MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 15 Mei 2018 16:07
PSK Kobar Dilepas Menteri Sosial, Diminta Jalani Kehidupan Baru

Ketika PSK di Kobar Siap-Siap Pulang Kampung

KE PANGKALAN BUN: Menteri Sosial Idrus Marham hari ini dijadwalkan melepas puluhan PSK dari Kobar menuju Kampung Halamannya di pelabuhan Panglima Utar Kumai. (IST/Radar Sampit)

PROKAL.CO, TAHAPAN langkah penutupan lokalisasi di Kotawaringin Barat (Kobar) berjalan sesuai rencana. Hari ini, Selasa (15/5) Menteri Sosial Idrus Marham hadir dalam acara penutupan lokalisasi yang kegiatannya dilaksanakan di kawasan pelabuhan Panglima Utar Kumai.

”Penutupan lokalisasi ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Prostitusi Menuju Indonesia Bebas Lokalisasi Prostitusi Tahun 2019 di Jakarta, beberapa waktu lalu,” kata Manteri Sosial Idrus Marham, kemarin (14/05).

Pada 19 April 2018 di Jakarta, memang diselenggaralan rapat koordinasi yang dihadiri bupati/wali kota dan kepala dinas sosial provinsi serta kepala dinas sosial kabupaten/kota yang wilayahnya masih terdapat lokalisasi. Sebanyak tiga lokalisasi akan ditutup di Kobar, yakni di Dukuh Mola, Simpang Kodok, dan RT 12 Desa Sungai Pakit.

”Prostitusi perbuatan amoral. Bertentangan dengan ajaran agama apa pun. Prostitusi juga masuk ke dalam kejahatan perdagangan orang (trafficking),” katanya.

Lokalisasi prostitusi sudah terbukti menjadi tempat berlangsungnya perbudakan perempuan. ”Negara harus hadir memeranginya. Salah satunya dengan bersama-sama rakyat dan pemerintah daerah menutup lokalisasi,” katanya.

Kobar merupakan salah satu daerah yang menunjukkan tekad kuat menutup lokalisasi prostitusi. ”Selaku Menteri Sosial, saya  mendukung sepenuhnya langkah tersebut, dan langkah penutupan lokalisasi yang masih tersisa,” katanya.

Dengan ditutupnya lokalisasi di Kobar, total sudah 151 dari total 168 lokalisasi prostitusi di Indonesia yang sudah ditutup. ”Lokalisasi yang belum ditutup saat ini tersisa 17 lokalisasi yang berada di 10 provinsi, 15 kabupaten/kota,” katanya.

Setelah diitutup, para pekerja seks komersial (PSK) akan dipulangkan ke daerah masing-masing untuk kembali ke keluarganya. Kementerian Sosial akan menyiapkan dana pendukung sesuai tugas dan fungsinya, baik berkaitan dengan bantuan stimulan usaha, bantuan jaminan hidup, maupun transport lokal.

Pemerintah berharap, mereka bisa memulai dan menjalani kehidupan baru. Sambil menjauhkan serta tidak mengulangi pekerjaan lama. Mereka diharapkan dapat mengembangkan kewirausahaan, yakni usaha ekonomi produktif.

”Untuk itu, pemerintah daerah di tempat asal para wanita yang dipulangkan, dapat melakukan pendampingan sehingga mereka dapat melakukan dan memulai hari-harinya lebih bermakna secara sosial maupun ekonomi,” kata Idrus Marham.

Sebelumnya, Dinas Sosial Kobar sudah melakukan pendataan terhadap penghuni ketiga lokalisasi. Dari tiga lokalisasi, di Dukuh Mola terdapat 60 orang PSK, Simpang Kodok 56 orang, dan RT 12 Desa Sungai Pakit sebanyak 120 orang. PSK yang akan dipulangkan secara resmi hari ini sebanyak 61 orang. Sisanya memilih pulang sendiri.

Sesuai keputusan Kementerian Sosial RI, PSK akan mendapatkan uang untuk modal usaha ekonomi produktif sebesar Rp 5.050.000. Bantuan tersebut hanya bisa dicairkan saat para PSK berada di lokasi pemulangan. Bantuan harus diambil sendiri oleh yang bersangkutan, tidak bisa diwakilkan.

Pada dasarnya, terkait pemberdayaan para wanita eks penghuni lokalisasi, Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dapat melakukan berbagai intervensi program, baik melalui program keluarga harapan, bantuan pangan nontunai, Kartu Indonesia Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan program kelompok usaha bersama.

Dengan penutupan tiga lokalisasi di Kobar, Kemensos sudah membantu menutup 151 lokalisasi dari total jumlah 168 lokalisasi prostitusi di seluruh Indonesia. Semua upaya ini dalam rangka mewujudkan Indonesia bebas prostitusi pada 2019. (sam/ign)

 


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 08:46

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Air

KUALA KAPUAS – Kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas mulai…

Selasa, 18 September 2018 16:02

Bupati Balas ”Serangan” Wakil Rakyat

SAMPIT – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membalas ”serangan”…

Senin, 17 September 2018 15:25

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Polisi Periksa 30 Saksi

MUARA TEWEH – Dugaan pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Camp C Hajak PT Antang Ganda Utama…

Senin, 17 September 2018 15:19

DENDAM ASMARA!!! Rumah Syahroni Membara

SAMPIT – Al (46) warga Jalan Badawi Hudan, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, ditangkap aparat Polsek…

Sabtu, 15 September 2018 15:32

SUBHANALLAH!!!! Bercita-cita Meninggal dalam Keadaan Sujud

SAMPIT – Rakaat kedua ibadah salat Jumat di Masjid Jami Assalam Jalan Iskandar, Sampit, Jumat…

Sabtu, 15 September 2018 14:55

Kapal Meledak, Korban Terpental ke Sungai dan Akhirnya Tewas

MUARA TEWEH – Masyarakat Kabupaten Barito Utara (Batara) digemparkan dengan sebuah ledakan keras…

Sabtu, 15 September 2018 12:58

SPBU Program BBM Satu Harga Resmi Beroperasi

NANGA BULIK – Masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman terbiasa dengan harga bahan bakar minyak…

Sabtu, 15 September 2018 12:54

ASTAGAAA!!!! Air PDAM Bercampur Racun

NANGA BULIK – Sebagian air yang disalurkan perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Dharma Lamandau…

Jumat, 14 September 2018 17:40

Terjatuh ke Sungai, Kakek Tewas Sambil Memeluk Tiang

SAMPIT – Warga di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya, Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga…

Jumat, 14 September 2018 17:35

SADISSSS!!!! Satu Keluarga Dibunuh sebelum Dibakar

MUARA TEWEH – Satu keluarga yang ditemukan tewas terpanggang di camp perusahaan wilayah Desa Hajak,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .