MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 11 Juni 2018 13:30
Gaji Belum Dibayar, Karyawan Demo
DEMO: Karyawan PT Gemareksa Mekarsari dan PT Satria Hupasarana menuntut gaji mereka segera dibayar, Sabtu (9/6).(IST/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, NANGA BULIK – Ratusan karyawan PT Gemareksa Mekarsari dan PT Satria Hupasarana menggelar aksi unjuk rasa karena belum menerima gaji, Sabtu (9/6). Sebanyak 250 karyawan mogok kerja menuntuk haknya dibayar.

Aksi itu dilakukan di kantor base camp perusahaan tersebut. ”Jumlah karyawan yang belum dibayarkan sekitar 1.663 orang. Atau yang harus dibayarkan sekitar Rp 7,4 miliar," kata Ketua Serikat Pekerja PT Gemariksa Mekarsari Agarius Nahan.

Dalam aksi itu, para karyawan menyampaikan tuntutan terkait hak karyawan, antara lain uang gaji Mei, uang lembur, dan uang beras. Rata-rata gaji pokok sebesar Rp 2.750.555 per orang, uang beras Rp 150 ribu per bulan, serta premi sesuai hasil perusahaan atas target yang dicapai.

Informasi dari berbagai sumber menyebutkan, permasalahan dipicu informasi dari kantor Estate, gaji yang dibayarkan setengah gaji pokok, uang natura (tunjangan beras), uang premi. Termasuk pembayaran untuk UMR/HK Rp 110.142 per hari, selama Mei, khususnya KHT (karyawan harian tetap).

Hak karyawan tersebut hanya bisa dibayarkan setengah, karena keterbatasan saldo perusahaan yang ada atau akan dibayarkan 50 persen dari gaji. Kemudian dijanjikan pembayaran maksimal pada 25 Juni.

”Termasuk yang staf sebagian belum ada yang menerima gaji atau bayaran, sedangkan yang diinginkan karyawan dibayarkan 100 persen," kata Agarius Nahan.

Kesepakatan perusahaan dengan karyawan, gaji tersebut baru bisa  dibayarkan Senin (11/6). Perusahaan menyanggupi membayarkan gaji. Kalau tidak dipenuhi, aksi lebih besar akan dilakukan. 

AGM Estate PT Gemareksa dan PT SHS Syarifullah mengatakan, permasalahan disebabkan karena keterlambatan transaksi pada Jumat (8/6), pukul 16.00 di bank dan pembayaran yang tidak maksimal karena tidak sesuai transaksi yang diminta perusahaan.

”Permintaan perusahaan berkisar Rp 7,4 miliar, tetapi yang diberikan transfer Rp 2,4 miliar," katanya.

Mogok kerja tersebut sudah terjadi sejak Jumat (8/6). Berawal dari karyawan proses pabrik yang menghentikan kegiatan, setelah ada pemberitahuan dari perwakilan estate masing masing. Kemudian kembali ke rumah masing-masing. Selanjutnya, Sabtu (9/6), pukul 08.00 WIB berkumpul di PT Gemareksa.

Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama melalui Paur Humas Brigpol Sufriadi mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan aksi itu.

”Kami telah melakukan pengamanan agar pelaksanaan aksi ini berjalan aman dan kondusif," tegasnya. (mex/ign)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 15:21

Hilang Dua Hari, Mbah Jamin Ditemukan

NANGA BULIK - Dua hari menghilang Muhammad Jamin (79) alias…

Jumat, 15 Februari 2019 15:08

ASTAGA..!!! Rumah Terbakar, Kakek Stroke Nyaris Terpanggang

PANGKALAN BUN – Ketenangan malam warga Desa Kumpai Batu Bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 15:03

Iddihhhhh Ngeri..!!! Ingin Mandikan Anak Malah Temukan Ular Piton

PANGKALAN BUN - Seekor ular Piton ditemukan melingkar di bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 11:38

Terapkan Manajemen Risiko di SOPD

PANGKALAN BUN – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:29

Kobar Jajaki Pengembangan Keramba Jaring Apung

PANGKALAN BUN - Kepala Dinas Perikanan Kobar,  Rusliansyah mengatakan, sektor…

Jumat, 15 Februari 2019 11:08

Pencaker Bisa Mengakses Bursa Kerja

SUKAMARA – Melalui bursa kerja online diharapkan pencari kerja (pencaker)…

Jumat, 15 Februari 2019 11:01

Bantuan PKH Mulai Disalurkan

NANGA BULIK - Sebanyak 763 warga Kabupaten Lamandau menjadi penerima…

Jumat, 15 Februari 2019 10:57

Pemda Ajukan Empat Raperda

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara mengajukan empat buah Rancangan Peraturan…

Kamis, 14 Februari 2019 19:15

Cegah Karhutla Sejak Dini, BPBD Kerjasama Dengan RRI Pusat

PANGKALAN BUN- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Radio…

Kamis, 14 Februari 2019 16:41

Ratusan Pasutri Nikah di Disdukcapil

PANGKALAN BUN – Pendaftaran pernikahan di Dinas Kependudukan dan Catatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*