MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Jumat, 08 Juni 2018 11:16
Gumas Petakan Capaian Program Sanitasi
ARAHAN: Asisten II Setda Gumas Yohanes Tuah memberikan arahan dalam pelaksanakaan kick off meeting program PPSP tahun 2018 di aula BP3D, Kamis (7/6) pagi.(ARHAM SAID/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) melaksanakan kick off meeting program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Kabupaten Gumas Tahun 2018. Ini merupakan sosialisasi untuk pengenalan kepada kelompok kerja (pokja) sanitasi kabupaten mengenai substansi pemutakhiran dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) sebagai upaya peningkatan kualitas dalam pembangunan sanitasi di daerah.

”Pemutakhiran dokumen SSK ini merupakan upaya Kabupaten Gumas dalam memetakan kondisi terkini capaian pembangunan sanitasi baik itu persampahan, air limbah, dan drainase, serta PPSP di tingkat daerah,” ucap Asisten II Setda Gumas Yohanes Tuah di Aula Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D), Kamis (7/6) pagi.

Untuk menjamin kelangsungan dan lanjutan pelaksanaan program PPSP di kabupaten, perlu disusun dokumen Buku Putih Sanitasi (BPS), SSK, dan Memorandum Program Sanitasi (MPS). Penyusunannya pun telah selesai.

”Dokumen BPS dan SSK Kabupaten Gumas sudah selesai disusun pada tahun 2014, sedangkan dokumen MPS selesai pada tahun 2015,” ujarnya.

Sejauh ini, sudah ada 10 daerah di Kabupaten Gumas yang teridentifikasi berisiko tinggi di bidang sanitasi, yakni Kelurahan Kurun, Tewah, Sepang Simin, Tumbang Miri, Tumbang Marikoi, Tehang, Tumbang Napoi. Lalu juga ada Desa Tumbang Pajangei, Sepang Kota, dan Tumbang Siruk.

”Untuk itu, kita harapkan semua satuan organisasi perangkat daerah harus serius dalam merencanakan program dan kegiatan di daerah berisiko tersebut, berdasarkan skala prioritas dan dokumen pemutakhiran SSK,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BP3D Kabupaten Gumas Salampak mengatakan, kick off meeting ini untuk menginformasikan kepada stakeholder agar dapat mengetahui dan memahami berbagai hal yang berkaitan dengan PPSP, menyamakan persepsi dalam hal pembangunan sanitasi, serta memperkuat kapasitas pokja sanitasi kabupaten dalam menjalankan peran dan fungsinya.

”Dengan adanya PPSP ini, kita diarahkan untuk menciptakan lingkungan kondusif yang dapat mendukung terciptanya percepatan pembangunan sanitasi melalui advokasi, perencanaan strategis, dan implementasi yang komprehensif dan terintegrasi,” tandasnya. (arm/yit)

 


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 09:04

Hasil Seleksi Berkas CPNS Kapuas Akan Diumumkan

KUALA KAPUAS – Masa pendaftaran secara online telah selesai, panitia penerimaan CPNS Kabupaten…

Selasa, 16 Oktober 2018 15:13

Dandim 1011/KLK Berganti, Ahmad Syaikhu Diganti Bambang K Bawono

KUALA KAPUAS – Jabatan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1011/KLK Kabupaten Kapuas…

Selasa, 16 Oktober 2018 15:10

Ditinggal Sendirian, Bocah 14 Tahun Diperkosa

TAMIANG LAYANG - Bocah yang masih berusia belasan tahun diperkosa dengan cara diancam dengan senjata…

Selasa, 16 Oktober 2018 14:56

301,45 Gram Sabu Dimusnahkan dengan Pembersih WC

PALANGKA RAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah musnahkan barang bukti, sabu…

Selasa, 16 Oktober 2018 14:54

Ternyata Ini Penyebab ASN Tewas di Pal 12

PALANGKA RAYA – Tewasnya Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Palangka Raya inisial MD…

Selasa, 16 Oktober 2018 10:33

JANGAN MACAM-MACAM..!! Pelaksanaan Lelang Dipantau KPK

PALANGKA RAYA – Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Selasa, 16 Oktober 2018 10:28

Penting!!! jadi Perhatian, Hak Dasar Anak Harus Dipenuhi

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta semua pihak untuk memperhatikan…

Selasa, 16 Oktober 2018 10:26

DPAD Kalteng Optimalkan Perpustakaan Keliling

PALANGKA RAYA – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengoptimalkan…

Selasa, 16 Oktober 2018 09:51

Pasien DBD di Pulpis Capai 39 Orang

PULANG PISAU- Tiga wilayah di Kabupaten Pulang Pisau terserang demam berdarah dengue (DBD), yaitu Desa…

Selasa, 16 Oktober 2018 09:49

Pulpis Diprioritaskan Dapat Bantuan Pertanian

PULANG PISAU -  Pulang Pisau merupakan kabupaten yang memiliki hasil pertanian cukup melimpah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .