MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 07 Juni 2018 13:44
Sapi Berkeliaran di Jalan Bakal Disembelih
DIPELIHARA: Salah satu peternak sapi di Kobar, menunggui sejumlah hewan ternak di areal sekitar perkebunan.(DOK.RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Para pemilik hewan ternak di Kotawaringin Barat, terutama sapi, mendapat peringatan keras dari Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah, agar tidak melepas hewan ternak itu berkeliaran di jalan umum. Ketegasan sikap ini menyusul adanya kecelakaan sepeda motor yang menabrak sapi di jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam), Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, dan merenggut nyawa seorang pengendara, pada Sabtu (2/6) lalu.

Pasca kecelakaan tersebut, pada malam harinya  sekitar pukul 22.00 WIB, Nurhidayah langsung menghubungi Lurah Raja Seberang untuk mengumpulkan pemilik sapi agar tidak menjadi polemik di masyarakat.

Ditegaskannya, berdasarkan hasil kesepakatan dari pemilik sapi di Kelurahan Raja Seberang dan Mendawai Seberang, mereka berjanji bahwa membiarkan lagi sapi-sapi mereka berjeliaran di jalan. Kebijakan ini berlaku mulai hari Jumat (8/6) pukul 00.00 WIB.

“Jika masih berkeliaran pemerintah akan mengamankan, kalau perlu kita sembelih untuk dibagikan,” ancamnya.

Nurhidayah menjelaskan, sebagai solusinya, sapi dengan jumlah populasi sekitar 300 ekor di Raja Seberang dan Mendawai Seberang itu, akan direlokasi ke Pangkalan Paring. Di sana lokasinya cukup luas dan akan dijadikan lokasi untuk mengembangkan peternakan sapi.

“Nantinya di lokasi tersebut akan kita fasilitasi pengandangan agar sapi tidak berkeliaran jauh dari situ, selain itu juga ada tim terpadu dan dokter hewan,” tandasnya.

Nurhidayah menambahkan, tujuan pengembangbiakan sapi lokal tersebut untuk memenuhi kebutuhan daging di tingkat lokal, hingga sekitar Kalimantan Tengah. Selain itu budi daya peternakan sapi juga untuk mendukung program swasembada daging khusus sapi lokal, untuk masyarakat lokal dan sekitarnya. (jok/gus)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 15:21

Hilang Dua Hari, Mbah Jamin Ditemukan

NANGA BULIK - Dua hari menghilang Muhammad Jamin (79) alias…

Jumat, 15 Februari 2019 15:08

ASTAGA..!!! Rumah Terbakar, Kakek Stroke Nyaris Terpanggang

PANGKALAN BUN – Ketenangan malam warga Desa Kumpai Batu Bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 15:03

Iddihhhhh Ngeri..!!! Ingin Mandikan Anak Malah Temukan Ular Piton

PANGKALAN BUN - Seekor ular Piton ditemukan melingkar di bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 11:38

Terapkan Manajemen Risiko di SOPD

PANGKALAN BUN – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:29

Kobar Jajaki Pengembangan Keramba Jaring Apung

PANGKALAN BUN - Kepala Dinas Perikanan Kobar,  Rusliansyah mengatakan, sektor…

Jumat, 15 Februari 2019 11:08

Pencaker Bisa Mengakses Bursa Kerja

SUKAMARA – Melalui bursa kerja online diharapkan pencari kerja (pencaker)…

Jumat, 15 Februari 2019 11:01

Bantuan PKH Mulai Disalurkan

NANGA BULIK - Sebanyak 763 warga Kabupaten Lamandau menjadi penerima…

Jumat, 15 Februari 2019 10:57

Pemda Ajukan Empat Raperda

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara mengajukan empat buah Rancangan Peraturan…

Kamis, 14 Februari 2019 19:15

Cegah Karhutla Sejak Dini, BPBD Kerjasama Dengan RRI Pusat

PANGKALAN BUN- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Radio…

Kamis, 14 Februari 2019 16:41

Ratusan Pasutri Nikah di Disdukcapil

PANGKALAN BUN – Pendaftaran pernikahan di Dinas Kependudukan dan Catatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*