MANAGED BY:
RABU
23 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 15 Mei 2018 16:30
AWAS!!! Teror Hoax dan Ujaran Kebencian Bergentayangan di Medsos
SEMAKIN WASPADA: Petugas Bandara Haji Asan Sampit memeriksa calon penumpang sebelum keberangkatan, Senin (14/5). Sejauh ini situasi bandara aman dari gangguan keamanan.(HENY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Peristiwa pemboman sejumlah lokasi di Surabaya, diikuti rentetan hoax yang beredar secara berantai di media sosial. Hoax itu seolah menjadi teror yang membuat publik kian resah. Di sisi lain, ujaran kebencian di tengah duka juga merebak. Polisi menangkap sebagian di antaranya.

Radar Sampit mencatat sejumlah hoax yang beredar terkait aksi bom di Jawa Timur. Hoax itu berkaitan dengan bom yang disebut-sebut meledak di sejumlah lokasi lain, di luar titik yang sudah terkonfirmasi resmi.

Selain itu, pengamatan Radar Sampit, sejumlah pengguna media sosial juga berupaya menggiring opini bahwa peristiwa bom di Surabaya hanya settingan dan pengalihan isu. Sebagian di antaranya diciduk polisi karena dinilai membuat postingan yang meresahkan dan memancing rusuh di linimasa.

Di Palangka Raya, polisi mengamankan Brahmanty (42). Pemilik akun The-Wa Bram Glorious itu diciduk Sat Reskrim Polres Palangka Raya karena menulis postingan yang bersifat provokatif. Dia menantang pelaku teror beraksi di Palangka Raya.

Kencangnya informasi dan liarnya media sosial, membuat Bupati Kotim Supian Hadi meminta masyarakat Kotim agar menjaga suasana tetap kondusif. Warga diharapkan tak terpengaruh isu provokatif dan mengutamakan kedamaian daerah serta meningkatkan kewaspadaan.

”Masyarakat diharapkan jangan sampai turut menyebarkan informasi hal-hal yang dapat memengaruhi kondisi wilayah,” ujarnya, Senin (14/5).

Dia meminta semua pihak memberi ruang pada aparat berwenang menyelesaikan teror tersebut. Masyarakat bisa membantu dengan tidak terpengaruh isu menyesatkan dan tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya.

”Jangan sampai menimbulkan opini dan saling adu argumen, terlebih di media sosial. Sebab, informasi akan mudah tersebar di media sosial, sehingga dapat memengaruhi masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli meminta masyarakat tak mudah terprovokasi dengan  ulah pelaku teror. Masyarakat jangan sampai membuat  pernyataan yang mengandung kebencian di media sosial. Selain itu, aksi teror tersebut jangan dikaitkan dengan agama apa pun.

”Jangan dikait atau dihubungkan, karena saya berkeyakinan tidak ada agama yang mengajarkan perbuatan demikian. Semua agama mengajarkan kedamaian dan cinta kasih,” tegas politikus PDI Perjuangan itu.

Dia juga mengajak semua pemuka agama di Kotim turut mendoakan agar Indonesia dan Kotim tetap aman dan damai. Begitu juga dengan masyarakat, harus jadi masyarakat yang cerdas. Bisa memilah dan memilih informasi.

”Jangan sampai masyarakat termakan isu dan informasi yang menyesatkan. Sebab, di saat kondisi seperti ini, tidak menutup kemungkinan ada oknum yang memanfaatkan situasi,” tegasnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Aitam KH Yusuf Alhudromy juga mengimbau semua pihak agar tak mengaitkan masalah agama dalam teror bom di Indonesia. ”Isu yang tidak baik jangan disebarluarkan, apalagi mempercayainya. Saat ini sudah mulai memasuki Ramadan. Jaga suasana bulan suci ini,” katanya.

Sementara itu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim memberi peringatan keras kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN). ASN diminta tak memperkeruh situasi keamanan pascateror bom di Tanah Air.

”Salah satu fungsi ASN adalah perekat dan pemersatu bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalau ada ketemu ASN yang menyebarkan ujaran kebencian, silakan laporkan,” tegas Kepala BKD Kotim Alang Arianto.

Hal semacam itu, menurut Alang, harus ditangkal sedini mungkin. Jangan sampai ASN melanggar sumpah janji setia dan ketaatan kepada NKRI yang berdasar Pancasila dan Undang-Undang 1945 yang menjadi pedoman ASN selama ini.

Dia juga berharap ASN agar turut menangkal radikalisme. BKD Kotim tak akan segan memberikan sanksi tegas bila ada ASN yang menyebar ujaran kebencian, intoleransi, permusuhan, hingga perpecahan. ASN juga diminta untuk mengingatkan rekannya, sehingga potensi radikalisme di daerah dapat dihalau. (dc/ang/mir/oes/ign)

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 16:30

Satpol PP Kotim Tegaskan Tak Ada Pungli

SAMPIT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim menegaskan, tak ada oknum di instansi tersebut…

Selasa, 22 Mei 2018 11:41

Warga Pilih Mudik di Awal Ramadan, Ini Alasannya

SAMPIT- Arus mudik menggunakan kapal laut mulai terlihat di Pelabuhan Sampit, Senin (21/5). Sejumlah…

Senin, 21 Mei 2018 17:30

Ratusan Personel Amankan Gereja di Sampit

SAMPIT – Satu pekan usai teror bom yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia membuat aparat menetapkan…

Senin, 21 Mei 2018 17:27

Bekas Pelacuran Diawasi Ketat

PANGKALAN BANTENG – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berusaha keras mencegah kembalinya…

Sabtu, 19 Mei 2018 16:27

Pemudik Bakal Membludak, DLU Siapkan Delapan Keberangkatan

SAMPIT – Menghadapi membeludaknya pemudik, sejumlah operator pelayaran menambah keberangkatan.…

Kamis, 17 Mei 2018 15:52

SYUKURLAH!!! Jaringan Teroris Tak Terdeteksi di Kotim

SAMPIT – Keberadaan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang diduga otak teror di Tanah Air…

Kamis, 17 Mei 2018 15:25

GUBRAKKKKK!!! Sekeluarga Mandi di Kantor PDAM

SAMPIT – Niat hati ingin liburan di Kota Sampit, tapi yang didapat justru kekecewaan. Itulah yang…

Selasa, 15 Mei 2018 16:13

Jejak Teroris Ada di Sampit

SAMPIT – Teror bom beruntun di Surabaya dalam dua hari terakhir jadi peringatan bagi semua pihak…

Selasa, 15 Mei 2018 16:07

PSK Kobar Dilepas Menteri Sosial, Diminta Jalani Kehidupan Baru

TAHAPAN langkah penutupan lokalisasi di Kotawaringin Barat (Kobar) berjalan sesuai rencana. Hari ini,…

Minggu, 13 Mei 2018 00:44

WOW!!! Aparat Sita Kayu Lima Truk

PALANGKA RAYA – Pembalakan dan perambahan hutan masih marak terjadi di wilayah Kalimantan Tengah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .