MANAGED BY:
RABU
18 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 18 Juni 2018 11:17
Makam Kiai Gede dan TPU Ramai Dikunjungi

Tradisi Ziarah Setelah Berlebaran

RUTIN : Keluarga Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan suaminya H Ruslan AS, ketika berziarah ke komplek TPU muslim Skip, Pangkala Bun, Minggu (17/6) kemarin.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Tradisi ziarah ke makam di hari lebaran dan setelah berlebaran, ramai di jalankan oleh masyarakat di Kotawaringin Barat. Salah satu komplek makam yang ramai dikunjungi warga yakni makam Kiai Gede di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) dan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) muslim Skip Pangkalan Bun.

Dari pantauan koran ini, di komplek makam Kiai Gede, sejak hari lebaran, Jumat (15/6) lalu, hingga Minggu (17/6) kemarin, pengunjung atau peziarah yang hadir diperkirakan sudah mencapai seribu orang lebih.

Saparudin, salah satu warga yang bertempat tinggal di sekitar makam ulama besar Kobar ini menuturkan, sejak Jumat hingga Minggu kemarin, pengunjung makam Kiai Gede terus meningkat.

”Hari ini pengunjungnya padat sekali dan harus antri lama untuk masuk kebangunan makam Kiai Gede. Sedangkan dua hari yang lalu pengunjungnya banyak juga, tetapi agak longgar tidak menumpuk dan harus antri lama,” paparnya, kemarin.

Sementara itu Gupran,  ketua pengurus makam Kiai Gede membenarkan membludaknya peziarah tahun ini sejak, pada hari lebaran lalu. Namun dirinya belum bisa memberikan jumlah pengunjung secara terperinci.  ”Yang pasti sudah ribuan, dan datang dari berbagai daerah di Kobar atau pun dari Lamandau, Sukamara, Seruyan, Sampit, Palangka Raya bahkan dari luar provinsi atau pun dari luar pulau Kalimantan,” ungkapnya. 

Mujais (56), salah seorang pengunjunas asal Desa Purwarejo Kecamatan Sematu Jaya Kabupaten Lamandau, mengusulkan agar bangunan makam penyebar agama Islam di Kalteng itu diperluas. Hal itu untuk mengurangi antrean, karena padatnya pengunjung yang ingin berziarah ke makam Kiai Gede sudah terjadi setiap tahun.

Hal senada juga disuarakan oleh Hasyima Ashari (50) dari SP 1 Balai Riam Kabupaten Sukamara,  yang meminta kepada pihak terkait baik pengurus ataupun pemerintah untuk memperluas teras bangunan makam Kiai Gede agar bisa banyak menampung peziarah. Selain itu  ia juga berharap ada buku sejarah atau silsilah Kiai Gede, agar para pengunjung juga dapat informasi tentang ulama besar tersebut.

Sementara itu di TPU muslim Skip Pangkalan Bun, ratusan warga juga memadati tempat tersebut, kemarin. Banyaknya peziarah yang datang menjadi pembawa berkah tersendiri bagi penjual bunga di sekitar  kuburan.

Selain masyarakat biasa, hadir pula tokoh pengusaha besar asal Pangkalan Bun H Abdul Rasyid yang melaksanakan ziarah ke makam mendiang nenek, orang tua, mertua serta keluarga besar.

”Melalui kegiatan ziarah ini, kami ingin keluarga maupun masyarakat bisa instropeksi diri bahwa disinilah akhir dari perjalanan hidup kita semua kelak,” ungkapnya di sela ziarahnya bersama keluarga.

Rasyid melanjutkan, bahwa kekayaan, pangkat, status sosial dan lainnya, setelah tiba masanya nanti maka semua akan berakhir dan sama berhadapan dengan Allah SWT. Siapa pun orangnya dan sebesar apapun jabatan yang diembannya, jika sudah tiba waktunya maka semua kembali kepada Allah SWT.

”Kami berharap melalaui agenda rutin ini bisa membatu menyadarkan masyarakat agar kita bersama meraih kemengan di hari raya, serta melakukan perbuatan baik sehingga bermanfaat bagi diri dan orang lain dan  mempertanggungjawabkan amal baik yang kita perbuat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Kobar Hj Nurhidayah bersama keluarga besar suaminya yakni H M Ruslan AS juga melaksanakan kegiatan ziarah ke komplek makam terbesar di Pangkalan Bun tersebut. Dalam ziarah kali ini ia berpesan agar masyarakat memperkuat iman dan taqwa dihari yang penuh ampunan dan rahmat serta hidayah Allah SWT.

”Jadikan lebaran tahun ini sebagai momentum untuk memperbanyak amal ibadah serta sebagai bahan evaluasi diri, untuk bisa lebih baik lagi di tahun yang akan datang,” tandasnya. (gst/jok/gus)

 

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 08:22

Aturan Murid Baru Harus Seragam Panjang Kurang Sosialisasi

KOTAWARINGIN LAMA – Penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2018/2019 di Kabupaten…

Selasa, 17 Juli 2018 16:33

WADUH BAHAYA..!! Karhutla Merambah Taman Nasional

PANGKALAN BUN – Memasuki musim kemarau ini, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai marak terjadi…

Selasa, 17 Juli 2018 08:00

Golkar Usung Generasi Muda Berintegritas

PANGKALAN BUN- Partai Golkar sudah menyerahkan berkas pencalonan dan syarat bakal calon anggota DPRD…

Senin, 16 Juli 2018 12:03

Duhhhh!!!! Lahan untuk SUTT di Seruyan Bersengketa

SAMPIT-Proses pembangunan  tapak dan jalur  Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di …

Jumat, 13 Juli 2018 23:22

Truk Terguling Akibatkan Antrean "Mengular"

KOTAWARINGIN LAMA – Kontraktor pekerjaan jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam), mulai…

Jumat, 13 Juli 2018 23:19

Iddddih!!!! Oknum Karyawan dan Satpam Jual Sabu

KUMAI – Peredaran narkoba di wilayah Kotawaringin Barat (Kobar) masih meraja lela. Baru-baru tadi,…

Jumat, 13 Juli 2018 23:17

Pemkab Harusnya Mengedepankan Langkah Persuasif

PANGKALAN BUN – Eksekusi tanah ahli waris almarhum Brata Ruswanda dan pemasangan plang papan nama…

Jumat, 13 Juli 2018 22:58

Semua Bupati Diundang Apel Karhutla Se-Kalteng

PANGKALAN BUN –  Antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara besar-besaran mulai…

Jumat, 13 Juli 2018 22:55

Ketika Ahli Waris Alm Brata Ruswanda Mencari Keadilan

PANGKALAN BUN – Sengketa tanah antara penggugat ahli waris almarhum Brata Ruswanda di Pangkalan…

Kamis, 12 Juli 2018 16:00

Demi "Kencing Setan" Pria Ini Nekat Jual Burung Tetangga

PANGKALAN BUN - Seorang pelajar masih duduk di bangku kelas XI SMA, inisial D (17) warga jalan Pemuda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .