MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT
Selasa, 17 April 2018 08:55
Setelah Abon Haruan, Kini Sepat Krispi dan Seluang Krispi Lagi yang Dikembangkan
Sepat Krispi dan Seluang Krispi olahan Tim Penggerak PKK Desa Asam Baru Kecamatan Danau Seluluk .(RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SETELAH  berhasil menjadikan abon haruan sebagai makanan khas, Tim Penggerak PKK Desa Asam Baru Kecamatan Danau Seluluk mulai melakukan pengembangan makanan olahan yang lain. Kali ini adalah sepat krispi dan seluang krispi. 

Sekretaris Tim Penggerak PKK Desa Asam Baru Lesnawati mengatakan, uji coba pembuatan sepat krispi dan seluang krispi sudah dilakukan. Hasilnya, banyak yang tertarik untuk memesan.  Produksi perdana dimulai pada Rabu (11/4) pekan lalu.

”Keberhasilan dalam memanfaatkan sepat dan seluang krispi ini berkat pembinaan dari PT Musirawas Citraharpindo. Ini merupakan pengembangan dari usaha abon haruan,” ujar Lesnawati saat ditemui Radar sampit di Rumah Produksi Abon Haruan, Desa Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk.

Kades Asam Baru Rubianto mendukung langkah ibu-ibu PKK untuk membuat sepat krispi dan seluang krispi. Proses produksinya lebih mudah dan lebih murah daripada abon haruan. Bahan baku juga melimpah.  

”Selama ini ikan sepat dan ikan haruaan tidak begitu dilirik para nelayan karena tidak ada harganya. Semoga dengan adanya sepat krispi dan seluang krispi, bisa membantu mengangkat perekonomian masyarakat,” ujar Rubianto. 

Humas Musirawas Group Anwaryono mengatakan, pengembangan usaha sepat krispi dan seluang krispi merupakan upaya membuka lapangan pekerjaan bagi kelompok perempuan melalui usaha PKK bagi yang putus sekolah, atau belum memiliki pekerjaan. Harapannya, mereka yang tergabung pada usaha PKK tersebut bisa mengembangkan home industri sehingga tercipta usaha bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan.

”Dengan demikian akan terwujud harapan perusahaan khususnya dalam program pemberdayaan perempuan, terberdayanya kelompok perempuan melalui kreativitas yang bernilai ekonomi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada,” ujarnya. (yit) 

 


BACA JUGA

Jumat, 04 September 2015 23:26

Banyak Pengacara Munculkan Tanda Tanya

<p><strong>SAMPIT &ndash; </strong>Menyiapkan lima pengacara untuk meladeni pihak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*