MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 22 Mei 2018 15:03
Masih Ada Guru Wajib Absensi Sesuai Jam Kerja ASN
ILUSTRASI.(RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Instruksi Pemkab Kotim yang disampaikan Bupati Kotim Supian Hadi maupun Sekda Halikinnor melempem alias tak berjalan. Pasalnya, masih ada guru yang diwajibkan absensi sesuai jam kerja aparatur sipil negara (ASN) umumnya.

”Kami masih saja absen seperti biasa. Datang pagi, kemudian pulang, lalu siangnya kembali lagi. Kalau saya tidak masalah, karena rumah saya tidak jauh dari sekolah, tetapi guru lainnya sangat mengeluhkan kondisi ini,” kata Trias, salah seorang guru SMP di Kota Sampit, Senin (21/5).

Kondisi demikian, katanya, membuat miris. Pasalnya, ada guru yang dari luar kota harus  datang ke sekolah dan pulang sore harinya. ”Hanya karena absen, padahal anak-anak libur. Gurunya takut tidak absen,” kata guru muda tersebut.

Dia mengaku bingung, karena sebelumnya Bupati hingga Sekda Kotim sudah memberikan penegasan kepada guru agar tidak perlu absen selama libur. ”Selama belum ada edaran atau surat tertulis dari Bupati Kotim, informasinya BKD  tetap memberlakukan aturan itu. BKD tidak bisa disalahkan juga karena mereka perlu pijakan hukum untuk hal tersebut,” kata Trias.

Di sekolah lainnya, ternyata sejumlah guru memboikot absensi tersebut. Bahkan, pihaknya menegaskan, jika nanti dikenakan sanksi, mereka beralasan instruksi bupati justru bertolak belakang dengan kebijakan BKD Kotim yang menerapkan sistem absensi tersebut.

Kepala BKD Kotim Alang Arianto yang dikonfirmasi Radar Sampit, tidak menepis informasi bahwa guru yang ditangani Pemkab Kotim masih wajib absensi sidik jari tersebut. Namun, menurutnya, kewajiban absensi itu sejatinya tergantung kesepakatan dari Dinas Pendidikan Kotim. ”Kemarin sepertinya sudah ada rapat di disdik,” kata Alang.

Alang mengaku siap mengeksekusi hasil rapat bersama di Dinas Pendidikan Kotim itu. ”Ya, kan ada kesepakatan di sana,” katanya.

Sementara itu, selain masalah absensi, guru di Kotim juga menyesalkan pasifnya organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kotim dalam memperjuangkan aspirasi para guru. Justru pihak dari luar PGRI yang getol menyuarakan  kepentingan guru tersebut.

”Ini juga karena kurangnya perjuangan PGRI. Padahal, kami berharap melalui organisasi profesi itu bisa getol menyuarakan keluhan kami, para guru ini,” ujar salah seorang guru yang tidak mau disebutkan namanya.

Dia berujar, selama ini pihaknya tidak merasakan maksimal fungsi PGRI. ”Padahal, di saat seperti ini, guru perlu penyampai lidah kepada para pengambil kebijakan. Saya yakin para guru akan mendukung PGRI jika properjuangan tersebut,” katanya. (ang/ign)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 16:58

Bikin Takut..!!! BKSDA Tegur Perekam Video Kemunculan Buaya

SAMPIT – Sebuah video yang merekam penampakan hewan reptil di…

Jumat, 15 Februari 2019 10:09

Jalan Poros Utara Kotim Sulit Dilalui

SAMPIT-- Curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini membuat kerusakan…

Kamis, 14 Februari 2019 15:46

Pria Tak Dikenal Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Identitasnya

SAMPIT – Pria tak dikenal yang tenggelam di Sungai Mentaya…

Kamis, 14 Februari 2019 15:39

Bandar Sabu Dibekuk saat Tunggu Pembeli

SAMPIT – Perang terhadap peredaran narkoba di Kabupaten Kotawaringin Timur…

Kamis, 14 Februari 2019 09:05

Bersama Cegah Paham Radikal Masuk Kotim

SAMPIT – Keberadaan Satuan Tugas Kontra Radikal dan Deradikalisasi di…

Rabu, 13 Februari 2019 17:06

Duh! Duh! Duh!.. Pelanggaran APK Tak Terkendali

SAMPIT – Pelanggaran alat peraga kampanye (APK) di Kabupaten Kotawaringin…

Rabu, 13 Februari 2019 16:53

Ya Tuhan!!! DBD Renggut Nyawa Satu Bayi di Sampit

SAMPIT – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) memperlihatkan keganasannya. Bayi…

Rabu, 13 Februari 2019 15:56

Polres Palangka Raya Antisipasi Maksiat saat Valentine

PALANGKA RAYA – Menjelang 14 Februari, perayaan hari kasih sayang,…

Rabu, 13 Februari 2019 15:13

KPK Berkomitmen Kawal Roadmap Implementasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sesuai UU

JAKARTA– BPJS Ketenagakerjaan sepakat menandatangani Nota Kesepahaman bersama Komisi Pemberantasan…

Rabu, 13 Februari 2019 10:02

Waspada Banjir, Pak Camat Diminta Pantau Desa

SAMPIT – Semua camat di Kabupaten Kotawaringin Timur diminta memantau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*