MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 31 Mei 2018 16:26
Hakim: Jangan Putus di Sini Saja!
ILLEGAL LOGGING: Kayu log yang diduga merupakan hasil illlegal logging yang menyeret perusahaan berskala internasional.(RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampit menyebut, PT Korintiga Hutani (Korindo Group) bisa jadi tersangka dalam perkara illegal logging dengan terdakwa Budi Lugas Kristyawan dan Laun itu.

Apalagi dari keterangan Budi dan enam anak buahnya yang sudah divonis mengaku, kayu jenis akasia dari PT Kusuma Perkasawana itu dijual ke perusahaan itu. Majelis hakim yang diketuai Ega Shaktiana meminta agar JPU menindaklanjuti pengakuan Budi, bahwa di belakangnya ada Tedi yang kini jadi DPO (daftar pencarian orang) Polisi.

”Cari Tedi itu. Jangan putus sampai di sini saja,” kata hakim kepada jaksa. Dalam sidang, Budi mendengarkan keterangan saksi enam anak buahnya dan lima karyawan dari Korintiga, Rabu (30/5).

Menanggapi keterangan saksi, Budi mengaku menjual akasia itu melalui Tedi seharga Rp 450 ribu per ton. Para sopir kemudian mengantar kayu akasia tersebut dari Desa Ayawan Seruyan ke Korintiga di Kotawaringin Barat. Mereka masing-masing diupah sebesar Rp 170 ribu per ton.

Enam anak buah budi, Mijan, Sutikno, Agus Purwanto, Jamaun, Purbasari, dan Suyanto membawa akasia itu menggunakan dokumen yang diserahkan seseorang bernama Ran. Ran merupakan suruhan Ipung yang juga masih buron. ”Bagian yang bertugas di lapangan ini Ipung,” kata Budi.

Ipung merupakan operator alat berat jenis forrwader. ”Saudara bosnya, wajar saja main suruh saja," kata hakim yang membuat Budi terdiam.

BACA JUGA : Kasus Illegal Logging Seret Perusahaan Internasional

Budi awalnya sempat berdalih semua kegiatan itu dilakukan Tedi. Dia mengaku hanya menerima keuntungan sebesar Rp 10 ribu per ton kayu. Namun, saat hakim mencecarnya, dia akhirnya menceritakan bahwa dia menerima dari Tedi sebesar Rp 450 ribu per ton.(ang/ign)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 14:29

Ramadan Berakhir, Harusnya Sedih, Harusnya Resah!

SAMPIT -  Seluruh umat Muslim di dunia merayakan hari raya Idul Fitri, Jumat (15/6). Umat menyambut…

Kamis, 14 Juni 2018 17:59

Polisi Ringkus Dua Calo Tiket

PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat dan jajaran Direskrimum Polda Kalteng menangkap dua…

Rabu, 13 Juni 2018 20:47

PT DLU Sampit Tegaskan Tak Ada Kericuhan

SAMPIT – PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit menegaskan, tak ada kericuhan yang terjadi…

Senin, 11 Juni 2018 20:16

Razia Tim Gabungan Terhadap Angkutan Mudik, Lima Positif Narkoba

SAMPIT – Tim gabungan Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satlantas Polres…

Sabtu, 09 Juni 2018 19:10

Ujung Pandaran Aman untuk Wisatawan

SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan Pantai…

Sabtu, 09 Juni 2018 19:05

Gubernur Sahkan Pergub di Tengah Interpelasi

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalteng tetap melaksanakan Peraturan Gubernur (Pergub) 10 Tahun…

Sabtu, 09 Juni 2018 13:09

DUHHH!!!! Banyak Pemudik Tak Kebagian Tempat

SAMPIT- Arus mudik di Pelabuhan Sampit membeludak. Bahkan pemudik terpaksa menempati lantai dasar yang…

Jumat, 08 Juni 2018 16:36

Fantastis!!! Simpan 64,80 Gram Sabu, Didi Ditangkap Polisi

SAMPIT – Didit Aprianto alias Didi, pria 32 tahun warga Jalan Padat Karya Gang Paul Mihpu, Baamang,…

Jumat, 08 Juni 2018 15:26

Polisi Periksa Regulasi Dermaga, Tersangka Crane Maut Bisa Bertambah

SAMPIT– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kotim bakal memeriksa regulasi keamanan dermaga…

Jumat, 08 Juni 2018 11:45

Kurang 5.750 Karung Selamatkan Pantai

SAMPIT – Upaya penyelamatan Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit belum sepenuhnya diprioritaskan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .