MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 11 Juni 2018 13:30
Gaji Belum Dibayar, Karyawan Demo
DEMO: Karyawan PT Gemareksa Mekarsari dan PT Satria Hupasarana menuntut gaji mereka segera dibayar, Sabtu (9/6).(IST/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, NANGA BULIK – Ratusan karyawan PT Gemareksa Mekarsari dan PT Satria Hupasarana menggelar aksi unjuk rasa karena belum menerima gaji, Sabtu (9/6). Sebanyak 250 karyawan mogok kerja menuntuk haknya dibayar.

Aksi itu dilakukan di kantor base camp perusahaan tersebut. ”Jumlah karyawan yang belum dibayarkan sekitar 1.663 orang. Atau yang harus dibayarkan sekitar Rp 7,4 miliar," kata Ketua Serikat Pekerja PT Gemariksa Mekarsari Agarius Nahan.

Dalam aksi itu, para karyawan menyampaikan tuntutan terkait hak karyawan, antara lain uang gaji Mei, uang lembur, dan uang beras. Rata-rata gaji pokok sebesar Rp 2.750.555 per orang, uang beras Rp 150 ribu per bulan, serta premi sesuai hasil perusahaan atas target yang dicapai.

Informasi dari berbagai sumber menyebutkan, permasalahan dipicu informasi dari kantor Estate, gaji yang dibayarkan setengah gaji pokok, uang natura (tunjangan beras), uang premi. Termasuk pembayaran untuk UMR/HK Rp 110.142 per hari, selama Mei, khususnya KHT (karyawan harian tetap).

Hak karyawan tersebut hanya bisa dibayarkan setengah, karena keterbatasan saldo perusahaan yang ada atau akan dibayarkan 50 persen dari gaji. Kemudian dijanjikan pembayaran maksimal pada 25 Juni.

”Termasuk yang staf sebagian belum ada yang menerima gaji atau bayaran, sedangkan yang diinginkan karyawan dibayarkan 100 persen," kata Agarius Nahan.

Kesepakatan perusahaan dengan karyawan, gaji tersebut baru bisa  dibayarkan Senin (11/6). Perusahaan menyanggupi membayarkan gaji. Kalau tidak dipenuhi, aksi lebih besar akan dilakukan. 

AGM Estate PT Gemareksa dan PT SHS Syarifullah mengatakan, permasalahan disebabkan karena keterlambatan transaksi pada Jumat (8/6), pukul 16.00 di bank dan pembayaran yang tidak maksimal karena tidak sesuai transaksi yang diminta perusahaan.

”Permintaan perusahaan berkisar Rp 7,4 miliar, tetapi yang diberikan transfer Rp 2,4 miliar," katanya.

Mogok kerja tersebut sudah terjadi sejak Jumat (8/6). Berawal dari karyawan proses pabrik yang menghentikan kegiatan, setelah ada pemberitahuan dari perwakilan estate masing masing. Kemudian kembali ke rumah masing-masing. Selanjutnya, Sabtu (9/6), pukul 08.00 WIB berkumpul di PT Gemareksa.

Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama melalui Paur Humas Brigpol Sufriadi mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan aksi itu.

”Kami telah melakukan pengamanan agar pelaksanaan aksi ini berjalan aman dan kondusif," tegasnya. (mex/ign)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:28

Kemarau kok Hujan??? Ini Penjelasannya

PANGKALAN BUN - Fenomena hujan di musim kemarau yang terjadi mulai Selasa (18/9) sekitar pukul 20.00…

Kamis, 20 September 2018 13:27

Sengketa Tanah, Warga Disarankan Mengadu ke DPRD

PANGKALAN BUN – Puluhan warga yang sedang bersengketa perihal masalah tanah tanah di Desa Karang…

Kamis, 20 September 2018 12:37

PT GCM Gelar Layanan Kesehatan Gratis

PANGKALAN BUN - PT Graha Cakra Mulia (GCM) di bawah naungan PT Union Sampoerna Triputra Persada (USTP)…

Rabu, 19 September 2018 18:05

Kobar Berpeluang Gelar CAT Mandiri

PANGKALAN BUN – Hari ini pemerintah akan mengumumkan formasi jabatan yang dibuka untuk penerimaan…

Rabu, 19 September 2018 18:00

Begini Cara PDAM Tirta Arut Beri Layanan Ekstra

PANGKALAN BUN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun memberikan pelayanan…

Rabu, 19 September 2018 17:53

TELEDOR!!! Bupati Tegur Kepala SOPD, Pecatan Honorer Berharap Kembali Bekerja

SAMPIT – Pemecatan terhadap 55 tenaga kontrak di lingkup Pemkab Kotim merupakan buah dari keteledoran…

Rabu, 19 September 2018 14:42

Ini Cara Daftar CPNS Secara Online

PANGKALAN BUN- Hari ini pemerintah akan mengumumkan formasi jabatan yang dibuka untuk penerimaan 238.015…

Selasa, 18 September 2018 17:07

Warga dan Pemdes Berebut Tanah, Kok Bisa???

PANGKALAN BUN – Puluhan Warga Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng geram, lahan pertanian…

Selasa, 18 September 2018 16:34

Ya Ampunnn!!! Jembatan Antardesa Ini Jebol

KOTAWARINGIN LAMA – Jembatan Sungai Durin di Jalan Makarti RT 01, Desa Dawak, Kecamatan Kotawaringin…

Selasa, 18 September 2018 16:16

Orangutan Kembali Masuki PLTD

KUMAI - Satu individu Orangutan kembali melintas dan memasuki area PLTD Kumai, Kabupaten Kotawaringin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .