MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 14 April 2018 09:49
Penutupan Lokalisasi Belum Dijadwal

PSK Enggan Diantar Sampai ke Rumah

PROGRAM PUSAT: Lokalisasi Sungai Pakit segera ditutup, dan petugas Dinas Sosial beserta Satpol PP saat sosialisasi pencegahan berkembangnya praktek prostitusi.(Slamet Harmoko/Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG-Rencana mewujudkan penutupan lokalisasi di Kabupaten Kobar tinggal menghitung hari. Meski belum ada kepastian tanggal, sebelum bulan ramadan kabupaten diharuskan bersih dari lokasi transaksi syahwat tersebut.

Sementara itu, kabar penolakan bantuan pemerintah sebesar Rp 5,5 juta oleh para Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi Sungai Pakit kecamatan Pangkalan Banteng mulai mengemuka. Namun kabar tersebut justru dibantah oleh ML, salah satu pengelola wisma di komplek prostitusi di tengah areal pekebunan kelapa sawit tersebut.

”Mas, anak-anak (PSK) itu yang saya tahu tidak menolak bantuan yang Rp 5,5 juta itu. Namun menolak cara pemulangan yang diantar pemerintah sampai ke rumah,”tegasnta, Jumat (13/4).

Menurutnya, meski selama ini mereka menjadi PSK namun tetap saja memiliki rasa malu.

“Ya jelas malu lah mas, kan sebagian besar keluarga mereka gak tahu kalau kerjaan mereka seperti itu (jadi PSK),”tambah ML.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial kabupaten Kobar, Gusti Nuraini mengatakan bahwa awal pekan depan pihaknya akan kembali dipanggil Kementerian Sosial untuk penegasan penutupan lokalisasi yang ada di Kobar.

”Sekitar tanggal 18-20 April nanti kita (dinsos) dan bupati akan ke Kementerian sosial lagi. Dan ada 26 kabupaten kota yang dipanggil. Itu terkait komitmen penutupan lokalisasi yang merupakan program nasional,”terangnya, Jumat (13/4).

Menanggapi  kabar adanya sejumlah PSK yang menolak dipulangkan sesuai prosedur pemerintah, Gusti menegaskan bahwa mereka wajib membuat surat pernyataan bahwa tidak akan kembali lagi ke Kobar dengan status sebagai PSK atau menggeluti profesi yang secara nyata dilarang pemerintah maupun agama itu.

”Kalau tidak mau dipulangkan sesuai prosedur pemerintah, mereka harus membuat surat pernyataan diatas materai. Jadi kalau mereka nanti kembali ke Kobar dan ternyata masih menjadi PSK akan kita tuntut secara hukum,”tegasnya.

Gusti juga menjelaskan bahwa prosedur pemulangan para PSK dilakukan dengan pengawalan Dinas terkait, mulai dari pemberangkatan dari lokasi (Kobar) hingga ke kampung halaman mereka.

“Dari sini kita antar, begitu sampai di provinsi asal mereka kita serahkan ke dinas terkait. Dan selanjutnya mereka diantar ke tempat tinggal masing-masing,”katanya.

Ia juga menjelaskan,  selain penolakan untuk dipulangkan sesuai prosedur, ada kabar yang menyebutkan bahwa para PSK menolak bantuan dari pemerintah yang rencananya dialokasikan sebesar Rp 5,5 juta per orang.

“Untuk yang menolak bantuan itu, kita belum bisa memberikan jawaban apakah boleh atau tidak,”tandas  Gusti Nuraini.(sla/gus)

 

           

 


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 16:01

Jalan Rusak Semakin Parah, Warga pun Berswadaya

KOTAWARINGIN LAMA – Semakin parahnya kerusakan jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam)…

Jumat, 20 April 2018 09:51

BBGRM Buka Layanan KB Gratis

NANGA BULIK – Puluhan ibu-ibu dari Kelurahan Tapin Bini dan sekitarnya antusias mendatangi mobil…

Jumat, 20 April 2018 09:49

Gubernur Dukung Pariwisata Sukamara

SUKAMARA – Potensi pariwisata di Kabupaten Sukamara dinilai sangat potensial untuk dikembangkan,…

Kamis, 19 April 2018 12:16

Penjual Miras dan Penjudi Dibekuk

KOTAWARINGIN LAMA – Patroli kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) jajaran Polsek Kotawaringin…

Kamis, 19 April 2018 12:01

MAKIN BANGGA..!! TNI dan Warga Bangun Sanitasi di Pengungsian

PANGKALAN BUN - Korban kebakaran mess karyawan PT Korindo Aria Bima Sari dan warga RT 11B, Kelurahan…

Kamis, 19 April 2018 11:57

Pelajar SMP Gelar Pecoblosan di Sekolah

PANGKALAN BANTENG- Hans Deka dan Lutfi Hadi terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Swasta Indah…

Kamis, 19 April 2018 08:57

Pengaspalan Jalan ke Kolam Dilanjut

PANGKALAN BUN-Pembangunan  jalan Pangkalan Bun - Kolam terus digenjot oleh Pemerintah Provinsi…

Rabu, 18 April 2018 10:50

Kumpul Kebo Lima Remaja Diciduk Satpol PP

PANGKALAN BUN - Di duga kuat berbuat mesum, dua remaja laki-laki dan 3 remaja perempuan yang sedang…

Rabu, 18 April 2018 10:43

Ketua Karang Taruna Persunting Kades Lalang

KOTAWARINGIN LAMA – Kepala Desa (Kades) Lalang Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Utin Nur Elija…

Rabu, 18 April 2018 09:47

Jalan Raya Pasir Panjang Diperlebar

PANGKALAN BUN -  Jalan Raya Pasir Panjang yang menghubungkan Pangkalan Bun – Kumai …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .