MANAGED BY:
MINGGU
19 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 04 Juni 2018 14:20
INNALILLAH!!! Tabrak Sapi, Winarti Tewas di Tempat

Peternak Bakal Dikumpulkan

PEDULI: Bupati Kobar Hj Nurhidayah beserta suami, H M Ruslan AS saat membesuk salah satu korban kecelakaan yang menabrak sapi.(Joko Hardyono/Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN –Sejumlah sapi ternak milik warga yang berkeliaran hingga ke jalan umum arah Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam) kilometer 8, jadi pemicu kecelakaan maut pada Sabtu (2/6) sekitar pukul 22.10 WIB. Peristiwa di jalan gelap tanpa penerangan yang masuk wilayah  Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan itu menimpa pasangan suami istri, atas nama Sunarto (66) dan Tri Winarti (56)

Kecelakaan menabrak sapi yang berada di tengah jalan tersebut menyebabkan sang istri, yakni Tri Winarti meninggal dunia di tempat. Sementara Sunarto mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Sepasang suami istri ini diketahui merupakan warga jalan Pakunegara RT14, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan.

”Keduanya berboncengan menabrak seekor sapi yang berada di tengah ruas jalan, hingga korban terjatuh,” ujar Kasatlantas Polres Kobar, Marsono kepada Radar Pangkalan Bun, Minggu (3/6).

Menurutnya, usai kecelakaan itu korban Sunarto mengalami luka-luka pada wajah bagian sebelah kiri dan telinganya mengeluarkan darah. Sedangkan istrinya Tri Winarti meninggal dunia di tempat setelah mengalami luka pada bagian wajah sebelah kanan dan kiri, serta hidung dan telinganya mengeluarkan darah.

Sementara itu, sapi yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut, hingga berita ini diturunkan tadi malam, belum diketahui pasti siapa pemiliknya dan polisi masih melakukan penyelidikan. 

Peristiwa ini juga langsung mendapatkan perhatian dari Bupati Kobar Hj Nurhidayah, dirinya menegaskan akan memanggil semua kelompok ternak yang berada di Kelurahan Raja Seberang. Tujuannya agar nantinya sapi-sapi yang sering berkeliaran di jalan di wilayah itu, bisa direlokasi

dengan memanfaatkan lahan kosong di  kawasan Hutan Produksi, di Kelurahan Raja Seberang.  

”Saya ingin terapkan apa yang sudah didapat dari hasil kunjungan di Australia beberapa waktu lalu. Di sana sapi dilepas sendiri di padang savana, dan perawatannya tidak sulit, karena sapi cari makan sendiri. Kemudian buang kotoran di tempat tersebut yang bisa menjadi pupuk untuk rumputnya hingga subur, dan tersedia untuk kebutuhan sapi itu sendiri,” pungkasnya. (jok/gus)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:10

57 Jamaah Calon Haji Diberangkatkan

<p>PANGKALAN BUN- Sebanyak 57 orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kotawaringin Barat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*