MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 10 Mei 2018 14:57
Nah! Nah! Nah! Pedagang Elpiji 3 Kg Ditertibkan

Harga Melebihi HET, Satpol PP Incar Pemasok

PENERTIBAN: Petugas Satpol PP dan Damkar Kobar ketika membawa tabung elpiji 3 kilogram, milik pedagang yang memperjualbelikan dengan harga jauh lebih tinggi dari HET, Rabu (9/5) kemarin.(Satpol PP for Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN- Pemkab Kotawaringin Barat melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), mengambil tindakan tegas terhadap perdagangan gas elpiji ukuran 3 kilogram atau bersubsidi, yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Puluhan tabung elpiji bersubsidi diamankan dari sejumlah warung,  di Kecamatan Kumai, pada Rabu (9/5) kemarin.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar, Majerum Purni mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa sejumlah warung di Kecamatan Kumai menjual Elpiji 3 kilogram dengan harga yang mahal. Menurutnya, satu tabung gas dijual sampai Rp 45 ribu, sehingga meresahkan masyarakat, karena  HET elpiji bersubsidi itu telah ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp 18 ribu.  

Dikatakannya, para pemilik warung yang ditertibkan kemarin,  mengaku menjual gas elpiji tiga kilogram dengan harga yang cukup tinggi. Pasalnya satu tabung dipatok kurir, mulai dari harga Rp 30 sampai Rp 35 ribu. Sehingga para pemilik warung dengan maksud untuk mendapatkan untung, maka dijual ke masyarakat Rp 45 ribu pertabung. Dalam satu minggu,  satu warung bisa menjual sampai puluhan tabung. 

"Dari laporan masyarakat, langsung kita rapatkan dan telusuri kabar tersebut. Kami pun langsung memerintahkan anggota untuk mengecek ke warung-warung dan ternyata benar. Sejumlah warung nekat menjual elpiji tiga kilogram melebihi HET," paparnya. 

Majerum melanjutkan, setelah semua informasi valid, pihaknya menurunkan puluhan anggota Satpol PP untuk menertibkan penjual eceran. Di mana warung dan toko kelontongan tidak diperbolehkan menjual gas elpiji tiga kilogram.  

"Hari ini (kemarin), puluhan anggota yang kita bagi dalam tiga tim turun ke Kecamatan Kumai dan warung yang menjual elpiji. Dan barang bukti langsung kita angkut ke Kantor Satpol PP dan Damkar," terangnya. 

Selain itu ada delapan pemilik warung yang menjual elpiji tidak sesuai HET,  juga dibawa ke Kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan. 

Majerum melanjutkan, berdasarkan pengakuan pemilik warung, mereka menjual elpiji karena dipasok oleh kurir setiap tiga hari sekali. Kurir tersebut akan pihaknya telusuri dan dikembangkan, karena informasi yang  mereka dapat, yakni dari salah satu pangkalan elpiji di Pangkalan Bun. 

Ditegaskannya,  kasus ini akan terus dikembangkan sampai tuntas. Termasuk untuk mengetahui pangkalan elpiji mana yang memasok tabung gas ke warung. Karena sesuai aturan pemerintah,  gas elpiji tiga kilogram tidak diperbolehkan dijual di warung-warung.  

"Kita akan buru pangkalan elpiji yang memasok ke warung-warung. Jika terbukti maka akan kita laporkan ke bupati dan wakil bupati. Saksi terberat bisa sampai pencabutan izin," tandas Majerum. 

Sementara itu  delapan pemilik warung yang diamankan ini tidak mendapatkan sanksi. Mereka hanya diberikan pembinaan dan tidak boleh menjual gas elpiji ukuran tiga kilogram. (rin/gus) 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 09:08

Paskibra 2018 Siswa-Siswi Terbaik Kobar

PANGKALAN BUN – Sebanyak 72 pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 17 Agustus 2018 09:07

ASTAGA!!! Ribuan Ekor Ayam Terpanggang Sia-Sia

KUMAI - Kebakaran menghanguskan kandang ayam pedaging milik Narin, di RT 11 Sungai Sintuk, Kecamatan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:36

WASPADA!!! Kabut Asap Mulai Menyengat

SAMPIT – Kabut asap dampak kebakaran hutan lahan (karhutla) mulai terasa di Kota Sampit. Meskipun…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:34

ASLI GAWAT!!!! Api Muncul Kembali

PANGKALAN BUN - Kebakaran lahan di Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:41

Di Pasar Ini Hewan Kurban Terjamin Kesehatannya

PANGKALAN BUN – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat yang ingin membeli hewan kurban bisa datang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:27

Keluarga Besar Panglima Utar Kumai Berkumpul

KUMAI - Keluarga keturunan Panglima Utar Kumai terus menjalin tali silaturahmi dengan mengadakan kegiatan…

Rabu, 15 Agustus 2018 19:22

Rakhman Kunjungi Jamaah Haji dan Bagikan Kurma

PANGKALAN BUN - Anggota DPD RI Komite III Utusan Kalimantan Tengah (Kalteng) H Muhammad Rakhman…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:02

Warga Binaan Ikut Memeriahkan HUT RI ke 73

PANGKALAN BUN – Berada di balik jeruji besi, tidak melunturkan semangat warga binaan pemasyarakatan…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39

Karhutla Berhasil Dipadamkan dengan Helikopter

PANGKALAN BUN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di lahan gambut di Kelurahan…

Selasa, 14 Agustus 2018 17:43

Dinkes Serahkan TKS kepada Satpol PP

PANGKALAN BUN - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat menyerahkan tenaga kerja sukarela (TKS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .