MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 21 Mei 2018 17:27
Bekas Pelacuran Diawasi Ketat
BEBAS PROSTITUSI: Menteri Sosial dan Bupati Kobar memulangkan para pekerja seks komersial di Kabupaten Kotawaringin Barat beberapa hari lalu.(DOK.RADAR SAMPIT )

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berusaha keras mencegah kembalinya bisnis prostitusi di lokalisasi yang telah ditutup. Pemulangan para pekerja seks komersial ke daerah asal akan ditindaklanjuti dengan penjagaan ketat di bekas lokalisasi pelacuran selama dua bulan.

”Dalam waktu dua bulan ke depan Satpol PP memperketat pengawasan di bekas lokalisasi, barak, penginapan, hingga hotel. Ini untuk mempersempit ruang gerak kegiatan prostitusi,” kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah, Sabtu (19/5).

Pemkab Kobar telah memiliki data para PSK yang pernah beroperasi di tiga lokalisasi di Kobar, yakni di Dukuh Mola, Simpang Kodok, dan Sungai Pakit. Totalnya ada 250 pelacur. 

“Kita sudah ada data lengkap tentang 250 orang wanita eks penghuni lokalisasi. Kita tinggal perketat razia saja,” tegasnya.

Penjagaan ketat akan melibatkan ketua RT. Mereka diminta lebih aktif lagi memantau penghuni barak atau rumah kontrakan di lingkungan masing masing. Jika ada penghuni yang mencurigakan, maka segera laporkan.

“Jika hasil patroli itu ternyata ditemukan para eks PSK yang telah dipulangkan dan kembali lagi ke Kobar  sebagai PSK lagi, maka akan dipulangkan dengan paksa,” tegasnya.

Menurut Nurhidayah, Kobar telah memiliki peraturan daerah yang mengatur tentang larangan praktik prostitusi. Apapun bentuk prostitusi, dilarang masuk Kabupaten Kobar.

“Kita sudah ada Perda Perda Nomor 16 tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Dalam pasal 33 sudah jelas melarang adanya pekerja seks komersial atau kegiatan prostitusi. Selain itu juga akan ada sanksi bagi mereka yang menyuruh, membujuk/memaksa atau memfasilitasi orang lain untuk menjadi PSK,” tegasnya. (sla/yit)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 14:29

Ramadan Berakhir, Harusnya Sedih, Harusnya Resah!

SAMPIT -  Seluruh umat Muslim di dunia merayakan hari raya Idul Fitri, Jumat (15/6). Umat menyambut…

Kamis, 14 Juni 2018 17:59

Polisi Ringkus Dua Calo Tiket

PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat dan jajaran Direskrimum Polda Kalteng menangkap dua…

Rabu, 13 Juni 2018 20:47

PT DLU Sampit Tegaskan Tak Ada Kericuhan

SAMPIT – PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit menegaskan, tak ada kericuhan yang terjadi…

Selasa, 12 Juni 2018 20:04

YA TUHAN!!! Bau Asap Merebak, Penumpang Panik

SAMPIT – Arus mudik dengan KM Egon tujuan Semarang yang berangkat 9 Juni lalu diwarnai kepanikan.…

Senin, 11 Juni 2018 20:16

Razia Tim Gabungan Terhadap Angkutan Mudik, Lima Positif Narkoba

SAMPIT – Tim gabungan Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satlantas Polres…

Senin, 11 Juni 2018 13:41

Abrasi Ujung Pandaran, Diduga Akibat Tambang Puya???

SAMPIT – Semakin parahnya abrasi di Pantai Ujung Pandaran disinyalir merupakan warisan para penambang…

Senin, 11 Juni 2018 13:20

IKAPTK Kotim Berbagi Berkah

SAMPIT – Sekitar 58 orang dari berbagai angkatan yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan…

Sabtu, 09 Juni 2018 19:10

Ujung Pandaran Aman untuk Wisatawan

SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan Pantai…

Sabtu, 09 Juni 2018 19:05

Gubernur Sahkan Pergub di Tengah Interpelasi

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalteng tetap melaksanakan Peraturan Gubernur (Pergub) 10 Tahun…

Sabtu, 09 Juni 2018 13:09

DUHHH!!!! Banyak Pemudik Tak Kebagian Tempat

SAMPIT- Arus mudik di Pelabuhan Sampit membeludak. Bahkan pemudik terpaksa menempati lantai dasar yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .