MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 31 Mei 2018 16:26
Hakim: Jangan Putus di Sini Saja!
ILLEGAL LOGGING: Kayu log yang diduga merupakan hasil illlegal logging yang menyeret perusahaan berskala internasional.(RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampit menyebut, PT Korintiga Hutani (Korindo Group) bisa jadi tersangka dalam perkara illegal logging dengan terdakwa Budi Lugas Kristyawan dan Laun itu.

Apalagi dari keterangan Budi dan enam anak buahnya yang sudah divonis mengaku, kayu jenis akasia dari PT Kusuma Perkasawana itu dijual ke perusahaan itu. Majelis hakim yang diketuai Ega Shaktiana meminta agar JPU menindaklanjuti pengakuan Budi, bahwa di belakangnya ada Tedi yang kini jadi DPO (daftar pencarian orang) Polisi.

”Cari Tedi itu. Jangan putus sampai di sini saja,” kata hakim kepada jaksa. Dalam sidang, Budi mendengarkan keterangan saksi enam anak buahnya dan lima karyawan dari Korintiga, Rabu (30/5).

Menanggapi keterangan saksi, Budi mengaku menjual akasia itu melalui Tedi seharga Rp 450 ribu per ton. Para sopir kemudian mengantar kayu akasia tersebut dari Desa Ayawan Seruyan ke Korintiga di Kotawaringin Barat. Mereka masing-masing diupah sebesar Rp 170 ribu per ton.

Enam anak buah budi, Mijan, Sutikno, Agus Purwanto, Jamaun, Purbasari, dan Suyanto membawa akasia itu menggunakan dokumen yang diserahkan seseorang bernama Ran. Ran merupakan suruhan Ipung yang juga masih buron. ”Bagian yang bertugas di lapangan ini Ipung,” kata Budi.

Ipung merupakan operator alat berat jenis forrwader. ”Saudara bosnya, wajar saja main suruh saja," kata hakim yang membuat Budi terdiam.

BACA JUGA : Kasus Illegal Logging Seret Perusahaan Internasional

Budi awalnya sempat berdalih semua kegiatan itu dilakukan Tedi. Dia mengaku hanya menerima keuntungan sebesar Rp 10 ribu per ton kayu. Namun, saat hakim mencecarnya, dia akhirnya menceritakan bahwa dia menerima dari Tedi sebesar Rp 450 ribu per ton.(ang/ign)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 15:20

WAH GAWAT!!! Biaya Berobat Bakal Kian Berat

SAMPIT – Biaya berobat di RSUD dr Murjani Sampit bakal semakin berat. RSUD dr Murjani Sampit mengambil…

Rabu, 17 Oktober 2018 09:13

Jerit dan Tangis Bersahutan, Menyaksikan Kehancuran dari Ketinggian

KOTA yang awalnya penuh keindahan itu seketika hancur ketika diguncang bencana. Gempa berkekuatan 7,4…

Selasa, 16 Oktober 2018 09:57

SEMANGAT!!! Karate Kotim Target Berikan Medali Perdana

SAMPIT – Atlet karate Kotim yang akan berlaga di Porprov XI Provinsi Kalteng tahun 2018 dilepas…

Senin, 15 Oktober 2018 17:10

Hhmmm...Pelajar SMP Terjaring Razia di Karaoke

SAMPIT – Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) terjaring razia gabungan personel kepolisian…

Senin, 15 Oktober 2018 14:54

YA TUHAN!!! ASN Ini Tewas di Tempat Gituan

PALANGKA RAYA – Tragis dialami berinisial MD (50), warga Jalan Paus. Dia ditemukan tak bernyawa…

Senin, 15 Oktober 2018 08:59

Sampit Fair Geliatkan Ekonomi UMKM

SAMPIT— Pelaksanaan Sampit Fair 2018 DI STADION 29 Nopember Sampit, diharapkan dapat meningkatkan…

Rabu, 10 Oktober 2018 14:09

WASPADA!!! Potensi Hoax Bisa Meningkat

SAMPIT – Potensi kabar bohong atau hoax diprediksi meningkat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu)…

Rabu, 10 Oktober 2018 13:57

DUH!!! Pengrajin Rotan Makin Terpuruk

SAMPIT – Para pengrajin rotan di sentra industri rotan Jalan Usman Harun mengeluh. Pasalnya, sulitnya…

Rabu, 10 Oktober 2018 13:54

Mantan Kepala DP3AP2KB Kotim Menangis, Kenapa?

SAMPIT – Serah terima jabatan (sertijab) di lingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan…

Selasa, 09 Oktober 2018 15:57

WASPADA!!! Penggalangan Dana Bantuan Korban Bencana Ilegal kalau Tak Ada Ini

SAMPIT – Gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah membuat masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .