MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 15 Mei 2018 16:07
PSK Kobar Dilepas Menteri Sosial, Diminta Jalani Kehidupan Baru

Ketika PSK di Kobar Siap-Siap Pulang Kampung

KE PANGKALAN BUN: Menteri Sosial Idrus Marham hari ini dijadwalkan melepas puluhan PSK dari Kobar menuju Kampung Halamannya di pelabuhan Panglima Utar Kumai. (IST/Radar Sampit)

PROKAL.CO, TAHAPAN langkah penutupan lokalisasi di Kotawaringin Barat (Kobar) berjalan sesuai rencana. Hari ini, Selasa (15/5) Menteri Sosial Idrus Marham hadir dalam acara penutupan lokalisasi yang kegiatannya dilaksanakan di kawasan pelabuhan Panglima Utar Kumai.

”Penutupan lokalisasi ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Prostitusi Menuju Indonesia Bebas Lokalisasi Prostitusi Tahun 2019 di Jakarta, beberapa waktu lalu,” kata Manteri Sosial Idrus Marham, kemarin (14/05).

Pada 19 April 2018 di Jakarta, memang diselenggaralan rapat koordinasi yang dihadiri bupati/wali kota dan kepala dinas sosial provinsi serta kepala dinas sosial kabupaten/kota yang wilayahnya masih terdapat lokalisasi. Sebanyak tiga lokalisasi akan ditutup di Kobar, yakni di Dukuh Mola, Simpang Kodok, dan RT 12 Desa Sungai Pakit.

”Prostitusi perbuatan amoral. Bertentangan dengan ajaran agama apa pun. Prostitusi juga masuk ke dalam kejahatan perdagangan orang (trafficking),” katanya.

Lokalisasi prostitusi sudah terbukti menjadi tempat berlangsungnya perbudakan perempuan. ”Negara harus hadir memeranginya. Salah satunya dengan bersama-sama rakyat dan pemerintah daerah menutup lokalisasi,” katanya.

Kobar merupakan salah satu daerah yang menunjukkan tekad kuat menutup lokalisasi prostitusi. ”Selaku Menteri Sosial, saya  mendukung sepenuhnya langkah tersebut, dan langkah penutupan lokalisasi yang masih tersisa,” katanya.

Dengan ditutupnya lokalisasi di Kobar, total sudah 151 dari total 168 lokalisasi prostitusi di Indonesia yang sudah ditutup. ”Lokalisasi yang belum ditutup saat ini tersisa 17 lokalisasi yang berada di 10 provinsi, 15 kabupaten/kota,” katanya.

Setelah diitutup, para pekerja seks komersial (PSK) akan dipulangkan ke daerah masing-masing untuk kembali ke keluarganya. Kementerian Sosial akan menyiapkan dana pendukung sesuai tugas dan fungsinya, baik berkaitan dengan bantuan stimulan usaha, bantuan jaminan hidup, maupun transport lokal.

Pemerintah berharap, mereka bisa memulai dan menjalani kehidupan baru. Sambil menjauhkan serta tidak mengulangi pekerjaan lama. Mereka diharapkan dapat mengembangkan kewirausahaan, yakni usaha ekonomi produktif.

”Untuk itu, pemerintah daerah di tempat asal para wanita yang dipulangkan, dapat melakukan pendampingan sehingga mereka dapat melakukan dan memulai hari-harinya lebih bermakna secara sosial maupun ekonomi,” kata Idrus Marham.

Sebelumnya, Dinas Sosial Kobar sudah melakukan pendataan terhadap penghuni ketiga lokalisasi. Dari tiga lokalisasi, di Dukuh Mola terdapat 60 orang PSK, Simpang Kodok 56 orang, dan RT 12 Desa Sungai Pakit sebanyak 120 orang. PSK yang akan dipulangkan secara resmi hari ini sebanyak 61 orang. Sisanya memilih pulang sendiri.

Sesuai keputusan Kementerian Sosial RI, PSK akan mendapatkan uang untuk modal usaha ekonomi produktif sebesar Rp 5.050.000. Bantuan tersebut hanya bisa dicairkan saat para PSK berada di lokasi pemulangan. Bantuan harus diambil sendiri oleh yang bersangkutan, tidak bisa diwakilkan.

Pada dasarnya, terkait pemberdayaan para wanita eks penghuni lokalisasi, Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dapat melakukan berbagai intervensi program, baik melalui program keluarga harapan, bantuan pangan nontunai, Kartu Indonesia Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan program kelompok usaha bersama.

Dengan penutupan tiga lokalisasi di Kobar, Kemensos sudah membantu menutup 151 lokalisasi dari total jumlah 168 lokalisasi prostitusi di seluruh Indonesia. Semua upaya ini dalam rangka mewujudkan Indonesia bebas prostitusi pada 2019. (sam/ign)

 


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 16:23

NAHH!!!! KPK Panggil Dua Anggota DPRD Kalteng

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua anggota Komisi…

Rabu, 14 November 2018 16:18

AWASSSSS!!!! Tes Wawancara CPNS Peluang Kecurangan

SAMPIT- Guru Besar Universitas Palangka Raya Prof Suandi Sidauruk mempertanyakan,…

Selasa, 13 November 2018 16:13

PERLU SIAGA!!! Curah Hujan Masih Tinggi

SAMPIT – Sebelas jam lebih Kota Sampit dan sekitarnya diguyur…

Selasa, 13 November 2018 10:41

SAMPIT WASPADA!!! Fenomena Mabuk Air Rebusan Pembalut

SAMPIT – Baru-baru, marak pemberitaan maraknya remaja mabuk air rebusan…

Senin, 12 November 2018 13:46

ADUHHH!!!! Konsultan Perencana Hambat Dua Mega Proyek

SAMPIT–Dua proyek multiyears terancam dibatalkan. Sebab, CV Permata Kreasindo Konsultan…

Senin, 12 November 2018 09:04

BREAKING NEWS!!!! Sampit Dikepung Banjir, Jalan-Jalan Terendam

SAMPIT- Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dikepung banjir. Banjir…

Sabtu, 10 November 2018 15:24

TERNYATA!!! Ini Biang Kerok Penghambat Pembangunan Sektor Pendidikan

SAMPIT – Anggaran yang tersedot untuk program pembangunan tahun jamak…

Sabtu, 10 November 2018 10:42

Wihhh Ngeri!!! Acil Salbiyah Nyaris Disambar Predator Sungai

SAMPIT – Salbiyah, warga Desa Belanti, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,…

Sabtu, 10 November 2018 10:31

Ubah Air Gambut Jadi Listrik, Bisa Bertahan sampai 30 Jam

LAHAN gambut setiap tahun selalu dikenal sebagai produksi asap paling…

Jumat, 09 November 2018 16:52

MENYEDIHKAN!!! Guru Kontrak Terancam Tak Digaji

SAMPIT – Guru berstatus tenaga kontrak dan digaji dari APBD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .