MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Senin, 14 Mei 2018 09:41
Guru di Sini Dibuat Bingung, Memangnya Ada Apa?
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT - Sejumlah guru kembali dibuat bingung. Di satu sisi, Kepala Dinas Pendidikan Kotim menyurati semua sekolah dasar perihal libur Ramadan pada 14 Mei hingga 13 Juni.  Di sisi  lain, muncul Surat Edaran Bupati Kotim Nomor 800/72/BKD-PKP/V/2018 yang mengatur pelaksanaan absensi guru selama Ramadan. Surat itu ditandatangani langsung Wakil Bupati Kotim HM Taufiq Mukri tertanggal 9 Mei.

”Kami dibuat bingung jadinya. Di satu sisi ada edaran libur dari Disdik Kotim, tetapi kami juga menerima edaran jam absensi sidik jari. Jadi mana yang benar ini. Apakah libur tanpa absensi atau libur tetapi tetap absen,” kata Yadi, guru di Kota Sampit.

Menurutnya, kondisi kian membingungkan setelah pihaknya menerima informasi dari UPTD setempat, bahwa guru masih melakukan absensi seperti jam sebelumnya. Padahal, saat ini peserta didik sudah libur.

”Kata UPT kami absensi saja dulu, karena tidak ada petunjuk atau perbup dari pemerintah daerah yang menjadi dasar untuk kami tidak absensi itu,” kata Yadi.

Jika memang pemerintah memutuskan guru tetap absensi, pihaknya  akan tetap meliburkan diri tanpa absen pula. ”Biar saja sebulan ini tidak ada tunjangan,” kata dia.

Sejak Januari hingga Mei ini, Yadi juga mengaku belum menerima tunjangan penghasilan seperti yang dijanjikan tersebut.

Sejumlah guru mulai bereaksi atas lambannya penerbitan Perbup revisi absensi itu. Bahkan mereka memboikot untuk tidak absensi selama Ramadan.

“Semuanya sepakat untuk tidak absen. Instruksi di koran oleh bupati  beberpa waktu lalu jadi angin segar bagi kami,” kata Mellya, guru salah satu SD di Kecamatan MB Ketapang.

Mereka menilai pernyataan Bupati Kotim beberapa waktu lalu sudah tepat. Sayangnya, pernyataan itu belum diikuti peraturan bupati ataupun instruksi secara tertulis. “Semoga dalam seminggu ini edaran perbup tentang jam kerja dan absensi guru itu kami terima,” kata dia. (ang/yit)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 08:49

Pengetahuan Proktor USBNBK Perlu Ditingkatkan

SAMPIT – Suksesnya ujian sekolah berstandar nasional berbasis komputer (USBNBK)…

Senin, 18 Februari 2019 08:43

The Power of Integral Raih Juara Nasional

SAMPIT – Kabar mengejutkan datang dari jenjang Sekolah Menengah Atas…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:02

Penurunan Tarif Listrik Belum Berlaku di Kotim

SAMPIT – Beredarnya informasi mengenai pengenaan tarif pelanggan listrik 900…

Jumat, 15 Februari 2019 14:56

Penting Nih..!!! Penyaluran BBM Harus Sampai Pelosok

SAMPIT – Kunjungan Anggota Komisi VI  Dewan Perwakilan Rakyat Republik…

Jumat, 15 Februari 2019 10:12

Pasar Tradisional Masih Sangat Diminati

SAMPIT-- Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten…

Kamis, 14 Februari 2019 17:11

Hamdhani Ajak Masyarakat Beli Bahan Pokok di Bulog

SAMPIT – Anggota Komisi VI  Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia…

Kamis, 14 Februari 2019 09:03

Pemkab Kotim Terus Pantau Serapan Anggaran

SAMPIT-- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)  semakin menerapkan kerja  keras…

Rabu, 13 Februari 2019 17:15

Pria Misterius Hilang di Sungai Mentaya

SAMPIT – Puluhan warga yang di sekitar Pusat Perbelanjaan Mentaya…

Rabu, 13 Februari 2019 15:42

Tokoh Ini Sebut Pasar PPM Tak Terawat

SAMPIT – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia…

Rabu, 13 Februari 2019 14:56

Maling Kotak Amal Terekam CCTV Masjid Nurul Iman

SAMPIT – Aksi pencurian uang dalam kotak amal Masjid Nurul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*