MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Sabtu, 19 Mei 2018 16:15
Ikan Jenis Ini Mulai Sulit Ditemukan di Kalimantan

Akibat Buruknya Kualitas Air Sungai

IKAN PIPIH: Beberapa tahun terakhir, ikan pipih cukup sulit didapat di perairan Kasongan. Padahal, permintaan pasar selama Ramadan cukup tinggi. Rusaknya habitat dan penangkapan ikan secara tak terkendali diduga menjadi penyebabnya.(HENDI SUSANTO FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN – Ikan lopis atau yang lebih akrab dikenal sebagai ikan pipih mulai sulit ditemukan di Sungai Katingan. Ada beberapa faktor yang memengaruhi, seperti tidak terkontrolnya aktivitas penangkapan ikan hingga buruknya kualitas air sungai.

Hendi Susanto, warga Kelurahan Kasongan Lama mengatakan, seiring berjalannya waktu, keberadaan ikan pipih di Sungai Katingan, khususnya wilayah Kasongan mulai sulit ditemukan. Padahal, saat ini permintaan pasar cukup tinggi, terutama untuk diolah menjadi kerupuk amplang maupun lauk makanan lainnya. 

”Apalagi saat puasa seperti ini. Harganya bisa tembus Rp 50 ribu per kilogram. Walaupun seharian kita mancing di sungai, belum tentu dapat ikan pipih. Sekarang memang sulit sekali didapat," ungkapnya, Jumat (18/5).

Menurutnya, populasi ikan pipih saat ini telah berkurang drastis. Bahkan, regenerasinya terancam dengan tingginya aktivitas tangkap ikan yang tidak terkontrol, seperti racun, dan setrum. Padahal, sewindu lalu ikan yang tegolong Notopteridae atau berpunggung pisau itu cukup mudah didapat dengan bermodal pancing. 

”Kalau dulu ikannya masih banyak, besar-besar lagi. Biasanya, ikan pipih dibuat menjadi makanan ampal atau kerupuk pipih. Kalau pun ada yang jual di Kasongan, ikan pipih itu biasanya dibawa dari daerah hilir," imbuhnya.

Hendi Susanto menduga, maraknya aktivitas pencemaran lingkungan sungai beberapa tahun terakhir menjadi penyebab langkanya ikan pipih. Padahal, ikan tersebut cukup digemari masyarakat Katingan karena memiliki cita rasa yang khas.

”Sekarang Sungai Katingan sudah tercemar cukup parah, baik oleh sampah, racun ikan, lumpur hingga logam berat akibat pertambangan emas di sungai. Kalau pencemaran itu tidak segera ditanggulangi, beberapa tahun lagi ikan pipih di Katingan akan punah," ujarnya.

Sebab, ikan predator yang dapat tumbuh hingga panjang satu meter ini hanya dapat hidup di habitat yang mendukung. Contohnya, di wilayah hilir atau selatan yang dikenal sebagai lumbung ikan Katingan. Ikan-ikan di sana memiliki kesempatan hidup yang lebih panjang untuk dapat bergenerasi.

”Karena mulai wilayah Kamipang hingga Mendawai memiliki banyak anak sungai dan danau alami yang belum terjamah manusia. Nelayan ikan di sana bijak dalam menangkap ikan. Jadi, tidak boleh menyetrum, meracun, apalagi menangkap ikan yang masih anakan. Hal itu sebagai upaya untuk menjaga populasinya ke depan," tandasnya. (agg/ign)

 


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 15:28

Guru PAUD Diminta Tingkatkan Kreativitas Mengajar

SAMPIT— Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi upaya Pusat…

Kamis, 20 September 2018 15:25

Mentaya 63 Jawarai Piala Kemerdekaan

SAMPIT— Piala kemerdekaan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 73 Kemerdekaan RI, di lapangan Kompi…

Kamis, 20 September 2018 13:30

Rp 3 Miliar Tanggulangi Karhutla

PALANGKA RAYA – Makin marak dan meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di seluruh wilayah…

Selasa, 18 September 2018 16:10

Material Padat Dilelang BPKAD

SAMPIT – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kotim berencana melakukan…

Selasa, 18 September 2018 08:43

Pelayanan Transportasi di Kotim Terus Dibenahi

SAMPIT— Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya membenahi,…

Selasa, 18 September 2018 08:41

Pemkab Kotim: Selamat Datang Kalapas Baru

SAMPIT – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Sampit resmi berganti, dari  Mokhamad…

Sabtu, 15 September 2018 10:18

Usulkan Tanaman Keras di Pinggir Jalan Perkebunan

SERUYAN RAYA - Pohon kelapa sawit yang berada di sisi kiri dan kanan jalan sering kali tidak berbuah…

Sabtu, 15 September 2018 09:40

Takraw Kotim Optimistis Masuk Final

SAMPIT - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTSI) Kotawaringin …

Jumat, 14 September 2018 08:34

CATAT YA!!! Rumah Tunggu Kelahiran Disediakan Gratis

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)  sejak lama sudah menyediakan rumah…

Kamis, 13 September 2018 10:18

Belasan Relawan Ikuti Temu Karya Nasional

SAMPIT— Sebanyak 14 orang tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .