MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 15 Mei 2018 16:30
AWAS!!! Teror Hoax dan Ujaran Kebencian Bergentayangan di Medsos
SEMAKIN WASPADA: Petugas Bandara Haji Asan Sampit memeriksa calon penumpang sebelum keberangkatan, Senin (14/5). Sejauh ini situasi bandara aman dari gangguan keamanan.(HENY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Peristiwa pemboman sejumlah lokasi di Surabaya, diikuti rentetan hoax yang beredar secara berantai di media sosial. Hoax itu seolah menjadi teror yang membuat publik kian resah. Di sisi lain, ujaran kebencian di tengah duka juga merebak. Polisi menangkap sebagian di antaranya.

Radar Sampit mencatat sejumlah hoax yang beredar terkait aksi bom di Jawa Timur. Hoax itu berkaitan dengan bom yang disebut-sebut meledak di sejumlah lokasi lain, di luar titik yang sudah terkonfirmasi resmi.

Selain itu, pengamatan Radar Sampit, sejumlah pengguna media sosial juga berupaya menggiring opini bahwa peristiwa bom di Surabaya hanya settingan dan pengalihan isu. Sebagian di antaranya diciduk polisi karena dinilai membuat postingan yang meresahkan dan memancing rusuh di linimasa.

Di Palangka Raya, polisi mengamankan Brahmanty (42). Pemilik akun The-Wa Bram Glorious itu diciduk Sat Reskrim Polres Palangka Raya karena menulis postingan yang bersifat provokatif. Dia menantang pelaku teror beraksi di Palangka Raya.

Kencangnya informasi dan liarnya media sosial, membuat Bupati Kotim Supian Hadi meminta masyarakat Kotim agar menjaga suasana tetap kondusif. Warga diharapkan tak terpengaruh isu provokatif dan mengutamakan kedamaian daerah serta meningkatkan kewaspadaan.

”Masyarakat diharapkan jangan sampai turut menyebarkan informasi hal-hal yang dapat memengaruhi kondisi wilayah,” ujarnya, Senin (14/5).

Dia meminta semua pihak memberi ruang pada aparat berwenang menyelesaikan teror tersebut. Masyarakat bisa membantu dengan tidak terpengaruh isu menyesatkan dan tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya.

”Jangan sampai menimbulkan opini dan saling adu argumen, terlebih di media sosial. Sebab, informasi akan mudah tersebar di media sosial, sehingga dapat memengaruhi masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli meminta masyarakat tak mudah terprovokasi dengan  ulah pelaku teror. Masyarakat jangan sampai membuat  pernyataan yang mengandung kebencian di media sosial. Selain itu, aksi teror tersebut jangan dikaitkan dengan agama apa pun.

”Jangan dikait atau dihubungkan, karena saya berkeyakinan tidak ada agama yang mengajarkan perbuatan demikian. Semua agama mengajarkan kedamaian dan cinta kasih,” tegas politikus PDI Perjuangan itu.

Dia juga mengajak semua pemuka agama di Kotim turut mendoakan agar Indonesia dan Kotim tetap aman dan damai. Begitu juga dengan masyarakat, harus jadi masyarakat yang cerdas. Bisa memilah dan memilih informasi.

”Jangan sampai masyarakat termakan isu dan informasi yang menyesatkan. Sebab, di saat kondisi seperti ini, tidak menutup kemungkinan ada oknum yang memanfaatkan situasi,” tegasnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Aitam KH Yusuf Alhudromy juga mengimbau semua pihak agar tak mengaitkan masalah agama dalam teror bom di Indonesia. ”Isu yang tidak baik jangan disebarluarkan, apalagi mempercayainya. Saat ini sudah mulai memasuki Ramadan. Jaga suasana bulan suci ini,” katanya.

Sementara itu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim memberi peringatan keras kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN). ASN diminta tak memperkeruh situasi keamanan pascateror bom di Tanah Air.

”Salah satu fungsi ASN adalah perekat dan pemersatu bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalau ada ketemu ASN yang menyebarkan ujaran kebencian, silakan laporkan,” tegas Kepala BKD Kotim Alang Arianto.

Hal semacam itu, menurut Alang, harus ditangkal sedini mungkin. Jangan sampai ASN melanggar sumpah janji setia dan ketaatan kepada NKRI yang berdasar Pancasila dan Undang-Undang 1945 yang menjadi pedoman ASN selama ini.

Dia juga berharap ASN agar turut menangkal radikalisme. BKD Kotim tak akan segan memberikan sanksi tegas bila ada ASN yang menyebar ujaran kebencian, intoleransi, permusuhan, hingga perpecahan. ASN juga diminta untuk mengingatkan rekannya, sehingga potensi radikalisme di daerah dapat dihalau. (dc/ang/mir/oes/ign)

 


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 17:23

WADUWWWW!!! Teroris Rencananya Beraksi saat HUT RI

PALANGKA RAYA – Terduga teroris di Palangka Raya, L (45), yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:57

Akhir Hayat Eksekutor Koruptor

SAMPIT – Mantan Kepala Kejari Kotim Chandra Sidayatra (56), tutup usia, Senin (13/8), di Rumah…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:50

Kasus Selingkuh Oknum Dokter dan Sopir Ambulans Dibawa ke Jalur Adat

SAMPIT – Dugaan kasus perselingkuhan yang melibatkan SM (23), oknum sopir ambulans, dan RP (34),…

Selasa, 14 Agustus 2018 17:02

Palangka Raya Kecolongan!!! Sel Aktif Teroris Berkembang di Kota Cantik

PALANGKA RAYA – Kota Palangka Raya kecolongan. Sel aktif teroris diduga berkembang di Ibu Kota…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:29

Teroris!!! Semua Pihak Diminta Waspada

SAMPIT - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Supriadi, langsung merespon terkait informasi…

Senin, 13 Agustus 2018 15:23

Bayi Malang yang Dibuang di Semak akan Dioperasi

PALANGKA RAYA–Kasus pembuangan bayi darah daging remaja berusia 15 tahun di Jalan G Obos, hingga…

Senin, 13 Agustus 2018 14:59

Gelombang Tinggi, Feri Tetap Operasional

SAMPIT – Sejumlah feri penyeberangan di Sungai Mentaya, khususnya di wilayah selatan Kabupaten…

Senin, 13 Agustus 2018 14:57

BREAKING NEWS!!!! Densus 88 Amankan Pasutri Terduga Teroris

SAMPIT-  Tim Gabungan Polda Kalimantan Tengah, Polres palangka Raya dan Densus 88 Anti Teror Mabes…

Sabtu, 11 Agustus 2018 22:59

Tongkang Hancurkan Jamban, Kelotok dan Lanting Kami

SAMPIT- Pagi  Jumat (10/8) kemarin,  sekitar pukul 5.00WIB , warga pinggiran sungai Mentaya…

Jumat, 10 Agustus 2018 20:22

Sekda Kota Dituntut Enam Bulan, Denda Rp 10 Juta

PALANGKA RAYA – Setelah sempat mengalami penundaan dua kali karena ketidaksiapan tim Jaksa Penuntut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .