MANAGED BY:
RABU
23 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 17 Mei 2018 15:52
SYUKURLAH!!! Jaringan Teroris Tak Terdeteksi di Kotim

Serangan Teror Meluas, Polres Terapkan Pengamanan Berlapis

BERLAPIS: Seorang warga diperiksa di luar pagar sebelum memasuki kawasan Polres Kotim, Rabu (16/5).(TAMAMU RONY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Keberadaan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang diduga otak teror di Tanah Air baru-baru ini tak terdeteksi di Kotawaringin Timur.Badan Kesatuan Kebangsaan Politik (Kesbangpol) Kotawaringin Timur memastikan jaringan itu tak ada.

Kepala Badan Kesbangpol Kotim Kaspul Bahri mengatakan, pihaknya belum mengendus adanya keberadaan kelompok yang diduga terlibat rentetan bom bunuh diri di Surabaya itu.

”Insya Allah belum ada JAD maupun JAT (Jamaah Ansharut Tauhid) di daerah ini,” kata Kaspul, Rabu (16/5).

Kaspul menuturkan, Kotim memang pernah kecolongan, karena ada salah satu tersangka teroris beberapa tahun silam berdiam di Sampit. Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa, pendataan warga wajib dilakukan.

”Makanya pak Bupati memerintahkan kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RT mendata setiap warga. Bukan maksud mencurigai, hanya sekadar antisipasi,” ujar Kaspul.

Kaspul menegaskan, organisasi JAD maupun JAT diharamkan beraktivitas di Kotim. ”Memang tugas kami mendata organisasi maupun lembaga swadaya masyarakat. Tapi, selama mereka tidak terdaftar di Kesbangpol, mereka tidak berhak ada di Kotim,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kotim Supian Hadi meminta masyarakat terlibat dalam memantau kondusifitas daerah. Dia menegaskan, tak ada tempat bagi teroris di Bumi Habaring Hurung.

”Tidak ada tempat untuk teroris. Kita harus bersama menghadapi ini,” katanya saat memberikan sambutan dalam apel siaga menyambut Ramadan.

Menurutnya, menjaga keamanan di masyarakat tak hanya tugas aparat kepolisian maupun TNI, namun semua elemen, termasuk dirinya sebagai bupati. Supian meminta pihak kecamatan, kelurahan hingga RW dan RT mendata warganya. Hal itu bukan maksud mencurigai.

”Bukan mencurigai, namun kita harus tahu siapa dan apa kegiatannya. Siapa saja boleh tinggal di Kotim, yang penting menjaga keamanan ketertiban dalam bermasyarakat,” katanya.

Pelaksanaan apel siaga menyambut Ramadan, lanjutnya, bukan berarti khawatir terhadap kemungkinan buruk saat Ramadan. Hal tersebut merupakan momentum untuk saling instrospeksi diri, sehingga dengan Ramadan menambah kerukunan antarumat beragama.

”Tak hanya bagi umat Islam, alangkah indahnya keamanan di Kotim dijaga oleh seluruh elemen masyarakat,” katanya. 

Terkait rentetan peristiwa di Tanah Air, Supian juga menilai peristiwa itu adalah tindak kejahatan. Tak ada mengarah ke kelompok maupun agama tertentu. 

”Saya pernah belajar di pesantren dan selama saya belajar tidak ada guru atau ulama saya yang mengajarkan membeci atau memerangi umat lain. Justru kami ditekankan untuk saling menghormati antargolongan,” ujar Supian.

 

Pemeriksaan Berlapis

Sementara itu, Polres Kotim memperketat penjagaan di pos gerbang utama Mapolres. Penjagaan kali ini lebih intensif lantaran para pengunjung diperiksa dua kali lipat, sebelum dan sesudah masuk halaman Polres.

Hal itu sebagai wujud pengamanan maksimal aparat demi menciptakan situasi yang aman, mengingat serangan teror terjadi lagi di Mapolda Riau. Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel mengatakan, tak hanya Maporles yang diperketat, tapi juga semua tempat keramaian, polsek, dan tempat ibadah.

”Tujuan kami untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror guna menghindari dan mencegah lebih dini hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Antisipasi teror juga dilakukan dengan memperketat keamanan jalur transportasi darat keluar-masuk Kota Sampit. Kendaraan penumpang diperiksa. Sejauh ini, kata Rommel, Kotim masih aman.

Dirinya menegaskan, bakal menjaga situasi keamanan dan ketertiban dengan melakukan sinergisitas dengan pihak lain. Rommel juga mengucapkan bela sungkawa terhadap para korban yang meninggal dunia akibat serangan teroris di beberapa daerah.

Dari pantauan Radar Sampit, para petugas pengamanan yang mengenakan rompi anti peluru, senjata laras panjang, dan helm, mengawasi setiap gerakan pengunjung. ”Kami lakukan pemeriksaan berlapis. Untuk situasi siaga satu seperti saat ini, tak boleh ada kelengahan. Hal sekcil apa pun wajib diperiksa demi rasa aman dan nyaman,” kata petugas jaga.

Rommel meminta maaf kepada masyarakat bila merasa tak nyaman ketika diperiksa. Sebab, hal itu dilakukan juga demi kepentingan bersama.

Pengunjung yang sempat diwawancarai koran ini merasa tak keberatan dengan penggeledahan barang oleh petugas. Sebab, hal itu salah satu upaya memperkecil kemungkinan terjadinya hal buruk.

”Sama sekali tak keberatan (diperiksa). Justru kami yang mengunjungi Polres Kotim jadi merasa aman karena penjagaannya sangat ketat. Kalau bisa seterusnya seperti ini,” ujar Razali Usman, pengunjung Mapolres. (oes/ron/ign)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 16:30

Satpol PP Kotim Tegaskan Tak Ada Pungli

SAMPIT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim menegaskan, tak ada oknum di instansi tersebut…

Selasa, 22 Mei 2018 11:41

Warga Pilih Mudik di Awal Ramadan, Ini Alasannya

SAMPIT- Arus mudik menggunakan kapal laut mulai terlihat di Pelabuhan Sampit, Senin (21/5). Sejumlah…

Senin, 21 Mei 2018 17:30

Ratusan Personel Amankan Gereja di Sampit

SAMPIT – Satu pekan usai teror bom yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia membuat aparat menetapkan…

Senin, 21 Mei 2018 17:27

Bekas Pelacuran Diawasi Ketat

PANGKALAN BANTENG – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berusaha keras mencegah kembalinya…

Sabtu, 19 Mei 2018 16:27

Pemudik Bakal Membludak, DLU Siapkan Delapan Keberangkatan

SAMPIT – Menghadapi membeludaknya pemudik, sejumlah operator pelayaran menambah keberangkatan.…

Kamis, 17 Mei 2018 15:25

GUBRAKKKKK!!! Sekeluarga Mandi di Kantor PDAM

SAMPIT – Niat hati ingin liburan di Kota Sampit, tapi yang didapat justru kekecewaan. Itulah yang…

Selasa, 15 Mei 2018 16:30

AWAS!!! Teror Hoax dan Ujaran Kebencian Bergentayangan di Medsos

SAMPIT – Peristiwa pemboman sejumlah lokasi di Surabaya, diikuti rentetan hoax yang beredar secara…

Selasa, 15 Mei 2018 16:13

Jejak Teroris Ada di Sampit

SAMPIT – Teror bom beruntun di Surabaya dalam dua hari terakhir jadi peringatan bagi semua pihak…

Selasa, 15 Mei 2018 16:07

PSK Kobar Dilepas Menteri Sosial, Diminta Jalani Kehidupan Baru

TAHAPAN langkah penutupan lokalisasi di Kotawaringin Barat (Kobar) berjalan sesuai rencana. Hari ini,…

Minggu, 13 Mei 2018 00:44

WOW!!! Aparat Sita Kayu Lima Truk

PALANGKA RAYA – Pembalakan dan perambahan hutan masih marak terjadi di wilayah Kalimantan Tengah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .