hanya di bawah 8 ton. Inilah yang diyakini menjadi biang kerok kerusakan jalan di Selatan ini.

”Kalau hanya memuat kelapa dengan truk biasa, mungkin jalan tidak cepat rusak. Karena beratnya masih sesuai dengan beban jalan. Namun karena lebih, hal itulah yang membuat jalan di wilayah selatan ini rusak,” tudingnya.

Kerusakan jalan di kawasan  tersebut memang  sebegitu parah. Banyaknya lubang besar dengan jarak berdekatan membuatnya semakin berbahaya bila dilewati khususnya bagi pengendara roda dua.  

Masyarakat di wilayah selatan Kotim berharap agar hal ini menjadi perhatian pemerintah. Mereka mendambakan jalan bagus kembali sehingga aktivitas dalam bepergian menggunakan jalan darat lebih nyaman dan aman.(oes/yit)

 


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 16:07

WOW!!!! PLN akan Dirikan 454 Menara SUTT

SAMPIT-Pembangkit Listrik Negara (PLN) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Tengah Unit Pelaksana…

Kamis, 26 April 2018 12:32

Soal Limbah Perusahaan, Pemkab Harus Turun Tangan

SAMPIT – Anggota Komisi II DPRD Kotim Dani Rakhman mendesak Pemkab Kotim turun tangan melakukan…

Senin, 23 April 2018 11:37

KEREN!!! Disdik Kotim Segera Luncurkan Buku Muatan Lokal Terbaru

SAMPIT— Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan merilis buku mata…

Senin, 23 April 2018 11:35

Pemilu di Kotim Harus Damai

SAMPIT— Mendekati tahun politik  masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diminta…

Senin, 23 April 2018 11:29

Bupati Minta Dispensasi, Agar Warga Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih

SAMPIT— Hingga saat ini terdata sebanyak 40 ribu masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),…

Minggu, 22 April 2018 22:18

Mahasiswa STIE Sampit Harus Jadi Panutan Kebaikan

SAMPIT- Mahasiswa sebagai pemuda terpelajar diharapkan mampu menerapkan nilai- nilai agama di kehidupan…

Jumat, 20 April 2018 14:58

NAH KAM AE!!! Mini Market Disoroti Pedagang Kecil

SAMPIT – Masih diakui sebagian besar masyarakat, adanya mini market yang tumbuh di Kota Sampit…

Jumat, 20 April 2018 14:43

WOW!!! Jalan Sehat Target 20 Ribu Peserta, Diisi Peluncuran Buku

SAMPIT—Meramaikan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di bulan Mei ini, jalan sehat yang akan…

Jumat, 20 April 2018 10:06

Rumah Sakit Harus Siaga Tangani Pasien DBD

SAMPIT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit diminta siaga menangani lonjakan pasien…

Kamis, 19 April 2018 12:11

DBD Kembali Serang Warga Ketapang

SAMPIT – Demam berdarah dengue (DBD) kembali menjangkiti warga Mentawa Baru Ketapang. Hingga pertengahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .