MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 31 Mei 2018 16:26
Hakim: Jangan Putus di Sini Saja!
ILLEGAL LOGGING: Kayu log yang diduga merupakan hasil illlegal logging yang menyeret perusahaan berskala internasional.(RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampit menyebut, PT Korintiga Hutani (Korindo Group) bisa jadi tersangka dalam perkara illegal logging dengan terdakwa Budi Lugas Kristyawan dan Laun itu.

Apalagi dari keterangan Budi dan enam anak buahnya yang sudah divonis mengaku, kayu jenis akasia dari PT Kusuma Perkasawana itu dijual ke perusahaan itu. Majelis hakim yang diketuai Ega Shaktiana meminta agar JPU menindaklanjuti pengakuan Budi, bahwa di belakangnya ada Tedi yang kini jadi DPO (daftar pencarian orang) Polisi.

”Cari Tedi itu. Jangan putus sampai di sini saja,” kata hakim kepada jaksa. Dalam sidang, Budi mendengarkan keterangan saksi enam anak buahnya dan lima karyawan dari Korintiga, Rabu (30/5).

Menanggapi keterangan saksi, Budi mengaku menjual akasia itu melalui Tedi seharga Rp 450 ribu per ton. Para sopir kemudian mengantar kayu akasia tersebut dari Desa Ayawan Seruyan ke Korintiga di Kotawaringin Barat. Mereka masing-masing diupah sebesar Rp 170 ribu per ton.

Enam anak buah budi, Mijan, Sutikno, Agus Purwanto, Jamaun, Purbasari, dan Suyanto membawa akasia itu menggunakan dokumen yang diserahkan seseorang bernama Ran. Ran merupakan suruhan Ipung yang juga masih buron. ”Bagian yang bertugas di lapangan ini Ipung,” kata Budi.

Ipung merupakan operator alat berat jenis forrwader. ”Saudara bosnya, wajar saja main suruh saja," kata hakim yang membuat Budi terdiam.

BACA JUGA : Kasus Illegal Logging Seret Perusahaan Internasional

Budi awalnya sempat berdalih semua kegiatan itu dilakukan Tedi. Dia mengaku hanya menerima keuntungan sebesar Rp 10 ribu per ton kayu. Namun, saat hakim mencecarnya, dia akhirnya menceritakan bahwa dia menerima dari Tedi sebesar Rp 450 ribu per ton.(ang/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Mei 2019 10:36

Terkait Keracunan Massal, Dinkes Kesulitan Cari Sampel Makanan

KUALA PEMBUANG - Keracunan massal karyawan di PT Sabindo yang…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:15

Pertahanan Solid, Ambisi Kalteng Putra Terpenuhi

PALANGKARAYA – Ambisi pelatih Kepala Kalteng Putra Gomes De Oliviera…

Jumat, 17 Mei 2019 15:43

YA TUHAN..!!! Puluhan Warga Keracunan, Satu Meninggal Dunia

SAMPIT – Kenduri yang digelar salah seorang karyawan PT Sabindo,…

Jumat, 17 Mei 2019 15:39

WAH PARAH...!!! Produk Rusak dan Kedaluwarsa Masih Dijual

SAMPIT – Balai Besar Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BB POM)…

Jumat, 17 Mei 2019 15:34

Idrus Berencana Menikah, Jaksa Pertimbangkan Kasasi, Polisi Bantah Paksa Terdakwa

Bebasnya Idrus, terdakwa kasus sabu dari jerat hukum menuai respons…

Jumat, 17 Mei 2019 10:42

CATAT..!!! Ini Nilai dan Ketentuan Zakat Fitrah dan Zakat Maal dari Kemenag

SAMPIT- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah…

Kamis, 16 Mei 2019 14:39

Eks Mentaya Mubazir, Pemkab Janji Cari Solusi, SUERRRR?????

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan segera mencari…

Kamis, 16 Mei 2019 14:26

Diduga Dipaksa Akui Kepemilikan Sabu, Pria Ini Lolos Jerat Hukum

SAMPIT – Terdakwa kasus narkoba jenis sabu-sabu, Idrus, lolos dari…

Kamis, 16 Mei 2019 14:05

Remaja Tawuran Mengancam Warga

SAMPIT – Terungkap sudah penyebab terjadinya aksi tawuran hebat yang…

Kamis, 16 Mei 2019 10:18

Disperdagin Inventarisasi Ulang Pasar Eks Bioskop Mentaya

SAMPIT-Hampir lima tahun sejak diresmikan,  bangunan pasar eks  Bioskop Mentaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*