MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 10 Mei 2018 14:57
Nah! Nah! Nah! Pedagang Elpiji 3 Kg Ditertibkan

Harga Melebihi HET, Satpol PP Incar Pemasok

PENERTIBAN: Petugas Satpol PP dan Damkar Kobar ketika membawa tabung elpiji 3 kilogram, milik pedagang yang memperjualbelikan dengan harga jauh lebih tinggi dari HET, Rabu (9/5) kemarin.(Satpol PP for Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN- Pemkab Kotawaringin Barat melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), mengambil tindakan tegas terhadap perdagangan gas elpiji ukuran 3 kilogram atau bersubsidi, yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Puluhan tabung elpiji bersubsidi diamankan dari sejumlah warung,  di Kecamatan Kumai, pada Rabu (9/5) kemarin.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar, Majerum Purni mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa sejumlah warung di Kecamatan Kumai menjual Elpiji 3 kilogram dengan harga yang mahal. Menurutnya, satu tabung gas dijual sampai Rp 45 ribu, sehingga meresahkan masyarakat, karena  HET elpiji bersubsidi itu telah ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp 18 ribu.  

Dikatakannya, para pemilik warung yang ditertibkan kemarin,  mengaku menjual gas elpiji tiga kilogram dengan harga yang cukup tinggi. Pasalnya satu tabung dipatok kurir, mulai dari harga Rp 30 sampai Rp 35 ribu. Sehingga para pemilik warung dengan maksud untuk mendapatkan untung, maka dijual ke masyarakat Rp 45 ribu pertabung. Dalam satu minggu,  satu warung bisa menjual sampai puluhan tabung. 

"Dari laporan masyarakat, langsung kita rapatkan dan telusuri kabar tersebut. Kami pun langsung memerintahkan anggota untuk mengecek ke warung-warung dan ternyata benar. Sejumlah warung nekat menjual elpiji tiga kilogram melebihi HET," paparnya. 

Majerum melanjutkan, setelah semua informasi valid, pihaknya menurunkan puluhan anggota Satpol PP untuk menertibkan penjual eceran. Di mana warung dan toko kelontongan tidak diperbolehkan menjual gas elpiji tiga kilogram.  

"Hari ini (kemarin), puluhan anggota yang kita bagi dalam tiga tim turun ke Kecamatan Kumai dan warung yang menjual elpiji. Dan barang bukti langsung kita angkut ke Kantor Satpol PP dan Damkar," terangnya. 

Selain itu ada delapan pemilik warung yang menjual elpiji tidak sesuai HET,  juga dibawa ke Kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan. 

Majerum melanjutkan, berdasarkan pengakuan pemilik warung, mereka menjual elpiji karena dipasok oleh kurir setiap tiga hari sekali. Kurir tersebut akan pihaknya telusuri dan dikembangkan, karena informasi yang  mereka dapat, yakni dari salah satu pangkalan elpiji di Pangkalan Bun. 

Ditegaskannya,  kasus ini akan terus dikembangkan sampai tuntas. Termasuk untuk mengetahui pangkalan elpiji mana yang memasok tabung gas ke warung. Karena sesuai aturan pemerintah,  gas elpiji tiga kilogram tidak diperbolehkan dijual di warung-warung.  

"Kita akan buru pangkalan elpiji yang memasok ke warung-warung. Jika terbukti maka akan kita laporkan ke bupati dan wakil bupati. Saksi terberat bisa sampai pencabutan izin," tandas Majerum. 

Sementara itu  delapan pemilik warung yang diamankan ini tidak mendapatkan sanksi. Mereka hanya diberikan pembinaan dan tidak boleh menjual gas elpiji ukuran tiga kilogram. (rin/gus) 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 16:18

Pelindo III Kumai Bagikan 2.800 Paket Sembako Gratis

KUMAI – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Kumai kembali melaksanakan program bantuan kepada…

Kamis, 24 Mei 2018 17:47

Duh Gawat!!! Aksi Pencurian Marak Lagi

PANGKALAN BANTENG- Baru sepekan memasuki bulan ramadan, sejumlah aksi pencurian di wilayah Kecamatan…

Kamis, 24 Mei 2018 17:43

CEPAT, KEBURU HABIS NIH..!! Tiket Kapal Tersisa 10 Ribu Lebih

PANGKALAN BUN- Antusias pemudik lebaran melalui jalur pelabuhan Panglima Utar Kumai tahun ini mulai…

Kamis, 24 Mei 2018 10:43

2 PBS Ini Bantu Penyediaan Bak Sampah

PANGKALAN BUN- Sejumlah Perusahaan Swasta Besar (PBS) di Kotawaringin Barat,  turut mendukung program…

Kamis, 24 Mei 2018 10:10

Begini Cara Bupati Kobar Serap Aspirasi saat Ramadan

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat kembali menggelar safari Ramadan di Desa…

Rabu, 23 Mei 2018 11:47

Eeaaaa!!! Joget di Jalan, Empat Cewek Diciduk Polisi

PANGKALAN BUN - Video aplikasi tik tok berdurasi 15 detik berisi adegan empat orang perempuan tidak…

Rabu, 23 Mei 2018 11:30

Bupati Ajak Warga Perdalam Ilmu Agama Ini Alasannya..

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengawali Safari Ramadan tahun…

Selasa, 22 Mei 2018 15:07

Kapal Penumpang Tunggu Dispensasi

SAMPIT – Kapal penumpang PT Dharma Lautan Utama (DLU) masih  menunggu dispensasi agar bisa…

Selasa, 22 Mei 2018 11:34

WADUW!! Beredar Hoax Penangkapan Teroris di Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN – Sebagian masyarakat Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dihebohkan…

Selasa, 22 Mei 2018 11:03

Bupati Santuni Anak Panti Asuhan

PANGKALAN BUN- Bupati Kobar, Hj Nurhidayah menggelar acara berbuka puasa bersama anak yatim piatu, …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .