MANAGED BY:
RABU
18 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Rabu, 20 Juni 2018 11:00
Harga Kebutuhan Pokok Belum Stabil

Kenaikan Harga Pascalebaran

STOK TERBATAS: Harga ayam potong di Kota Sampit masih tergolong tinggi dari biasanya. Ini terjadi lantaran stok ayam masih terbatas pascalebaran.(USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT—  Sebagian besar harga kebutuhan pokok di Sampit belum stabil pascalebaran. Bahkan harga sejumlah komoditas masih terbilang mahal karena terbatasnya pasokan.

Seperti yang terjadi pada ayam potong, harganya melonjak menjelang Lebaran lalu. Kini harganya masih  Rp 50 ribu per kilogram. Padahal saat normal harga ayam potong hanya Rp 25-27 Ribu per kilogram. Hal tersebut diakibatkan karena stoknya yang terbatas.

”Sebelumnya harga ayam mencapai Rp 65 ribu, saat ini sudah turun. Sebab permintaan sudah menurun, meskipun stoknya terbatas tapi harganya sudah turun,”  jelas Ida,  pedagang ayam potong di Pasar Ikan Mentaya, Selasa (19/6).

Dijelaskan Ida, stok ayam di berbagai pemasok dari lokal maupun luar daerah masih belum normal dikarenakan stok ayam sudah dihabiskan sebelum Lebaran. Sehingga yang mereka jual jumlahnya sangat sedikit, yang secara otomatis membuat harga naik.

”Terpaksa kami juga menjual harga tinggi, karena memang dari pemasok harganya memang tinggi. Semoga kondisi ini segera kembali normal dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Berbeda dengan Pasar Ikan Mentaya, harga ayam potong sedikit lebih murah di Pasar Mangkikit. Harganya sudah Rp 45 ribu per kilogram.

“Hari kemarin turun Rp 50 ribu perkilogramnya, sekarang turun lagi menjadi Rp 45 ribu,” kata Maryam, pedagang ayam potong.

Kendati harganya berbeda, penyebab masih mahalnya harga ayam sama. Yakni disebabkan karena ketersediaan ayam sedikit sehingga harga naik.

”Ayamnya yang kosong makanya harganya naik sudah dari distributor ternaknya. Saya ngambil ayam lokal saja, kalau ayam Banjarmasin mungkin lebih mahal lagi,” katanya.

Belum stabilnya harga juga  terjadi pada cabai rawit. Sejak Lebaran, harga lombok mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Tapi setelah Lebaran harganya berangsur turun, kini Rp 57 ribu per kilogram.

”Mana sisa Hari Raya ini lomboknya kering sudah dari distributornya sana, tetapi hari ini lombok turun menjadi Rp 57 ribu per kilogram,” kata Paijah, pedagang cabai di Pasar Mangkikit.

Sementara untuk komoditas lain seperti  harga bawang putih sejak tiga hari turun dari harga Rp 30 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Sementara harga bawang merah masih stabil di harga Rp 35 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi yang sebelumnya sempat melonjak kini sudah stabil. Kenaikan harga daging sapi hanya terjadi saat H-1 Lebaran.

 ”Kalau daging sapi hanya naik saat H-1, saat ini sudah stabil Rp 120 per kilogram,” kata Ismail, pedagang daging sapi di Pasar Mangkikit.

Kenaikan juga terjadi pada ikan. Harga ikan sejak sepekan sebelum Lebaran naik, bahkan kini masih kosong.  Ikan Nila sekarang harganya Rp 38 ribu per kilogram.  kalau dibersihkan sisiknya bisa aja dijual Rp 36 ribu per kilogram. Kalau stabil di harga kisaran Rp 34 ribu dan Rp 35 ribu  perkilogra.

”Sekarang saja ambilan dari distributornya aja sudah Rp 35 ribu per kilogram. Mungkin karena ada gelombang besar, nelayan tidak berlayar selama Lebaran ini saya kurang tahu penyebabnya,”  imbuh Dewi, pedagang di Pasar Ikan Mentaya.

Demikian halnya dengan telur ayam. Meski seminggu sebelum Lebaran harga telur turun, namun setelah Lebaran harga telur naik lagi.

”Seminggu sebelum Lebaran harga telur Rp 1.600 per butir sekarang sudah naik menjadi Rp 1.800 per butir,” kata Lina, salah seorang pedagang. (dc/rm-87/oes)


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 16:30

Nah Kam Ae!!! BPBD Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

SAMPIT— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur telah menetapkan status…

Selasa, 17 Juli 2018 08:13

Mental 1.152 Satlinmas Ditempa

SAMPIT – Demi kelancaran dan keamanan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019, Satuan…

Senin, 16 Juli 2018 14:54

Gawat!!!! Kebakaran Lahan Sekitar Kota Semakin Marak

SAMPIT – Kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), khususnya di wilayah Kecamatan…

Senin, 16 Juli 2018 09:40

HADEEEHHHH!!! Papan Tribun SMP 3 Dimaling

SAMPIT – Puluhan papan kayu ulin di tribun penonton di lapangan sepak bola milik Sekolah Menengah…

Senin, 16 Juli 2018 09:06

2019, Perekaman KTP-el Diupayakan Selesai, Yakin???

SAMPIT – Pemerintah terus mengupayakan perekaman KTP eletronik (KTP-el) seluruh warga Kabupaten…

Senin, 16 Juli 2018 08:51

Keren!!! Mahasiswi Sampit Bikin Alat Pemanas Makanan Mini Portable

SAMPIT-  Seiring berjalanya waktu jumlah pemudik semakin hari semakin bertambah. Perjalanan mudik…

Jumat, 13 Juli 2018 23:15

Gelombang Tinggi, Nelayan Tak Berani Melaut

SAMPIT – Sejumlah nelayan di Palingkau, Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dalam…

Jumat, 13 Juli 2018 23:11

Sudah Terjadi 21 Kebakaran Lahan di Kotim

SAMPIT – Kebakaran lahan mulai masif di Kotawaringin Timur (Kotim) dalam beberapa hari belakangan…

Jumat, 13 Juli 2018 23:08

Katingan Gempa, Kotim Hanya Bergetar Ringan

SAMPIT – Kepala Badan Meteorologi Klimatoligi dan Geofisika (MBGK) Bandara H Asan Sampit Nur Setiawan…

Jumat, 13 Juli 2018 22:34

HADEEHHHH!!! Terdakwa Cabul Berkelit

SAMPIT-  Jk, terdakwa kasus asusila yang diadili atas pencabulan terhadap anak tirinya yang berumur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .