MANAGED BY:
MINGGU
19 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Rabu, 06 Juni 2018 10:33
Kotim Bentuk Tim Masyarakat Peduli Api
CEGAH KARHUTLA: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim menggelar rapat koordinasi pembentukan masyarakat peduli api untuk mencegah karhutla.(DESI WULANDARI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPITBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar rapat koordinasi pembentukan masyarakat peduli api. Hal itu guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kotim, terutama di daerah yang rawan kebakaran.

Sekda Kotim Halikinnor mengatakan, hingga saat ini memang sudah ada empat kecamatan yang terbentuk tim masyarakat peduli api ini. Sebanyak 13 lainnya belum ada, sehingga dilakukan pembentukan tim sebagai salah satu upaya pencegahan. Tim itu anggotanya terdiri dari TNI dan Polri di wilayah kecamatan.

”Kotim ini cukup rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, sehingga harus dilakukan upaya sedini mungkin untuk melakukan pencegahan,” jelasnya, Selasa (5/6) usai membuka rapat di aula lantai dua Setda Kotim.

Berdasarkan regulasi baru, Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR) yang selama ini mengendap di ABPD Kotim bisa digunakan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Bahkan, dari total dana yang ada tersebut, diperbolehkan 50 persennya digunakan untuk pencegahan.

”Dari data terakhir, dana DBHDR Kotim sebanyak Rp 84 miliar, berati sekitar Rp 42 miliar dapat digunakan untuk pencegahan Karhutla di Kotim,” ujarnya.

Jika di seluruh kecamatan tim sudah terbentuk, sudah dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kebutuhan saran prasarana dan operasional tim. Dana DBHDR tidak diperbolehkan sembarangan digunakan, sehingga selama ini dana tersebut terendap saja di APBD. Namun, dengan adanya regulasi baru, dana tersebut dapat digunakan untuk upaya pencegahan.

”Saya berharap secepatnya tim ini dapat terbentuk, sehingga dengan adanya dukungan dana dapat membantu kinerja tim masyarakat peduli api. Tidak ada batas waktu kapan harus terbentuk, tapi saya harapkan secepatnya,” pungkas Halikin. (dc/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Mei 2019 10:48

Proyek Bundaran Tiga akan Dilanjutkan

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan mewacanakan akan melanjutkan…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:31

Warga Seruyan Jangan Sebar Berita Hoax

KUALA PEMBUANG - Bupati Seruyan Yulhaidir dan Wakil Bupati Iswanti…

Jumat, 17 Mei 2019 10:35

Jadikan Ramadan Momentum Memperbaiki Diri

SAMPIT-- Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, mengajak masyarakat…

Jumat, 17 Mei 2019 10:32

Harga Karet Anjlok, Pengusaha Teriak

KUALA PEMBUANG – Anggota DPRD Seruyan Atinita meminta kepada pemerintah…

Jumat, 17 Mei 2019 10:30

Lanjutkan Pembangunan Masjid di Telaga Pulang

KUALA PEMBUANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan…

Jumat, 17 Mei 2019 10:26

HOREEEEE..!!! Kaum Masjid di Seruyan akan Digaji

KUALA PEMBUANG - Memberikan apresiasi dan perhatian kepada sejumlah marbot…

Jumat, 17 Mei 2019 10:23

Untuk Ini, Pemda Gelontorkan Rp 7 Miliar

KUALA PEMBUANG - Bupati Seruyan Yulhaidir dan Wakil Bupati Iswanti…

Kamis, 16 Mei 2019 14:08

MEMALUKAN..!!! Warga Kotim Curi Motor di Seruyan

KUALA PEMBUANG - Kepolisian Resor (Polres) Seruyan mengamankan pelaku pencurian…

Kamis, 16 Mei 2019 13:55

BERKAH RAMADAN..!!! Omset Pedagang Pakaian Mulai Naik

SAMPIT- Masuk pekan kedua Ramadan, Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit…

Kamis, 16 Mei 2019 10:36

Karet dan Rotan Masih Jadi Andalan

SAMPIT-Anggota Komisi I DPRD  Kotim, Ary Dewar  berharap agar harga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*