MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 14 April 2018 09:49
Penutupan Lokalisasi Belum Dijadwal

PSK Enggan Diantar Sampai ke Rumah

PROGRAM PUSAT: Lokalisasi Sungai Pakit segera ditutup, dan petugas Dinas Sosial beserta Satpol PP saat sosialisasi pencegahan berkembangnya praktek prostitusi.(Slamet Harmoko/Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG-Rencana mewujudkan penutupan lokalisasi di Kabupaten Kobar tinggal menghitung hari. Meski belum ada kepastian tanggal, sebelum bulan ramadan kabupaten diharuskan bersih dari lokasi transaksi syahwat tersebut.

Sementara itu, kabar penolakan bantuan pemerintah sebesar Rp 5,5 juta oleh para Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi Sungai Pakit kecamatan Pangkalan Banteng mulai mengemuka. Namun kabar tersebut justru dibantah oleh ML, salah satu pengelola wisma di komplek prostitusi di tengah areal pekebunan kelapa sawit tersebut.

”Mas, anak-anak (PSK) itu yang saya tahu tidak menolak bantuan yang Rp 5,5 juta itu. Namun menolak cara pemulangan yang diantar pemerintah sampai ke rumah,”tegasnta, Jumat (13/4).

Menurutnya, meski selama ini mereka menjadi PSK namun tetap saja memiliki rasa malu.

“Ya jelas malu lah mas, kan sebagian besar keluarga mereka gak tahu kalau kerjaan mereka seperti itu (jadi PSK),”tambah ML.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial kabupaten Kobar, Gusti Nuraini mengatakan bahwa awal pekan depan pihaknya akan kembali dipanggil Kementerian Sosial untuk penegasan penutupan lokalisasi yang ada di Kobar.

”Sekitar tanggal 18-20 April nanti kita (dinsos) dan bupati akan ke Kementerian sosial lagi. Dan ada 26 kabupaten kota yang dipanggil. Itu terkait komitmen penutupan lokalisasi yang merupakan program nasional,”terangnya, Jumat (13/4).

Menanggapi  kabar adanya sejumlah PSK yang menolak dipulangkan sesuai prosedur pemerintah, Gusti menegaskan bahwa mereka wajib membuat surat pernyataan bahwa tidak akan kembali lagi ke Kobar dengan status sebagai PSK atau menggeluti profesi yang secara nyata dilarang pemerintah maupun agama itu.

”Kalau tidak mau dipulangkan sesuai prosedur pemerintah, mereka harus membuat surat pernyataan diatas materai. Jadi kalau mereka nanti kembali ke Kobar dan ternyata masih menjadi PSK akan kita tuntut secara hukum,”tegasnya.

Gusti juga menjelaskan bahwa prosedur pemulangan para PSK dilakukan dengan pengawalan Dinas terkait, mulai dari pemberangkatan dari lokasi (Kobar) hingga ke kampung halaman mereka.

“Dari sini kita antar, begitu sampai di provinsi asal mereka kita serahkan ke dinas terkait. Dan selanjutnya mereka diantar ke tempat tinggal masing-masing,”katanya.

Ia juga menjelaskan,  selain penolakan untuk dipulangkan sesuai prosedur, ada kabar yang menyebutkan bahwa para PSK menolak bantuan dari pemerintah yang rencananya dialokasikan sebesar Rp 5,5 juta per orang.

“Untuk yang menolak bantuan itu, kita belum bisa memberikan jawaban apakah boleh atau tidak,”tandas  Gusti Nuraini.(sla/gus)

 

           

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Februari 2019 12:16

Tim Pendata Pajak Bapenda Kembali Ditolak

PANGKALAN BUN - Upaya pendataan kedua yang dilakukan tim Badan…

Sabtu, 23 Februari 2019 09:05

ENAK ENAK...!! Kelurahan Diguyur Rp 500 Juta Lebih

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kelurahan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada…

Sabtu, 23 Februari 2019 08:58

Ternyata Selama Ini Fogging Belum Efektif Atasi DBD

PANGKALAN BUN - Fogging atau pengasapan dianggap belum efektif memberantas nyamuk Aedes…

Jumat, 22 Februari 2019 16:47

Pencuri Bawa Kabur Puluhan Juta

NANGA BULIK – Anggota Polres Lamandau membekuk maling kambuhan, Sukardi…

Jumat, 22 Februari 2019 14:46

Peresmian Pasar Menunggu Rampungnya Kanopi

PANGKALAN BUN – Pekerjaan pembangunan Pasar Indrasari di Kelurahan Baru,…

Jumat, 22 Februari 2019 14:39

Harus Ditertibkan..!!! Telusuri Jaringan Pelangsir Elpiji Bersubsidi

PANGKALAN BUN - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran…

Jumat, 22 Februari 2019 09:05

Revolusi Mental Jangan Hanya Slogan

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong peningkatan…

Jumat, 22 Februari 2019 08:50

Bank Kalteng Rencana Tambah Modal

NANGA BULIK - Bank Kalteng Cabang Lamandau berencana melakukan ekspansi…

Kamis, 21 Februari 2019 14:59

KURANG AJAR...!!!! Numpang Tidur, Malah Nyolong Ponsel Teman Sendiri

KUMAI - Jajaran Polsek Kumai meringkus BRH (31), Selasa (19/2)…

Kamis, 21 Februari 2019 14:54

Polisi Obrak-Abrik Jaringan Sabu, Sehari Tiga Pengedar Ditangkap

PANGKALAN LADA – Polsek Pangkalan Lada dibantu Satnarkoba dan Buser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*