MANAGED BY:
RABU
15 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Rabu, 06 Juni 2018 10:33
Kotim Bentuk Tim Masyarakat Peduli Api
CEGAH KARHUTLA: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim menggelar rapat koordinasi pembentukan masyarakat peduli api untuk mencegah karhutla.(DESI WULANDARI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPITBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar rapat koordinasi pembentukan masyarakat peduli api. Hal itu guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kotim, terutama di daerah yang rawan kebakaran.

Sekda Kotim Halikinnor mengatakan, hingga saat ini memang sudah ada empat kecamatan yang terbentuk tim masyarakat peduli api ini. Sebanyak 13 lainnya belum ada, sehingga dilakukan pembentukan tim sebagai salah satu upaya pencegahan. Tim itu anggotanya terdiri dari TNI dan Polri di wilayah kecamatan.

”Kotim ini cukup rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, sehingga harus dilakukan upaya sedini mungkin untuk melakukan pencegahan,” jelasnya, Selasa (5/6) usai membuka rapat di aula lantai dua Setda Kotim.

Berdasarkan regulasi baru, Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR) yang selama ini mengendap di ABPD Kotim bisa digunakan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Bahkan, dari total dana yang ada tersebut, diperbolehkan 50 persennya digunakan untuk pencegahan.

”Dari data terakhir, dana DBHDR Kotim sebanyak Rp 84 miliar, berati sekitar Rp 42 miliar dapat digunakan untuk pencegahan Karhutla di Kotim,” ujarnya.

Jika di seluruh kecamatan tim sudah terbentuk, sudah dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kebutuhan saran prasarana dan operasional tim. Dana DBHDR tidak diperbolehkan sembarangan digunakan, sehingga selama ini dana tersebut terendap saja di APBD. Namun, dengan adanya regulasi baru, dana tersebut dapat digunakan untuk upaya pencegahan.

”Saya berharap secepatnya tim ini dapat terbentuk, sehingga dengan adanya dukungan dana dapat membantu kinerja tim masyarakat peduli api. Tidak ada batas waktu kapan harus terbentuk, tapi saya harapkan secepatnya,” pungkas Halikin. (dc/ign)


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 08:09

Musirawas Dukung Program TORA

ASAM BARU – PT Musirawas Citraharpindo turut mendukung program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:00

Siswa Miskin di Gumas Gratis BPP

KUALA KURUN – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMAN) 1 Kurun melaksanakan rapat dengan orang tua/wali…

Senin, 13 Agustus 2018 15:35

Kesetrum, Nyawa Wahyu Nyaris Melayang

PALANGKA RAYA – Fani Okta Wahyu nyaris saja kehilangan nyawa karena keteledorannya sendiri. Tanpa…

Senin, 13 Agustus 2018 15:17

Ernando Kebanggaan Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN - Nama Ernando Ari Sutaryadi menjadi buah bibir masyarakat di Kotawaringin Barat, usai…

Senin, 13 Agustus 2018 08:41

Pemkab Kotim Terapkan Sanksi Bagi Setiap Pelanggaran oleh ASN

SAMPIT— Setiap pelanggaran yang dilakukan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga honorer…

Senin, 13 Agustus 2018 08:36

Satu Beroperasi, Tiga Armada Macet

KUALA PEMBUANG - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Seruyan Priyo Widagdo mengakui banyak…

Sabtu, 11 Agustus 2018 10:52

Edarkan Sabu di Perkebunan, Operator Alat Berat Dibekuk

DANAU SEMBULUH – Polsek Danau Sembuluh kembali menangkap pengedar sabu di wilayah hukumnya. Hardi…

Jumat, 10 Agustus 2018 21:12

Nelayan Jangan Paksakan Diri Melaut

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi meminta kepada seluruh nelayan di  wilayah…

Jumat, 10 Agustus 2018 21:06

Dispora Cari Bakat Melukis

SAMPIT-  Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat,…

Jumat, 10 Agustus 2018 20:16

Pasangan Selingkuh Dokter Gigi dan Sopir Ambulans Itu Nyaris Dimassa

SAMPIT – Penggerebekan oknum dokter gigi berinisial RT bersama dengan sopir ambulans berinisial…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .