MANAGED BY:
RABU
23 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 15 Mei 2018 16:07
PSK Kobar Dilepas Menteri Sosial, Diminta Jalani Kehidupan Baru

Ketika PSK di Kobar Siap-Siap Pulang Kampung

KE PANGKALAN BUN: Menteri Sosial Idrus Marham hari ini dijadwalkan melepas puluhan PSK dari Kobar menuju Kampung Halamannya di pelabuhan Panglima Utar Kumai. (IST/Radar Sampit)

PROKAL.CO, TAHAPAN langkah penutupan lokalisasi di Kotawaringin Barat (Kobar) berjalan sesuai rencana. Hari ini, Selasa (15/5) Menteri Sosial Idrus Marham hadir dalam acara penutupan lokalisasi yang kegiatannya dilaksanakan di kawasan pelabuhan Panglima Utar Kumai.

”Penutupan lokalisasi ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Prostitusi Menuju Indonesia Bebas Lokalisasi Prostitusi Tahun 2019 di Jakarta, beberapa waktu lalu,” kata Manteri Sosial Idrus Marham, kemarin (14/05).

Pada 19 April 2018 di Jakarta, memang diselenggaralan rapat koordinasi yang dihadiri bupati/wali kota dan kepala dinas sosial provinsi serta kepala dinas sosial kabupaten/kota yang wilayahnya masih terdapat lokalisasi. Sebanyak tiga lokalisasi akan ditutup di Kobar, yakni di Dukuh Mola, Simpang Kodok, dan RT 12 Desa Sungai Pakit.

”Prostitusi perbuatan amoral. Bertentangan dengan ajaran agama apa pun. Prostitusi juga masuk ke dalam kejahatan perdagangan orang (trafficking),” katanya.

Lokalisasi prostitusi sudah terbukti menjadi tempat berlangsungnya perbudakan perempuan. ”Negara harus hadir memeranginya. Salah satunya dengan bersama-sama rakyat dan pemerintah daerah menutup lokalisasi,” katanya.

Kobar merupakan salah satu daerah yang menunjukkan tekad kuat menutup lokalisasi prostitusi. ”Selaku Menteri Sosial, saya  mendukung sepenuhnya langkah tersebut, dan langkah penutupan lokalisasi yang masih tersisa,” katanya.

Dengan ditutupnya lokalisasi di Kobar, total sudah 151 dari total 168 lokalisasi prostitusi di Indonesia yang sudah ditutup. ”Lokalisasi yang belum ditutup saat ini tersisa 17 lokalisasi yang berada di 10 provinsi, 15 kabupaten/kota,” katanya.

Setelah diitutup, para pekerja seks komersial (PSK) akan dipulangkan ke daerah masing-masing untuk kembali ke keluarganya. Kementerian Sosial akan menyiapkan dana pendukung sesuai tugas dan fungsinya, baik berkaitan dengan bantuan stimulan usaha, bantuan jaminan hidup, maupun transport lokal.

Pemerintah berharap, mereka bisa memulai dan menjalani kehidupan baru. Sambil menjauhkan serta tidak mengulangi pekerjaan lama. Mereka diharapkan dapat mengembangkan kewirausahaan, yakni usaha ekonomi produktif.

”Untuk itu, pemerintah daerah di tempat asal para wanita yang dipulangkan, dapat melakukan pendampingan sehingga mereka dapat melakukan dan memulai hari-harinya lebih bermakna secara sosial maupun ekonomi,” kata Idrus Marham.

Sebelumnya, Dinas Sosial Kobar sudah melakukan pendataan terhadap penghuni ketiga lokalisasi. Dari tiga lokalisasi, di Dukuh Mola terdapat 60 orang PSK, Simpang Kodok 56 orang, dan RT 12 Desa Sungai Pakit sebanyak 120 orang. PSK yang akan dipulangkan secara resmi hari ini sebanyak 61 orang. Sisanya memilih pulang sendiri.

Sesuai keputusan Kementerian Sosial RI, PSK akan mendapatkan uang untuk modal usaha ekonomi produktif sebesar Rp 5.050.000. Bantuan tersebut hanya bisa dicairkan saat para PSK berada di lokasi pemulangan. Bantuan harus diambil sendiri oleh yang bersangkutan, tidak bisa diwakilkan.

Pada dasarnya, terkait pemberdayaan para wanita eks penghuni lokalisasi, Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dapat melakukan berbagai intervensi program, baik melalui program keluarga harapan, bantuan pangan nontunai, Kartu Indonesia Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan program kelompok usaha bersama.

Dengan penutupan tiga lokalisasi di Kobar, Kemensos sudah membantu menutup 151 lokalisasi dari total jumlah 168 lokalisasi prostitusi di seluruh Indonesia. Semua upaya ini dalam rangka mewujudkan Indonesia bebas prostitusi pada 2019. (sam/ign)

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 16:35

Tertarik dengan Islam sejak SD, Dimotivasi Ayah yang Seorang Pendeta

Lima tahun sudah Shantiko Hatmojo (33) menjadi seorang muslim. Keluarganya yang menjunjung tinggi Pancasila,…

Rabu, 23 Mei 2018 16:30

Satpol PP Kotim Tegaskan Tak Ada Pungli

SAMPIT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim menegaskan, tak ada oknum di instansi tersebut…

Rabu, 23 Mei 2018 10:41

CATAT NIH!!! Boleh Bayar Zakat Fitrah di Awal Ramadan

SAMPIT – Kebanyakan umat muslim mengeluarkan zakat fitrah menjelang Idulfitri. Padahal, zakat…

Selasa, 22 Mei 2018 15:21

DAD Didesak Nonaktikan Damang Parenggean

SAMPIT – Damang Kepala Adat Kecamatan Parenggean berinisial Jn mendapat mosi tidak percaya dari…

Selasa, 22 Mei 2018 15:03

Masih Ada Guru Wajib Absensi Sesuai Jam Kerja ASN

SAMPIT – Instruksi Pemkab Kotim yang disampaikan Bupati Kotim Supian Hadi maupun Sekda Halikinnor…

Selasa, 22 Mei 2018 11:41

Warga Pilih Mudik di Awal Ramadan, Ini Alasannya

SAMPIT- Arus mudik menggunakan kapal laut mulai terlihat di Pelabuhan Sampit, Senin (21/5). Sejumlah…

Senin, 21 Mei 2018 17:30

Ratusan Personel Amankan Gereja di Sampit

SAMPIT – Satu pekan usai teror bom yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia membuat aparat menetapkan…

Sabtu, 19 Mei 2018 16:27

Pemudik Bakal Membludak, DLU Siapkan Delapan Keberangkatan

SAMPIT – Menghadapi membeludaknya pemudik, sejumlah operator pelayaran menambah keberangkatan.…

Kamis, 17 Mei 2018 15:52

SYUKURLAH!!! Jaringan Teroris Tak Terdeteksi di Kotim

SAMPIT – Keberadaan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang diduga otak teror di Tanah Air…

Kamis, 17 Mei 2018 15:25

GUBRAKKKKK!!! Sekeluarga Mandi di Kantor PDAM

SAMPIT – Niat hati ingin liburan di Kota Sampit, tapi yang didapat justru kekecewaan. Itulah yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .