MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 18 Mei 2018 10:50
Jangan Khawatir, Daging Beku Steril
DAGING BEKU: Salah seorang warga memperlihatkan daging beku yang dibeli di Bulog, Rabu (16/5).(USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotawaringin Timur Heru Rio Wibisono mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir dengan daging yang dijual Bulog (Badan urusan logistik). Menurutnya, daging beku justru lebih steril dari daging biasa.

”Tak perlu khawatir, daging beku lebih steril dan halal,” tegasnya, Rabu (16/5)

Sementara itu, daging beku yang disediakan Bulog Sub Divisi Regional Sampit laris. Banyak warga membeli daging sapi untuk keperluan hidangan sahur pertama.

Ainun, warga Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, memilih belanja daging beku di Bulog karena lebih murah dari harga daging di pasar. ”Rasanya tidak beda dari daging sapi biasa. Saya sudah sering beli,” kata Sri Wahyuni, warga lainnya.

Kepala Seksi Pelayanan Publik Perum Bulog Sub Divre Sampit Wanto membenarkan tingginya antusiasme warga membeli daging sapi beku itu. Pihak Bulog baru mendatangkan 1,5 ton daging sapi.

”Baru satu hari datang, sudah lebih 200 kilogram terjual. Sisanya, melihat antusiasme warga ini diperkirakan akan habis dalam 10 hari mendatang,” kata Wanto.
Daging beku dijual dengan harga Rp 80 ribu per kilogram. Lebih murah dari daging di pasaran yang harganya Rp 120 ribu per kilogram.

Melihat antusias masyarakat, Bulog berencana mendatangkan daging sapi beku kembali. Namun, kali ini untuk permintaan daging menjelang Idul Fitri.

”Insya Allah menjelang Idul Fitri akan datang lagi 1,5 ton,” kata Wanto.

Pihak Bulog mengingatkan agar pembeli tak menjual kembali daging beku tersebut. Sebab, tujuannya untuk memenuhi permintaan daging saat  momentum seperti sekarang.

”Memang kami tidak membatasi pembeli yang ingin membeli jumlah banyak, karena kami khawatir bila disimpan terlalu lama kualitas daging menurun. Tapi kami selalu beritahu agar jangan dijual kembali, dan hingga kini memang belum ada yang dijual kembali,” pungkas Wanto. (oes/ign)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 16:33

Kotim Targetkan Sejuta Benih Ikan

SAMPIT – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan…

Kamis, 17 Januari 2019 15:28

Ohhhh Elpiji..Meski Keliling, Belum Tentu Dapat

SAMPIT – Elpiji ukuran 3 kilogram (kg) masih sulit dicari.…

Kamis, 17 Januari 2019 09:41

Dewan Ingin PBB Masyarakat Miskin Dihapuskan

SAMPIT-Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotim, Rudianur  menyarankan agar pemerintah melihat…

Kamis, 17 Januari 2019 09:05

Syukurlah!!! Kasus DBD Menurun di Awal Tahun

SAMPIT— Dalam satu bulan terakhir, sejak sejak Desember 2018 hingga…

Kamis, 17 Januari 2019 09:03

Penerapan E-Parking, Pedagang PPM Bakal Diberi Tanda Khusus

SAMPIT- Rencana penerapan elektronik parkir (e-parking) di dalam kawasan Pusat…

Kamis, 17 Januari 2019 08:53

Adipura Lewati Puluhan Titik Penilaian, Ini Titik-titiknya

SAMPIT –Demi perjuangan meraih Piala Adipura, setidaknya ada 54 titik…

Kamis, 17 Januari 2019 08:41

Laksanakan KKN, 56 Mahasiswa STIE Sampit Siap Terjun Mengabdi ke Masyarakat

SAMPIT-  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit kembali melaksanakan Kuliah…

Rabu, 16 Januari 2019 14:04

Dukcapil Bidik Kaum Pelajar untuk Hal Ini

SAMPIT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kotawaringin…

Rabu, 16 Januari 2019 12:31

Gara-Gara Hal Ini, Bus Sampit-Kotabesi Dipindah ke Parenggean

SAMPIT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan…

Selasa, 15 Januari 2019 14:12

Wahhh!!! Wahhh!!! Truk Ramai-Ramai Masuk Kota, Bikin Macet

SAMPIT –  Kerusakan jalan lingkar selatan yang semakin parah membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*