MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 07 Juni 2018 13:44
Sapi Berkeliaran di Jalan Bakal Disembelih
DIPELIHARA: Salah satu peternak sapi di Kobar, menunggui sejumlah hewan ternak di areal sekitar perkebunan.(DOK.RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Para pemilik hewan ternak di Kotawaringin Barat, terutama sapi, mendapat peringatan keras dari Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah, agar tidak melepas hewan ternak itu berkeliaran di jalan umum. Ketegasan sikap ini menyusul adanya kecelakaan sepeda motor yang menabrak sapi di jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam), Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, dan merenggut nyawa seorang pengendara, pada Sabtu (2/6) lalu.

Pasca kecelakaan tersebut, pada malam harinya  sekitar pukul 22.00 WIB, Nurhidayah langsung menghubungi Lurah Raja Seberang untuk mengumpulkan pemilik sapi agar tidak menjadi polemik di masyarakat.

Ditegaskannya, berdasarkan hasil kesepakatan dari pemilik sapi di Kelurahan Raja Seberang dan Mendawai Seberang, mereka berjanji bahwa membiarkan lagi sapi-sapi mereka berjeliaran di jalan. Kebijakan ini berlaku mulai hari Jumat (8/6) pukul 00.00 WIB.

“Jika masih berkeliaran pemerintah akan mengamankan, kalau perlu kita sembelih untuk dibagikan,” ancamnya.

Nurhidayah menjelaskan, sebagai solusinya, sapi dengan jumlah populasi sekitar 300 ekor di Raja Seberang dan Mendawai Seberang itu, akan direlokasi ke Pangkalan Paring. Di sana lokasinya cukup luas dan akan dijadikan lokasi untuk mengembangkan peternakan sapi.

“Nantinya di lokasi tersebut akan kita fasilitasi pengandangan agar sapi tidak berkeliaran jauh dari situ, selain itu juga ada tim terpadu dan dokter hewan,” tandasnya.

Nurhidayah menambahkan, tujuan pengembangbiakan sapi lokal tersebut untuk memenuhi kebutuhan daging di tingkat lokal, hingga sekitar Kalimantan Tengah. Selain itu budi daya peternakan sapi juga untuk mendukung program swasembada daging khusus sapi lokal, untuk masyarakat lokal dan sekitarnya. (jok/gus)

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 09:09

43 Pasutri Ikuti Sidang Itsbat Nikah

NANGA BULIK – Sebanyak 43 pasangan suami istri (Pasutri) mengikuti sidang itsbat nikah di aula…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:07

Pemohon Kartu Kuning Meningkat, Ini Musababnya

SUKAMARA – Masa penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:56

ADD Sepenuhnya Untuk Membangun Desa

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menegaskan agar alokasi dana desa (ADD) bisa…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:54

Kobar Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2022

PANGKALAN BUN - Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi…

Kamis, 18 Oktober 2018 17:08

AWAS PEMOTOR MESUM!!! Remas Payudara lalu Kabur

PANGKALAN BUN - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) khususnya kaum hawa kini harus waspada.…

Kamis, 18 Oktober 2018 17:04

Cegah Sopir Nakal, Warga Kohil Portal Jalan Beji

KOTAWARINGIN LAMA – Warga Kecamatan Kotawaringin Lama memasang portal di Jalan Beji, Kelurahan…

Kamis, 18 Oktober 2018 17:01

Empat Tahun Menunggu, Warga Tagih Pemasangan Listrik

KOTAWARINGIN LAMA –  Sejumlah warga Desa Dawak, Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam)…

Kamis, 18 Oktober 2018 09:02

Perpusdes Pangkalan Dewa semakin Diminati

PANGKALAN LADA - Masyarakat Desa Pangkalan Dewa, Kecamatan Pangkalan Lada manfaatkan waktu luang dengan…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:59

Total Pendaftar Online Ada 1.497 CPNS

PANGKALAN BUN - Pendaftaran online Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 resmi ditutup pukul…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:54

Kopi dan Kakau Jadi Pertanian Alternatif

PANGKALAN BUN - Selama ini masyarakat Kotawaringin Barat mengelola komoditas kopi dan kakao secara swadaya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .