MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 11 Juli 2018 15:33
Predator Seksual ”Mangsa” Bocah Tetangga

Korban Diperkosa Tiga Kali, Trauma, Akhirnya Mengurung Diri

ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Predator seksual masih menjadi ancaman bagi anak di bawah umur. Kasus pemerkosaan terhadap anak-anak kembali berulang. Kali ini pelakunya pria berusia setengah abad, JN alias SR (50), di Kecamatan Antang Kalang. Seorang bocah delapan tahun menjadi korban keganasan nafsu setannya.

Seperti kasus pencabulan umumnya, pelaku dan korban—termasuk keluarganya—saling mengenal. Mereka bertetangga. Orang tua korban kenal baik dengan pria yang sudah memiliki cucu itu.

Pencabulan itu dilakukan sebanyak tiga kali. Lokasinya di rumah pelaku. Terakhir diketahui dilakukan pada 30 Juni lalu. Siang hari, sekitar pukul 14.00. Lokasinya di tempat umum, belakang SMA Negeri 1 Antang Kalang.

”Pelaku sering ke rumah korban dan membawa gangan (masakan sayur, Red) dan kue. Terkadang korban dibawa pelaku ke rumahnya. Jaraknya tak jauh, karena bertetangga. Orang tuanya percaya saja, karena pelaku juga punya cucu laki-laki. Usianya sebaya dengan korban,” kata S, seorang kerabat korban kepada Radar Sampit, Selasa (10/7).

Perbuatan SR membuat murid sekolah dasar (SD) itu trauma. Bocah yang awalnya periang itu, berubah total menjadi seorang yang pemurung. Dia bahkan kerap mengurung diri dan menolak berbicara dengan orang lain.

Puncaknya, pada 3 Juli lalu, malam hari, korban mengurung diri di kamar. Dia tak tahu cara menyampaikan hal yang dialaminya. Sampai dia mendapat ide untuk menulis di lembaran buku sekolahnya. Dia menulis pesan, meminta tolong ayahnya.

Sang ibu yang merasakan perubahan drastis sikap anaknya, berusaha mencari tahu. Apalagi anaknya terlihat ketakutan. Tulisan anaknya di buku sekolah, akhirnya ditemukan sang ibu. Dia kaget melihat tulisan anaknya yang meminta tolong pada sang ayah.

Kecurigaan sang ibu semakin kuat. Dia kemudian menanyakan maksud kalimat yang ditulisnya anaknya. Dengan ketakutan, korban akhirnya buka mulut. ”Bapak SR mawi aku,” kata korban dalam bahasa Dayak yang secara umum artinya, SR melakukan perbuatan cabul terhadapnya.

Mendengar pengakuan anaknya, sang ibu kaget bukan kepalang. Hal itu kemudian disampaikan kepada ayah korban dan keluarga lainnya. Hingga akhirnya dilaporkan ke polisi.

”Ibunya yang sempat beberapa kali menanyakan kepada anaknya atas peristiwa itu sempat syok. Sampai akhirnya memberitahukan kepada anggota keluarga lainnya. Korban kemudian dilakukan visum,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan di Puskesmas Tumbang Sangai, Rabu, 4 Juli 2018 lalu, korban saat itu tengah ketakutan dan stres berat. Kemaluan korban membengkak dan kegadisannya terenggut.

Akibat kejadian itu, korban takut berangkat ke sekolah. Dia tak berani bertemu dengan pelaku. ”Saat itu ayahnya dan keluarga langsung ke Polsek Antang Kalang. Kejadiannya sudah sepuluh hari lalu dan sekarang pelakunya masih diamankan. Belum ada kabar selanjutnya bagaimana perkembangan kasus ini,” kata keluarga korban tersebut. (mir/ign)


BACA JUGA

Senin, 17 Juni 2019 09:51

Pembiayaan UMi, Program Nyata Membangun Anak Negeri

Satu lagi misi khusus Ditjen Perbendaharaan dalam mengawal APBN membangun…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:52

Semoga Cepat Tobat!!! 32 Terduga Teroris Jalani Deredikalisasi

PALANGKA RAYA – Pemerintah berupaya menetralisir paham radikal yang selama…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:42

Pemerintah Dukung Pembangunan Rumah Ibadah

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran berkomitmen membantu pembangunan rumah…

Jumat, 14 Juni 2019 16:40

AWASSSS...!!! Pelabuhan Sampit Rawan Keluar Masuk Teroris

PALANGKA RAYA – Pelabuhan Sampit rawan jadi pintu masuk dan…

Jumat, 14 Juni 2019 16:33

Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Kotim Awal Juli

SAMPIT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur menyatakan,…

Jumat, 14 Juni 2019 16:28

Jaksa Kehilangan SaksiTersangka Hadirkan Ahli Guru Besar

SAMPIT – Sidang lanjutan praperadilan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah…

Jumat, 14 Juni 2019 12:16

Senam di Taman Kota Kembali Digelar, Datang ya Gaes..!!!

SAMPIT – Aktivitas senam sehat di Taman Kota Sampit kembali…

Jumat, 14 Juni 2019 12:00

Wapada banjir..!!! Debit Air Sungai Terus Dipantau

SAMPIT-- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…

Kamis, 13 Juni 2019 17:15

Enam Bulan Susun Kekuatan, Mereka Siap Mati

PALANGKA RAYA – Terduga teroris yang ditangkap di Kalimantan Tengah…

Kamis, 13 Juni 2019 17:09

INNALILLAH..!!! Empat Orang Kesetrum, Satu Tewas

SAMPIT – Nasib nahas menimpa Rusdiansyah, Masryain, Ardiansyah, dan Sawijo.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*