MANAGED BY:
RABU
15 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 31 Mei 2018 16:26
Hakim: Jangan Putus di Sini Saja!
ILLEGAL LOGGING: Kayu log yang diduga merupakan hasil illlegal logging yang menyeret perusahaan berskala internasional.(RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampit menyebut, PT Korintiga Hutani (Korindo Group) bisa jadi tersangka dalam perkara illegal logging dengan terdakwa Budi Lugas Kristyawan dan Laun itu.

Apalagi dari keterangan Budi dan enam anak buahnya yang sudah divonis mengaku, kayu jenis akasia dari PT Kusuma Perkasawana itu dijual ke perusahaan itu. Majelis hakim yang diketuai Ega Shaktiana meminta agar JPU menindaklanjuti pengakuan Budi, bahwa di belakangnya ada Tedi yang kini jadi DPO (daftar pencarian orang) Polisi.

”Cari Tedi itu. Jangan putus sampai di sini saja,” kata hakim kepada jaksa. Dalam sidang, Budi mendengarkan keterangan saksi enam anak buahnya dan lima karyawan dari Korintiga, Rabu (30/5).

Menanggapi keterangan saksi, Budi mengaku menjual akasia itu melalui Tedi seharga Rp 450 ribu per ton. Para sopir kemudian mengantar kayu akasia tersebut dari Desa Ayawan Seruyan ke Korintiga di Kotawaringin Barat. Mereka masing-masing diupah sebesar Rp 170 ribu per ton.

Enam anak buah budi, Mijan, Sutikno, Agus Purwanto, Jamaun, Purbasari, dan Suyanto membawa akasia itu menggunakan dokumen yang diserahkan seseorang bernama Ran. Ran merupakan suruhan Ipung yang juga masih buron. ”Bagian yang bertugas di lapangan ini Ipung,” kata Budi.

Ipung merupakan operator alat berat jenis forrwader. ”Saudara bosnya, wajar saja main suruh saja," kata hakim yang membuat Budi terdiam.

BACA JUGA : Kasus Illegal Logging Seret Perusahaan Internasional

Budi awalnya sempat berdalih semua kegiatan itu dilakukan Tedi. Dia mengaku hanya menerima keuntungan sebesar Rp 10 ribu per ton kayu. Namun, saat hakim mencecarnya, dia akhirnya menceritakan bahwa dia menerima dari Tedi sebesar Rp 450 ribu per ton.(ang/ign)


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 16:50

Kasus Selingkuh Oknum Dokter dan Sopir Ambulans Dibawa ke Jalur Adat

SAMPIT – Dugaan kasus perselingkuhan yang melibatkan SM (23), oknum sopir ambulans, dan RP (34),…

Selasa, 14 Agustus 2018 17:02

Palangka Raya Kecolongan!!! Sel Aktif Teroris Berkembang di Kota Cantik

PALANGKA RAYA – Kota Palangka Raya kecolongan. Sel aktif teroris diduga berkembang di Ibu Kota…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:29

Teroris!!! Semua Pihak Diminta Waspada

SAMPIT - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Supriadi, langsung merespon terkait informasi…

Senin, 13 Agustus 2018 15:23

Bayi Malang yang Dibuang di Semak akan Dioperasi

PALANGKA RAYA–Kasus pembuangan bayi darah daging remaja berusia 15 tahun di Jalan G Obos, hingga…

Senin, 13 Agustus 2018 14:59

Gelombang Tinggi, Feri Tetap Operasional

SAMPIT – Sejumlah feri penyeberangan di Sungai Mentaya, khususnya di wilayah selatan Kabupaten…

Senin, 13 Agustus 2018 14:57

BREAKING NEWS!!!! Densus 88 Amankan Pasutri Terduga Teroris

SAMPIT-  Tim Gabungan Polda Kalimantan Tengah, Polres palangka Raya dan Densus 88 Anti Teror Mabes…

Sabtu, 11 Agustus 2018 22:59

Tongkang Hancurkan Jamban, Kelotok dan Lanting Kami

SAMPIT- Pagi  Jumat (10/8) kemarin,  sekitar pukul 5.00WIB , warga pinggiran sungai Mentaya…

Jumat, 10 Agustus 2018 20:22

Sekda Kota Dituntut Enam Bulan, Denda Rp 10 Juta

PALANGKA RAYA – Setelah sempat mengalami penundaan dua kali karena ketidaksiapan tim Jaksa Penuntut…

Jumat, 10 Agustus 2018 20:19

Bunuh Istri hingga Tewas Suami Gantung Diri eh Talinya Putus

KUALA KAPUAS – Warga Jalan Barito, Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat Dalam, Kabupaten Kapuas,…

Jumat, 10 Agustus 2018 20:15

BIADABBB!!!! Bayi Dibuang di Semak

PALANGKA RAYA - Bayi laki-laki ditemukan warga  di dalam semak belukar, Jalan G Obos XXVI dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .