MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 14 April 2018 10:05
AWASSSS!!! Jangan Terprovokasi Isu Luar Kalteng
Tokoh Kalteng yang juga sekaligus salah satu pendiri Kalteng, Sabran Ahmad

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Tokoh Kalteng yang juga sekaligus salah satu pendiri Kalteng, Sabran Ahmad mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat berdampak pada terganggunya ketenteraman, kerukunan dan kedamaian di Kalteng. 

"Kami ajak agar masyarakat lebih cerdas dalam menyikapi isu yang berkembang. Masyarakat juga harus bijak dalam menyikapi setiap isu," kata Sabran Ahmad, pria yang pernah menjadi Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini, dirumahnua, Jumat (13/4). 

Dia mencontohkan bahwa salah satu isu yang saat ini cukup ramai diperbincangkan masyarakat ialah isu puisi yang beberapa lalu di bacakan Sukmawati.

"Saya rasa masyarakat Kalimantan Tengah tidak perlu ikut campur dengan kejadian itu. Lebih baik kita fokus menjaga Kalteng untuk tetap kondusif dan aman,” kara Sabran.

Apalagi, imbuhnya, saat ini Kalteng memasuki tahun politik yang juga berpotensi terjadi gesekan antar masyarakat.

“Untuk itu saya mengajak masyarakat di Kalimantan Tengah memperkokoh dan menegakkan falsafah 'huma betang' yang menjadi bagian hidup masyarakat Kalteng terutama masyarakat Dayak," kata tokoh yang ingatannya masih tajam ini jika bicara tentang Kalteng.

Dijelaskannya, Huma Betang dalam bahasa Indonesia disebut rumah panjang yang merupakan rumah tradisional Suku Dayak. Huma Betang juga bukan sekadar bangunan untuk tempat tinggal, melainkan merupakan cerminan dan simbol kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari suku Dayak di tengah keberagaman yang ada.

"Kita yang ada di Kalteng wajib menjaga dan menegakkan falsafah Huma Betang. Jangan sampai warisan luhur nenek moyang yang berhasil menyatukan perbedaan ini tergerus dan lekang oleh isu-isu yang disebar oknum tak bertanggung jawab," katanya.

Dia pun mengajak masyarakat Kalimantan Tengah selalu mengedepankan musyawarah dan mufakat seperti yang pernah dilakukan antara suku-suku Dayak Kalteng pada acara rapat Damai Tumbang Anoi, pada 22 Mei sampai dengan 24 Juli 1894, atau pada abad silam.

Bahkan, sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng Dr HM Riban Satia juga mengajak warganya selalu menjaga keharmonisan, kerukunan, toleransi dan rasa hormat antarmasyarakat.

 "Kami mengajak seluruh warga meningkatkan persaudaraan, persatuan dan kesatuan sebagai upaya menegakkan nilai-nilai falsafah Huma Betang," pungkasnya. (agf/vin)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 08:46

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Air

KUALA KAPUAS – Kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas mulai…

Selasa, 18 September 2018 16:02

Bupati Balas ”Serangan” Wakil Rakyat

SAMPIT – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membalas ”serangan”…

Senin, 17 September 2018 15:25

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Polisi Periksa 30 Saksi

MUARA TEWEH – Dugaan pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Camp C Hajak PT Antang Ganda Utama…

Senin, 17 September 2018 15:19

DENDAM ASMARA!!! Rumah Syahroni Membara

SAMPIT – Al (46) warga Jalan Badawi Hudan, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, ditangkap aparat Polsek…

Sabtu, 15 September 2018 15:32

SUBHANALLAH!!!! Bercita-cita Meninggal dalam Keadaan Sujud

SAMPIT – Rakaat kedua ibadah salat Jumat di Masjid Jami Assalam Jalan Iskandar, Sampit, Jumat…

Sabtu, 15 September 2018 14:55

Kapal Meledak, Korban Terpental ke Sungai dan Akhirnya Tewas

MUARA TEWEH – Masyarakat Kabupaten Barito Utara (Batara) digemparkan dengan sebuah ledakan keras…

Sabtu, 15 September 2018 12:58

SPBU Program BBM Satu Harga Resmi Beroperasi

NANGA BULIK – Masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman terbiasa dengan harga bahan bakar minyak…

Sabtu, 15 September 2018 12:54

ASTAGAAA!!!! Air PDAM Bercampur Racun

NANGA BULIK – Sebagian air yang disalurkan perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Dharma Lamandau…

Jumat, 14 September 2018 17:40

Terjatuh ke Sungai, Kakek Tewas Sambil Memeluk Tiang

SAMPIT – Warga di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya, Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga…

Jumat, 14 September 2018 17:35

SADISSSS!!!! Satu Keluarga Dibunuh sebelum Dibakar

MUARA TEWEH – Satu keluarga yang ditemukan tewas terpanggang di camp perusahaan wilayah Desa Hajak,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .